Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:50 WIB
Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Bos BI Pasang Badan
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]
  • Fitch tahan rating RI di BBB, namun ubah outlook jadi negatif karena ketidakpastian kebijakan.
  • Gubernur BI Perry Warjiyo tegaskan fundamental ekonomi tetap kokoh dan cadangan devisa kuat.
  • Ekonomi RI 2026 diprediksi tumbuh hingga 5,7% dengan inflasi yang tetap terjaga stabil.

Suara.com - Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, resmi mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level BBB per 4 Maret 2026. Namun, kabar kurang sedap menyertai keputusan tersebut: Fitch merevisi outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Dalam laporan terbarunya, Fitch mengakui bahwa Indonesia memiliki rekam jejak yang kuat dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan rasio utang terhadap PDB yang relatif rendah. Namun, lembaga tersebut memberikan catatan kritis terkait meningkatnya ketidakpastian kebijakan ekonomi di tanah air.

Fitch menyebut keputusan mengubah prospek menjadi negatif didorong oleh kekhawatiran pasar global terhadap konsistensi dan kredibilitas kebijakan ekonomi Indonesia ke depan. Ketidakpastian ini dinilai bisa menjadi kerikil bagi iklim investasi jika tidak segera dimitigasi.

Menanggapi "sentilan" Fitch, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo pasang badan, dirinya menegaskan bahwa peringkat BBB adalah bukti dunia masih percaya pada kekuatan ekonomi Indonesia. Ia meyakini perubahan outlook tersebut tidak mencerminkan kondisi riil fundamental ekonomi nasional.

"Afirmasi rating Indonesia pada BBB merefleksikan kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat. Penyesuaian outlook diyakini tidak mencerminkan pelemahan fundamental perekonomian," tegas Perry dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, kekuatan ekonomi Indonesia tercermin dari pertumbuhan ekonomi domestik yang tetap solid di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Selain itu, inflasi tetap terkendali termasuk inflasi inti yang rendah, serta stabilitas nilai tukar rupiah yang dijaga melalui kebijakan stabilisasi di pasar NDF luar negeri maupun transaksi spot dan DNDF di pasar domestik.

Stabilitas sistem keuangan juga dinilai tetap terjaga. Hal ini didukung oleh likuiditas yang memadai, permodalan perbankan pada level tinggi, serta risiko kredit yang rendah. Di sisi lain, perluasan digitalisasi sistem pembayaran yang ditopang infrastruktur stabil dan struktur industri yang sehat turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ke depan, BI memprakirakan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah tetap solid dengan tren meningkat. Pada 2026, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada pada kisaran 4,9–5,7 persen dan meningkat pada 2027, dengan inflasi yang tetap terjaga sesuai sasaran.

Ketahanan eksternal perekonomian juga dinilai kuat di tengah gejolak global. Hal ini tercermin dari kondisi Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang tetap sehat dan ditopang oleh kinerja neraca perdagangan yang solid.

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tercatat sebesar 154,6 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

BI juga memperkirakan NPI pada 2026 tetap terjaga baik dengan defisit transaksi berjalan yang rendah pada kisaran 0,9 hingga 0,1 persen terhadap PDB.

"Ke depan, Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat bauran kebijakan guna menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif

10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 21:16 WIB

Lebaran 2026 Makin Praktis Pakai THR Digital Bank Indonesia, Begini Cara Mainnya

Lebaran 2026 Makin Praktis Pakai THR Digital Bank Indonesia, Begini Cara Mainnya

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:35 WIB

Alasan Revisi Outlook Negatif Ekonomi Indonesia dari Fitch Ratings

Alasan Revisi Outlook Negatif Ekonomi Indonesia dari Fitch Ratings

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:55 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB