Masih Mahal, Menteri Luhut Mau Harga Mobil Listrik Jadi Rp 150 Juta

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 17 November 2021 | 20:47 WIB
Masih Mahal, Menteri Luhut Mau Harga Mobil Listrik Jadi Rp 150 Juta
Sejumlah pengemudi mobil listrik menunggu melakukan pengisian ulang baterai listrik di Stasiun Pengisian Cepat Baterai Kendaraan Listrik milik ABB yang ada di Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) BPPT usai melakukan konvoi pada penutupan Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 di kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (7/9/2019). Kegiatan tersebut guna mensosialisasikan kendaraan listrik ke masyarakat [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww].

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut harga kendaraan listrik yang tinggi jadi tantangan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. 

Ia mengaku, mahalnya mobil listrik membuat masyarakat enggan membelinya. 

Dalam paparannya, berdasarkan studi Deloite, 61 persen responden Indonesia akan membeli mobil listrik jika harganya sama dengan mobil bensin. Untuk diketahui, saat ini kisaran harga mobil listrik berkisar Rp 800 jutaan. 

"Mahalnya harga mobil listrik jadi tantangan kita. Makanya, kita kasih insentif-insentif supaya harganya terjangkau. Misalnya, mobil Wuling itu kita minta harganya Rp 150 juta, dan itu betul-betul dari mobil rakyat," ujar Luhut dalam webinar ITS pada Rabu (17/11/2021).

Di sisi lain, Wakil Ketua KPCPEN ini juga meminta produsen mobil bisa berinvestasi membangun pabrik mobil listrik di Indonesia. Sebab, saat ini, mobil berbahan bakar bensin masih dikuasai oleh merek-merek Jepang.

"Perlu investasi komprehensif untuk ekosistem mobil listrik di indonesia, saya kira banyak yang nggak suka, misalnya satu kendaraan hanya satu merek, merek Jepang 94-96 persen. Sekarang kita nggak mau dong hanya dikontrol satu merek saja," ucap dia.

Luhut mengungkapkan, sebenarnya banyak investasi yang ingin masuk ke Indonesia. Hanya saja, banyak kendala dari oknum-oknum dalam negeri yang menghambat jalannya investasi tersebut.

"Asal kita tangani dengan tepat itu bisa, tapi saya lihat kadang-kadang orang dalam negeri yang menghambat kita, kenapa? karena kepentingan bisnis sesaat," kata Luhut.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkunjung ke GIIAS, Jokowi Pilih Jajal Mobil Listrik Dibandingkan Produk Lansiran Terbaru

Berkunjung ke GIIAS, Jokowi Pilih Jajal Mobil Listrik Dibandingkan Produk Lansiran Terbaru

Otomotif | Rabu, 17 November 2021 | 16:30 WIB

Presiden Jokowi Uji Coba Mobil Listrik Mitsubishi Minicab Miev

Presiden Jokowi Uji Coba Mobil Listrik Mitsubishi Minicab Miev

Kalbar | Rabu, 17 November 2021 | 15:51 WIB

Kunjungi GIIAS 2021, Jokowi Jajal Produk Baru dan Mobil Listrik

Kunjungi GIIAS 2021, Jokowi Jajal Produk Baru dan Mobil Listrik

Video | Rabu, 17 November 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Didesak Usut Keterlibatan Sipil-Militer

Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Didesak Usut Keterlibatan Sipil-Militer

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Tarif Kamar Raja Juli di Palangka Raya Tembus Jutaan Rupiah, Rakyat Kalteng Sesak Dikepung Asap

Tarif Kamar Raja Juli di Palangka Raya Tembus Jutaan Rupiah, Rakyat Kalteng Sesak Dikepung Asap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Perkuat Vokasi Global, KP2MI dan Kemenperin Perluas Kerja Sama Lewat SMK Go Global

Perkuat Vokasi Global, KP2MI dan Kemenperin Perluas Kerja Sama Lewat SMK Go Global

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Mengapa Bedak Padat Sering Mengalami Crack pada Garis Senyum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Mengapa Bedak Padat Sering Mengalami Crack pada Garis Senyum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segitiga Lengkap dengan Contoh Soalnya

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segitiga Lengkap dengan Contoh Soalnya

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Presiden Prabowo Lantik Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Jadi Wamentan

Presiden Prabowo Lantik Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Jadi Wamentan

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Korupsi Dana Bencana Dinilai Kejahatan Berat, Pukat UGM Desak KPK Kejar Aktor Besar

Korupsi Dana Bencana Dinilai Kejahatan Berat, Pukat UGM Desak KPK Kejar Aktor Besar

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Gerebek Lagi Kampung Ambon, Polisi Tangkap 7 Orang Positif Amphetamine!

Gerebek Lagi Kampung Ambon, Polisi Tangkap 7 Orang Positif Amphetamine!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Bule Borong Minuman Dibagikan ke Warga Antre BBM di Bali, Netizen: Jauh Lebih Berharga dari Pejabat

Bule Borong Minuman Dibagikan ke Warga Antre BBM di Bali, Netizen: Jauh Lebih Berharga dari Pejabat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya

Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×