Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

KAPT Kukuhkan Dewan Pengurus Nasional 2021 - 2026

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 17 November 2021 | 14:19 WIB
KAPT Kukuhkan Dewan Pengurus Nasional 2021 - 2026
Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) baru saja mengukuhkan Dewan Pengurus Nasional periode 2021-2026.

Suara.com - Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) baru saja mengukuhkan Dewan Pengurus Nasional periode 2021-2026. Pengukuhan dilakukan secara daring, dengan mengundang seluruh unsur KAPT, baik yang mewakili komunitas alumni, maupun kewilayahan.

Teguh Indrayana, yang mewakili Dewan Penasehat KAPT 2021 – 2026, dalam pengukuhan tersebut menyampaikan, organisasi ini telah berkembang aktivitasnya.

Tak lagi hanya sebagai organ relawan pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo, melainkan lebih banyak aktif turun dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

"Terima kasih untuk kerja keras pengurus periode sebelumnya, juga kerja keras formatur dalam membentuk kepengurusan baru. Selamat untuk pengurus baru, semoga dapat melanjutkan dan lebih baik lagi ke depannya, seluruh komponen KAPT akan mendukung sepehuhnya" ujar Teguh ditulis Rabu (17/11/2021).

Sebagai informasi, Dewan Pengurus Nasional adalah hasil kerja dari formatur, yang dipilih melalui Musyawarah KAPT 2021 pada 31 Juli 2021 lalu. Formatur terdiri dari Bambang J. Pramono (Ketua Formatur), Marthin Hesron Pangihutan Siregar, Sih Wening Wijayanti, Richard Henry Kurniawan, Ermawan Wibisono, Muhammad Khabib dan Lambok Jeffri Parlaungan Siahaan. Selain menghasilkan Susunan Dewan Pengurus Nasional KAPT, formatur juga mengeluarkan Pokok-pokok Program KAPT 2021 - 2026.

Musyawarah KAPT 2021 sendiri, telah menetapkan beberapa hal, di antaranya menyepakati Bambang J. Pramono sebagai Koordinator Nasional, Seno Kusumoardjo sebagai Koordinator Dewan Penasihat, dan Ammarsjah sebagai Koordinator Dewan Penasihat.

Ammarsjah, Koordinator Dewan Pengarah KAPT 2021 - 2026, dalam sambutannya mengapresiasi kerja formatur.

“Hari ini hari yang kita tunggu, telah terkumpul kader terbaik yang saya yakin akan membawa organisasi KAPT semakin berkiprah mengabdi bagi Nusa dan Bangsa," tuturnya.

Ammarsjah juga memberikan apresiasi yang setingginya kepada seluruh jajaran KAPT yang telah menunjukkan, bahwa melalui musyawarah mufakat, filosofi demokrasi Pancasila, telah menuntaskan suksesi kepemimpinan dengan suasana damai penuh keguyuban.

"Estafet kepemimpinan ini merupakan kondisi alamiah dan sebuah keharusan dalam sebuah organisasi yang tetap ingin eksis dan terus bertumbuh kembang," ujar Ammar.

Bambang J Pramono, Koordinator Nasional KAPT, dalam pidato pengukuhannya mengingatkan kepada seluruh pengurus akan pentingnya kerja kerjas. Hal tersebut untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja kepengurusan sebelumnya, yang telah meletakkan dasar yang kokoh pada organisasi KAPT.

"Kita sebagai organisasi yang berasal dari berbagai komunitas kampus di negeri tercinta ini, ke depannya tantangan bangsa ini tidaklah mudah. Tanggung jawab kita bersama untuk memastikan negeri tercinta ini dapat melalui masa-masa sulit Pandemi,” ucapnya.

"Bersama kita mengawal Pemeritahan Presiden Joko Widodo sampai 2024, dengan tetap memberikan masukan atau kritik yang kontruktif. Dan, terus bekerja untuk Indonesia, dengan tetap menjaga Kebhinekaan dalam menghadapi Intoleransi, radikalisme dan terorisme. Ikut mempersiapkan calon pemimpin 2024 yang bisa meneruskan legacy yang sudah dihasilkan Presiden Jokowi, dan tentunya juga menjalankan program kerja yang telah dirumuskan formatur.” Bambang melanjutkan.

KAPT dibentuk pada 11 Mei 2014 oleh sejumlah komunitas alumni perguruan tinggi. Saat ini telah tergabung 16 komunitas alumni perguruan tinggi, antara lain berasal dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Moestopo, Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN), Universitas Mercu Buana, Universita Paramadina, dan Universitas Trisakti.

Selama lebih dari tujuh tahun, KAPT telah melakukan berbagai kegiatan antara lain Rumah Bersama Pelayan Rakyat, sebagai tempat berkumpul dan berkreativitas berbagai kalangan, khusunya generasi muda. KAPT pun turut dalam perjuangan melawan berita palsu dan fitnah (HOAX) dengan membentuk situs Fakta.news.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jamkrindo Promosikan UMKM Binaan di Ajang BLU Expo 2021

Jamkrindo Promosikan UMKM Binaan di Ajang BLU Expo 2021

Bisnis | Rabu, 17 November 2021 | 08:38 WIB

Pemkot Jogja Dorong 21 Ribu UMKM Migrasi ke NIB Berbasis Risiko

Pemkot Jogja Dorong 21 Ribu UMKM Migrasi ke NIB Berbasis Risiko

Jogja | Selasa, 16 November 2021 | 18:35 WIB

Ruko Bagi UMKM di Stasiun Gondangdia

Ruko Bagi UMKM di Stasiun Gondangdia

Foto | Selasa, 16 November 2021 | 18:59 WIB

Terkini

Pengumuman Penting BCA

Pengumuman Penting BCA

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:57 WIB

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah

Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:23 WIB

26 Ide Jualan di Bazar Modal Kecil yang Pasti Laris dan Menguntungkan

26 Ide Jualan di Bazar Modal Kecil yang Pasti Laris dan Menguntungkan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:10 WIB

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:55 WIB

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:41 WIB

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:02 WIB