Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Rebound Usai Anjlok 4 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 23 November 2021 | 07:37 WIB
Harga Minyak Dunia Rebound Usai Anjlok 4 Persen
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Senin setelah anjlok 4 persen pada akhir pekan kemarin.

Mengutip CNBC, Selasa (23/11/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, naik 81 sen, atau 1 persen menjadi USD79,70 per barel. Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, ditutup meningkat 81 sen, atau 1 persen menjadi USD76,75 per barel.

Harga minyak mentah Brent dan WTI merosot lebih dari USD1 pada awal perdagangan, mencapai level terendah sejak 1 Oktober.

Pengumuman bisa datang paling cepat Selasa, menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut, tetapi pejabat Gedung Putih dan Departemen Energi Amerika mengatakan tidak ada keputusan resmi tentang pelepasan cadangan yang dibuat.

Diskusi itu terjadi setelah Amerika tidak dapat membujuk Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC Plus, untuk memompa lebih banyak minyak dengan produsen utama lainnya dengan alasan dunia tidak kekurangan minyak mentah.

Kelompok produsen itu bulan ini sepakat untuk tetap pada rencana meningkatkan produksi minyak sebesar 400.000 barel per hari mulai Desember.

Harga minyak melesat setelah Bloomberg News melaporkan bahwa OPEC Plus dapat mengubah rencana untuk terus meningkatkan produksi, mengutip sejumlah delegasi.

"OPEC mengirimkan sinyal, jika para pemain ini melakukan itu, mereka memiliki beberapa barel yang dapat mereka tahan dan akan mengimbangi dampak perilisan tersebut," kata Phil Flynn, analis Price Futures di Chicago.

Joseph McMonigle, Sekjen Forum Energi Internasional yang berbasis di Riyadh, Senin, memperkirakan OPEC Plus akan mempertahankan rencananya menambah pasokan ke pasar secara bertahap.

"Saya melihat mereka tetap berpegang pada rencana mereka saat ini mengingat surplus pasokan untuk tahun depan, yang tipikal bagi pasar minyak pada kuartal pertama," kata dia.

"Jika mereka membuat perubahan, itu karena faktor eksternal yang tidak terduga, seperti penguncian di Eropa, segala jenis pelepasan strategis, dan pergeseran permintaan bahan bakar jet." tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eropa Lakukan Lockdown, Harga Minyak Mentah Anjlok 4 Persen

Eropa Lakukan Lockdown, Harga Minyak Mentah Anjlok 4 Persen

Bisnis | Senin, 22 November 2021 | 09:15 WIB

Harga Melambung Tinggi, Operasi Pasar Tekan Harga Minyak Goreng Dilakukan di PPU

Harga Melambung Tinggi, Operasi Pasar Tekan Harga Minyak Goreng Dilakukan di PPU

Kaltim | Jum'at, 19 November 2021 | 19:55 WIB

Menteri Perdagangan Beberkan Alasan Harga Minyak Goreng Naik

Menteri Perdagangan Beberkan Alasan Harga Minyak Goreng Naik

Bisnis | Jum'at, 19 November 2021 | 17:16 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB