alexametrics

BEI: Kemunculan Varian Omicron Tak Hentikan Minat Perusahaan Untuk Melantai Bursa

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani
BEI: Kemunculan Varian Omicron Tak Hentikan Minat Perusahaan Untuk Melantai Bursa
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna. [Suara.com / Muslimin Trisyuliono]

"Hingga saat ini, perusahaan-perusahaan yang berada dalam pipeline Bursa masih relatif kondusif,"

Suara.com - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna memastikan minat sejumlah perusahaan untuk Initial Public Offering (IPO) di BEI tidak berkurang meski adanya varian baru virus corona yakni omicron.

"Hingga saat ini, perusahaan-perusahaan yang berada dalam pipeline Bursa masih relatif kondusif," kata Nyoman kepada wartawan, Jumat (3/12/2021).

Terkait pipeline IPO, Nyoman menjelaskan bahwa saat ini di sistem e-IPO terdapat 4 perusahaan yang sedang dalam proses penawaran (offering) dan hari ini dalam proses penjatahan (allotment).

Keempat calon emiten tersebut adalah sebagai berikut;

Baca Juga: Kantor Data Center BEI di Gedung Cyber Terbakar, IHSG Justru Ditutup Kokoh 1,17 Persen

  1. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk,
  2. PT Widodo Makmur Perkasa Tbk,
  3. PT Wira Global Solusi Tbk,
  4. PT Jaya Swarasa Agung Tbk.

"Apabila semua berjalan lancar, maka keempat perusahaan tersebut akan dicatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 6 Desember 2021," ungkapnya.

Di samping itu, pada sistem e-IPO juga masih ada 4 perusahaan yang sedang proses penawaran (offering) yaitu :

  1. PT RMK Energy Tbk,
  2. PT Avia Avian Tbk,
  3. PT OBM Drilchem Tbk,
  4. PT Indo Pureco Pratama Tbk,

Sedangkan 2 perusahaan lainnya yaitu PT Adhi Commuter Properti Tbk dan PT Dharma Polimetal Tbk dalam proses penawaran awal (book building).

Komentar