Airlangga dan Sri Mulyani Kompak Sebut Dana Asing Bisa Kabur dari Indonesia

Selasa, 23 November 2021 | 14:20 WIB
Airlangga dan Sri Mulyani Kompak Sebut Dana Asing Bisa Kabur dari Indonesia
Dolar AS [shutterstock]

Suara.com - Tak hanya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saja yang ketar-ketir terhadap ancaman kaburnya dana asing dari Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun merasakan hal yang sama.

Sri Mulyani mengatakan dinamika perekonomian global membawa risiko disrupsi suplai dan aliran modal, tingginya angka inflasi di sejumlah negara maju membuat bank sentral masing-masing negara ingin menaikkan suku bunga acuannya.

"Ini perlu diwaspadai karena dampaknya ke seluruh dunia termasuk Indonesia karena kalau itu terjadi di negara negara maju  mereka (negara maju)  akan dipaksa pengetatan moneter dan  capital outflow dan pengetatan nilai tukar," kata Sri Mulyani dalam sebuah webinar, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, negara maju mengalami kenaikan inflasi serta kenaikan harga komoditas dan semuanya mendorong kenaikan secara drastis. Apalagi, beberapa negara menaikan defisitnya pada keuangan negara.

"Negara maju dalam pilihan sulit," imbuhnya.

Lanjutnya,  Indonesia tidak bisa mengontrol kondisi global. Namun pemerintah dapat mengatur kebijakan fiskal untuk merespons perkembangan kondisi itu. 

"Dalam proses pemulihan ini lingkungan global tidak statis, dinamis, atau cenderung volatil," katanya.

Selain itu, Indonesia harus mampu terus menjaga pulihnya permintaan (demand) tanpa membawa dampak inflasi berlebih. Menurutnya, saat ini muncul risiko disrupsi suplai (supply disruption) ketika perekonomian nasional tumbuh, tetapi sejalan dengan kondisi global bahwa terdapat potensi kenaikan inflasi. 

"Kita perlu waspada supply disruption, apabila demand lebih cepat dari supply-nya, ini membentuk demand side inflation," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Sri Mulyani Bisa Tagih Pajak WNI yang Ada di Luar Negeri

Sebelumnya Menko Airlangga tampak was-was dengan rencana Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve yang kembali memberi sinyal akan lebih cepat melakukan tapering off atau menaikkan suku bunganya.

Kondisi tersebut kata Airlangga akan berdampak pada kaburnya dana asing dari Indonesia.

"Peningkatan suku bunga, nantinya berdampak pada capital flight di negara berkembang termasuk Indonesia karena di sana tingkat bunganya lebih tinggi dari negara berkembang," kata Airlangga dalam webinar Economic Outlook 2022, Senin (22/11/2021).

Untungnya kata Airlangga, saat ini kondisi likuidtas Indonesia dalam kondisi yang sangat baik, mengingat neraca perdagangan Indonesia sudah mencatatkan surplus 18 bulan berturut-turut, serta devisa yang cukup.

"Kita punya neraca dagang positif dan devisa yang tinggi dan bisa menekan perdagangan," katanya.

Selain itu kata dia, The Fed juga berencana untuk menurunkan tingkat obligasi pemerintahnya hingga 50 persen. Semula direncanakan USD10 miliar menjadi USD5 miliar sampai bulan Juni 2022.

"The Fed diperkirakan akan menurunkan tingkat obligasi pemerintahnya yang direncanakan dari USD10 miliar menjadi USD5 miliar hingga Juni 2022," katanya.

Sebelumnya The Fed sudah melaksanakan tapering secara bertahap dari stimulus moneter yang berjalan, dan direncanakan akan berakhir pada pertengahan 2022. The Fed juga menyebutkan akan menaikkan suku bunga acuannya pada akhir 2022 mendatang.

Kekhawatiran tingginya inflasi di AS juga memicu spekulasi kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari rencana sebelumnya, mendukung dolar AS menguat. Sementara harga emas masih bisa bertahan karena bisa digunakan sebagai lindung nilai dari ancaman inflasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI