alexametrics

Kunjungi Kampus UIII Depok, Dirjen Cipta Karya: Perawatannya Tolong Diperhatikan Betul!

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kunjungi Kampus UIII Depok, Dirjen Cipta Karya: Perawatannya Tolong Diperhatikan Betul!
Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu, (4/12/2021). (Alvian Winanto/Suara.com)

Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan tahap II sebesar Rp279 miliar.

Suara.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu, (4/12/2021).

Dia meninjau langsung dua proyek yang telah selesai dibangun tersebut, yakni gedung perpustakaan dan masjid. Ini dilakukan guna memastikan bahwa kampus bertaraf internasional tersebut bisa digunakan dengan baik dan sesuai dengan masterplan yang telah dirancang.

Dia mengawali peninjauan ke lokasi pembangunan Gedung Perpustakaan. Pada kesempatan tersebut, dia memberikan beberapa instruksi kepada jajarannya, seperti dinding-dinding di rooftop yang terlihat kotor.

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu, (4/12/2021). (Restu Fadiah/Suara.com)
Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu, (4/12/2021). (Restu Fadiah/Suara.com)

"Ini tolong dibersihkan kotor-kotor seperti ini. Maintenancenya tolong diperhatikan betul yah," lugas Diana sambil menunjuk dinding yang tampak kotor tersebut.

Baca Juga: Selesai Direvitalisasi, Jokowi Resmikan Pasar Pon di Trenggalek

Dia juga meminta agar nantinya diberikan pohon dan tanaman kecil seperti bougenville untuk menghiasi rooftop. Sehingga rooftopnya terlihat lebih segar dan tidak gersang. Dia juga tampak begitu detil memperhatikan setiap lantainya.

"Ini juga kok ambles, tolong dibenarkan yah. Terus ini sampah-sampah. PP (Pembangunan Perumahan) kok jorok sih, biasanya nggak. Tolong dibersihin yah!" kata Diana.

Setelah selesai meninjau Gedung Perpustakaan, dia langsung geser menuju pembangunan Masjid Rahmatan Al-Alamin yang masih ada di lingkungan kampus.Dia melihat satu persatu bagian proyek yang sudah dibangun tersebut mulai dari bagian luar, dalam hingga kamar mandi dan tempat wudhu yang ada di sisi belakang masjid.

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu, (4/12/2021). (Restu Fadiah/Suara.com)
Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Sabtu, (4/12/2021). (Restu Fadiah/Suara.com)

"Itu nanti tolong dibersihkan yah," tuturnya seraya menunjuk langit-langit yang tampak kotor.

Pembangunan Kampus UIII adalah salah satu Proyek Strategis Nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Baca Juga: Pamsimas Menjangkau hingga Pelosok Negeri

Kampus yang dibangun di atas lahan seluas 142,5 hektare ini dirancang sebagai kampus masa depan bagi kajian dan penelitian peradaban Islam di Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Pembangunan Universitas UIII ditandai dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada 29 Juni 2016. Peletakkan batu pertama (groundbreaking) dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, pada Juni 2018.

Komentar