Sempat Loyo, Rupiah Pagi Ini Balik Arah ke Rp 16.882 per Dolar AS

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:32 WIB
Sempat Loyo, Rupiah Pagi Ini Balik Arah ke Rp 16.882 per Dolar AS
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat tipis ke Rp 16.882 per dolar AS seiring harapan damai di Timur Tengah.
  • Intervensi BI bantu tahan pelemahan rupiah, meski ada tekanan dari penurunan rating Fitch.
  • Mata uang Asia mayoritas menguat; Peso Filipina memimpin, Rupiah naik 0,06%.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya menunjukkan taringnya pada pembukaan perdagangan pagi ini. Setelah sempat tertekan sejak awal pekan, mata uang Garuda kini bergerak menguat tipis.

Melansir data Bloomberg, Rabu (4/3/2026), rupiah dibuka di level Rp 16.882 per dolar AS. Posisi ini menguat 0,06% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang nangkring di level Rp 16.892. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) dipatok di level Rp 16.911 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebutkan bahwa napas lega rupiah didorong oleh meredanya tensi geopolitik. Kabar bahwa Iran memberikan sinyal untuk kembali ke meja perundingan memicu harapan de-eskalasi perang di Timur Tengah.

"Rupiah diharapkan menguat terhadap dolar AS oleh sentimen yang membaik menyusul berita bahwa Iran mensinyalkan niat untuk kembali berunding," ujar Lukman.

Selain faktor eksternal, penguatan ini juga dipicu oleh langkah "jaga gawang" yang dilakukan otoritas moneter. Namun, Lukman mengingatkan adanya risiko dari penurunan rating kredit oleh lembaga Fitch yang bisa membatasi penguatan rupiah.

Mata uang Garuda pun diperkirakan bergerak di rentang Rp 16.850 - Rp 16.950 per dolar AS.

Rupiah tidak sendirian. Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga terpantau menghijau melawan Greenback:

  • Peso Filipina: +0,26% (Pimpin penguatan)
  • Yen Jepang: +0,19%
  • Ringgit Malaysia: +0,14%
  • Yuan China: +0,14%
  • Baht Thailand: +0,05%

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) terpantau masih perkasa di level 98,80, naik tipis dari posisi sebelumnya di 98,76. Kondisi ini membuat beberapa mata uang seperti Won Korea dan Dolar Singapura masih terjebak di zona merah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Melemah Lawan Dolar AS

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Melemah Lawan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik

Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Relatif Lebih Baik

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:11 WIB

Dolar AS Makin Ganas, Rupiah Masih Sakit ke Level Rp16.922

Dolar AS Makin Ganas, Rupiah Masih Sakit ke Level Rp16.922

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:03 WIB

Terkini

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

5 HP Tecno Kamera 108 MP Paling Murah, RAM Besar untuk Multitasking

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Konser di Borobudur, Andrea Bocelli Bawa Perdamaian & Misi Donasi 100.000 Sepatu Bagi Anak Palestina

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:56 WIB

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

PDIP Bicara Peluang Hak Angket Usai Putusan MA Soal Gibran: Pembicaraan Lintas Parpol Makin Masif

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:46 WIB

×