Bali International Flight Academy Luluskan 108 Pilot di Tengah Pandemi

Iwan Supriyatna

Jum'at, 26 November 2021 | 05:55 WIB
Bali International Flight Academy Luluskan 108 Pilot di Tengah Pandemi
Bali International Flight Academy (BIFA).

Suara.com - Di saat industri aviasi mengalami penurunan di tahun kedua masa pandemi ini, Sekolah Terbang Nasional Indonesia dengan nama Bali International Flight Academy (BIFA) tetap semangat dalam memproduksi jumlah Pilot Nasional dan telah mengumumkan kelulusan 108 Pilot dengan Lisensi Commercial Pilot with Multi Engine license dari 8 batch Sekolah Pendidikan mereka.

Berlokasi di Menara 165 Jakarta, acara kelulusan ini tentunya membawa angin segar untuk industri aviasi Indonesia. BIFA yang berdiri sejak tahun 2009 telah meluluskan lebih dari 1000 pilot dan menjadi sekolah pilot swasta terbesar di Indonesia.

BIFA yang memiliki homebase di Bandara Letkol Wisnu, Buleleng, Bali, dan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, serta outbase di Bandara Adi Sumarmo, Solo, juga tidak luput menghadapi tantangan dalam menjalani operasional mereka selama pandemi.

Meskipun sempat vakum selama 3 (tiga) bulan di awal pandemi dengan kondisi para kadet kembali ke rumah masing-masing, pada akhirnya BIFA berhasil menjalankan operasional dengan menerapkan protokol ketat dan menjaga kualitas pelatihan standar tinggi yang selama ini dimiliki sehingga kadet dapat menuntaskan pendidikan mereka dengan baik dan siap untuk meniti karir sebagai pilot.

Industri penerbangan terkait erat dengan pertumbuhan ekonomi yang juga sangat rentan akan faktor lingkungan seperti peperangan, terorisme, bencana alam, hingga pandemi. Pandemi Covid 19 memang sangat memukul industri penerbangan global dan nasional, namun keterkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi nasional maupun global secara otomatis akan membangkitkan dan memulihkan industri aviasi nasional,” kata I Gusti Wiradharma B. Oka, CEO Bali International Flight Academy (BIFA) ditulis Jumat (26/11/2021).

“Sebagai negara kepulauan dengan populasi penduduk terbesar keempat di dunia, menjadikan prospek industri penerbangan nasional sangat baik, sehingga potensi tingginya market demand nasional akan penerbang memberikan kesempatan bagi sekolah penerbang nasional seperti BIFA untuk membangun sekolah yang secara kuat secara bisnis dan berkualitas. Prospek alumnus BIFA sebagai penerbang dengan standar internasional diharapkan mampu berperan positif dalam membangun kekuatan dirgantara nasional yang kami percaya akan berkembang sangat pesat dalam waktu dekat seusai pandemic sejalan dengan berbagai upaya pemerintah di bidang pengembangan infrastruktur,” lanjut Oka.

Pendidikan terintegrasi BIFA dikelola melalui serangkaian aktivitas belajar mengajar dan pelatihan berskala internasional yang memiliki tiga program kekhususan.

Diawali dengan Private Pilot License (PPL), merupakan sertifikasi pilot penerbangan pribadi sebagai tanda bahwa wisudawan program ini telah siap secara profesional sebagai pilot penerbangan pribadi.

Program PPL memiliki durasi 14-16 minggu pendidikan dan pelatihan terbang yang terintegrasi sesuai standar Directorate General of Civil Aviation (DCGA) yaitu standar yang diaplikasikan pada implementasi, pengontrolan, dan pengawasan operasional penerbangan.

baca juga

Lulusan program PPL, dilanjuti dengan program Commercial Pilot License (CPL) merupakan program pendidikan yang akan memberikan sertifikat layak terbang untuk pesawat komersial kepada lulusannya.

Calon siswa yang mengikuti program ini harus mengikuti serangkaian tes penempatan sesuai standar International Civil Aviation Organization atau ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional) sebagai upaya pembentukan profesional aviasi yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpangan.

Program pendidikan dan pelatihan yang dilengkapi dengan simulasi berstandar internasional ini. Lulusan program CPL adalah Pilot handal yang siap menjawab kebutuhan industri aviasi internasional. Program pendidikan lainnya adalah program Instrument Rating yang menjawab kebutuhan sertifikasi pilot profesional baik Private Pilot License maupun Commercial Pilot License with Multi Engine Rating.

Sejak 2015 BIFA juga telah membuka program pendidikan Multi Engine Rating dan License Conversion/Endorsement dengan menggunakan fasilitas 3 buah pesawat Piper Seminole dan simulator yang memadai dan tenaga Instruktur terlatih. Dengan segala fasilitas dan infrastruktur penunjang, saat ini BIFA dapat menerima sekitar 80 siswa per tahun.

Komitmen BIFA adalah memberikan pelayanan berkualitas yang dicapai dalam lingkungan yang aman, serta memberikan toleransi bagi kebebasan beragama, bersosial dan berbudaya, sehingga mampu menghasilkan pilot profesional yang siap untuk bekerja di berbagai maskapai penerbangan. Alumni BIFA dipersiapkan untuk siap menjadi pilot profesional yang berdedikasi dan handal di dunia penerbangan.

“Seperti diketahui bahwa luas negara Indonesia dari Sabang sampai Merauke sama dengan luas negara Amerika serikat, tetapi bedanya sebagian besar negara Amerika terdiri dari daratan sedangkan Indonesia sebagian besar adalah lautan, sehingga untuk menghubungkan satu pulau dengan pulau lainnya tentu kita memerlukan transportasi udara dan laut. Oleh karena itu usaha penerbangan tidak akan punah, melainkan akan terus berkembang sepanjang masa dan akan tetap memerlukan pilot-pilot yang handal,” kata Tience Sumartini, Presiden Komisaris Bali International Flight Academy (BIFA) yang juga dikenal sebagai salah satu pilot senior dan salah satu penerbang glider Indonesia.

BIFA juga menjelaskan untuk mereka yang ingin berkarir sebagai pilot untuk tidak ragu mendaftar dalam program pendidikan yang dimiliki BIFA, dengan standar yang lebih tinggi dan selalu update dengan materi yang dibutuhkan oleh industri penerbangan global, lulusan BIFA selama ini terbukti mampu berkarir sukses baik di penerbangan komersial maupun penerbangan umum.

Penerbangan umum sendiri mencakup semua aktivitas di luar penerbangan militer, maskapai terjadwal dan kargo regular seperti penerbangan pribadi, pelatihan penerbangan, ambulans udara, pesawat polisi, pemadaman kebakaran udara, penerbangan terpencil dan masih banyak lagi.

“Masa depan berkarir sebagai pilot masih sangat cerah, ini yang ingin kami garis bawahi, masyarakat umum selama ini mungkin hanya familiar dengan industri penerbangan komersial, padahal di luar itu kita juga mengenal adanya penerbangan umum (general aviation) yang juga memiliki banyak lapangan pekerjaan, apalagi saat ini sudah banyak private company yang memiliki beberapa tipe pesawat, dan bagi mereka yang memiliki hobi dirgantara, mempunyai kesempatan untuk memiliki lisensi PPL (Private Pilot License) sehingga bisa terbang menikmati keindahan pulau-pulau di Indonesia.” tutup Tience.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabupaten PPU Ditunjuk Sebagai Daerah Percontohan Nasional Terkait Layanan SIASN

Kabupaten PPU Ditunjuk Sebagai Daerah Percontohan Nasional Terkait Layanan SIASN

Kaltim | Kamis, 25 November 2021 | 14:51 WIB

Langgar Aturan saat Singgah di Jerman, Tiga Pilot Cathay Pacific Langsung Dipecat

Langgar Aturan saat Singgah di Jerman, Tiga Pilot Cathay Pacific Langsung Dipecat

News | Senin, 22 November 2021 | 08:03 WIB

Pilot Garuda Indonesia Tak Terima soal Tudingan ke Irfan Setiaputra

Pilot Garuda Indonesia Tak Terima soal Tudingan ke Irfan Setiaputra

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:42 WIB

Terkini

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

×