Menkeu Sri Mulyani Paparkan Tiga Nilai Penting Tumbuhkan Budaya Antikorupsi

Rabu, 08 Desember 2021 | 18:21 WIB
Menkeu Sri Mulyani Paparkan Tiga Nilai Penting Tumbuhkan Budaya Antikorupsi
Menkeu Sri Mulyani. [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan terdapat tiga nilai penting untuk menguatkan integritas yang merupakan fondasi utama dalam rangka menumbuhkan budaya antikorupsi, yakni akuntabilitas, kompetensi, dan etika.

Sebagai institusi bendahara negara, Kementerian Keuangan ingin menjadi institusi yang terus menjaga integritas. Sri Mulyani menegaskan, seluruh jajarannya harus menumbuhkan budaya akuntabilitas, tidak hanya sekadar akuntabilitas dari aspek legalistik, tetapi pada sikap dan pengambilan keputusan.

“Akuntabilitas adalah pada sikap setiap hari. Pada saat Anda membuat keputusan, Anda tahu bahwa nanti Anda harus akuntabel terhadap keputusan tersebut. Waktu Anda menggunakan resources, Anda harus tahu bahwa resources ini adalah berasal dari uang negara, maka kita juga harus akuntabel,” kata Menkeu secara daring dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Kementerian Keuangan 2021, Rabu (8/12/2021).

Selain akuntabel, kompeten menggunakan amanah, kewenangan, dan berbagai resources yang ada menjadi nilai penting dalam mencegah terjadinya korupsi.

“Karena kita sering juga mungkin tidak korupsi, tapi juga tidak mencapai cita-cita karena tidak kompeten. Suatu proyek atau kegiatan yang tidak dilaksanakan, kewenangan maupun amanah yang diberikan yang tidak dilakukan secara kompeten. Mungkin dia tidak korup, tapi dia juga gagal mencapai tujuan,” ujarnya.

Sementara, etika menjadi suatu sikap yang mengarahkan pada kepantasan dan pemahaman bahwa dalam membuat keputusan tidak boleh melibatkan konflik kepentingan.

“Jadi etika adalah more than legalistic. Itu adalah value yang inheren di dalam DNA kita dan itu juga menunjukkan seberapa peka kita terhadap persepsi masyarakat terhadap kewenangan dan dalam hal ini jabatan yang kita emban,” katanya.

Korupsi menjadi musuh yang sangat nyata dan penyakit yang luar biasa berbahaya. Oleh karena itu, Menkeu menekankan bahwa pentingnya integritas yang identik dengan harga diri dan kehormatan.

“Menjadi manusia dan profesional yang berintegritas bukan karena kita diminta oleh sistem, bukan karena kita diharapkan oleh orang lain, tapi itu adalah kebutuhan kita sendiri. Kita sendiri yang menginginkan bahwa integrity adalah identik dengan identitas kita sehingga ini akan makin memperkuat sistem di dalam Kementerian Keuangan dalam menjaga keuangan negara,” ujar Sri Mulyani.

Baca Juga: Korupsi Merajalela, Sri Mulyani: Investor Mikir 1.000 Kali

Sebagai penutup, Sri Mulyani berharap seluruh jajaran Kementerian Keuangan dan kementerian/lembaga dapat terus menjaga dan memperbaiki sistem yang telah ada sehingga dapat memerangi korupsi setiap saat, di setiap kesempatan, di setiap posisi, dan di setiap situasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI