Pupuk Kaltim Raih Platinum Rank Asia Sustainability Reporting Rating 2021 Keempat Kalinya

Iwan Supriyatna

Kamis, 18 November 2021 | 15:04 WIB
Pupuk Kaltim Raih Platinum Rank Asia Sustainability Reporting Rating 2021 Keempat Kalinya
Pupuk Kaltim/PKT meraih predikat tertinggi Platinum Rank, dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2021.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) meraih predikat tertinggi Platinum Rank, dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2021, yang diselenggarakan The National Center for Sustainability Reporting (NCSR), bekerjasama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioner (ICSP).

PKT juga menerima Four Consecutive Year Achievement Award, atas dukungan Perusahaan terhadap Sustainability Reporting dan ASRRAT sejak 2018. Penghargaan diterima Direktur Operasi dan Produksi PKT Hanggara Patrianta, dari Executive Director NCSR Ali Darwin.

Diungkapkan Hanggara, peringkat Platinum ASRRAT 2021 merupakan keempat kalinya diraih PKT, atas kinerja Perusahaan dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), dengan meningkatkan komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat sesuai konsep 3P (People, Profit dan Planet).

Prinsip tersebut menjadi salah satu misi yang dijalankan PKT, yang direfleksikan melalui kebijakan dan program strategis dengan beragam pengembangan secara berkesinambungan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi PKT untuk terus menjalankan aktivitas bisnis yang bertanggungjawab sesuai konsep keberlanjutan, dengan menitikberatkan pada aspek lingkungan, sosial ekonomi dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Hanggara ditulis Kamis (18/11/2021).

Komitmen tersebut dituangkan PKT melalui laporan berkelanjutan, untuk mengukur capaian implementasi program pada berbagai aspek, sehingga kontribusi Perusahaan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan, dengan evaluasi dan peningkatan secara menyeluruh.

Salah satunya dijalankan PKT melalui program PKT Proaktif, yang diinisiasi untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan pandemi Covid-19 serta dampak yang ditimbulkan. Program ini menyasar seluruh aspek mulai kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial kemasyarakat hingga pemberdayaan.

Dalam 2 tahun terakhir, PKT Proaktif terus menggencarkan realisasi program dengan memberikan dukungan penanggulangan pandemi ke berbagai wilayah di Indonesia, seperti bantuan ratusan ton oksigen, dukungan bagi tenaga kesehatan, bantuan kemanusiaan, hingga pemberdayaan UMKM yang terdampak selama pandemi.

“PKT juga melakukan aktivitas yang sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance), sebagai cerminan kinerja unggul PKT dalam menjaga keberlanjutan Perusahaan dan lingkungan. Berbagai program yang dijalankan PKT mencakup 3 pilar ekonomi, sosial dan lingkungan, yang diselaraskan dengan 17 indikator SDGs,” terang Hanggara.

baca juga

Pengelolaan lingkungan merupakan aspek utama yang menjadi perhatian serius PKT, didukung kesadaran penuh seluruh insan Perusahaan. Inovasi yang digagas juga merupakan wujud komitmen PKT dalam mendorong terciptanya stabilitas lingkungan yang lebih baik, untuk menekan pencemaran dan dampak aktivitas industri semaksimal mungkin.

Peningkatan kinerja lingkungan juga dilaksanakan PKT melalui kebijakan Life Cycle Assesment (LCA) yang mencakup 5 aspek lingkungan, yakni efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air limbah, pengurangan pencemaran udara, 3R limbah B3, 3R limbah non B3, serta perlindungan keanekaragaman hayati.

Dari upaya tersebut, PKT berhasil meraih Proper Nasional peringkat Emas empat kali berturut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Rating Leadership AA dan Best ESG Disclosure 2021.

“PKT akan terus berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, sekaligus memberi manfaat keberadaan Perusahaan bagi masyarakat, sehingga keseimbangan antara profit, people dan planet sebagai salah satu misi PKT berjalan lebih maksimal,” tambah Hanggara.

Executive Director NCSR Ali Darwin, mengapresiasi seluruh perusahaan yang berkomitmen dalam penerapan standar pelaporan yang transparan, atas praktik bisnis berkelanjutan di tengah pandemi Covid-19. Tahun ini ada 45 perusahaan yang berpartisipasi dalam ASRRAT 2021 dan 3 diantaranya perusahaan dari Filipina dan Bangladesh.

Penghargaan ASRRAT 2021 merupakan ajang penilaian kualitas laporan keberlanjutan atau sustainability report yang didasarkan pada standar Global Reporting Initiative (GRI). Penilaian dilakukan oleh para asesor berkompeten dan rekomendasi yang dihasilkan bisa menjadi acuan untuk mempertahankan transparansi kinerja dari tahun ke tahun.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kita, karena perusahaan tetap mampu menghasilkan laporan berkelanjutan di tengah pandemi,” kata Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Optimalkan Program Terumbu Buatan, Nelayan Binaan Pupuk Kaltim Ikuti Sertifikasi Menyelam

Optimalkan Program Terumbu Buatan, Nelayan Binaan Pupuk Kaltim Ikuti Sertifikasi Menyelam

Bisnis | Selasa, 16 November 2021 | 08:07 WIB

Pupuk Kaltim Mampu Menghemat Hingga Rp 60 Miliar Berkat Inovasi Talenta Perusahaan

Pupuk Kaltim Mampu Menghemat Hingga Rp 60 Miliar Berkat Inovasi Talenta Perusahaan

Bisnis | Kamis, 11 November 2021 | 20:52 WIB

47 Peserta Ikuti Program Pupuk Kaltim Apprentice Challenge Batch 5 dan PAC MAKMUR 2021

47 Peserta Ikuti Program Pupuk Kaltim Apprentice Challenge Batch 5 dan PAC MAKMUR 2021

Bisnis | Selasa, 09 November 2021 | 14:48 WIB

Terkini

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

×