AS Lepas Stok, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 November 2021 | 07:28 WIB
AS Lepas Stok, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia melesat ke level tertinggi satu pekan pada perdagangan Selasa, setelah upaya Amerika Serikat dan negara konsumen lainnya untuk melepaskan puluhan juta barel minyak dari cadangan guna mendinginkan pasar gagal memenuhi beberapa ekspektasi.

Mengutip CNBC, Rabu (24/11/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melambung USD2,61 atau 3,3 persen menjadi USD82,31 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melonjak USD1,75 atau 2,3 persen menjadi USD78,50 per barel.

Itu adalah persentase kenaikan harian terbesar untuk Brent sejak Agustus dan penutupan tertinggi sejak 16 November. Ini juga mendorong premi Brent atas WTI ke level tertinggi sejak pertengahan Oktober.

Amerika Serikat, Selasa, mengatakan akan melepaskan jutaan barel minyak dari cadangan strategis, berkoordinasi dengan China, India, Korea Selatan, Jepang dan Inggris, untuk mencoba mendinginkan harga setelah produsen OPEC Plus berulang kali mengabaikan desakan untuk memompa lebih banyak minyak mentah.

Tetapi para analis mengatakan efek pada harga kemungkinan akan berumur pendek setelah bertahun-tahun penurunan investasi dan pemulihan global yang kuat dari pandemi Covid-19.

Pembicaraan tentang pelepasan cadangan terkoordinasi, dolar AS yang kuat dan potensi pukulan terhadap permintaan energi dari gelombang keempat kasus Covid-19 di Eropa menyebabkan harga Brent jatuh lebih dari 10 persen sejak mencapai level tertinggi tiga tahun USD86,70 pada 25 Oktober.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan akan melepaskan 50 juta barel dari Strategic Petroleum Reserve (SPR) Amerika, yang akan mulai memasuki pasar pada pertengahan hingga akhir Desember.

"Pelepasan SPR terkoordinasi itu lebih kecil dari perkiraan dan tidak diragukan lagi akan diimbangi oleh lebih sedikit produksi dari OPEC Plus," kata Edward Moya, analis OANDA.

baca juga

Dia mencatat "Tidak ada yang akan terkejut jika ( OPEC Plus) mengurangi rencana produksi mereka." Katanya.

Aliansi OPEC Plus antara Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutu termasuk Rusia, sejauh ini menolak permintaan berulang dari Washington untuk memompa lebih banyak minyak.

Menteri Energi Uni Emirat Arab, Suhail Al-Mazrouei, Selasa, mengatakan UEA melihat "tidak ada logika" dalam meningkatkan kontribusinya sendiri ke pasar global saat ini, menambahkan data teknikal yang dikumpulkan menjelang pertemuan OPEC Plus Desember menunjukkan surplus minyak di kuartal pertama 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Asia 'Dibayangi' Kesepakatan Pelepasan Cadangan Sejumlah Negara

Harga Minyak Asia 'Dibayangi' Kesepakatan Pelepasan Cadangan Sejumlah Negara

Bisnis | Selasa, 23 November 2021 | 11:31 WIB

Harga Minyak Dunia Rebound Usai Anjlok 4 Persen

Harga Minyak Dunia Rebound Usai Anjlok 4 Persen

Bisnis | Selasa, 23 November 2021 | 07:37 WIB

Eropa Lakukan Lockdown, Harga Minyak Mentah Anjlok 4 Persen

Eropa Lakukan Lockdown, Harga Minyak Mentah Anjlok 4 Persen

Bisnis | Senin, 22 November 2021 | 09:15 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×