Angkasa Pura I Jual Aset 3 Bandaranya Jika Utang Rp 28 Triliun Tak Terbayar

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 09 Desember 2021 | 10:47 WIB
Angkasa Pura I Jual Aset 3 Bandaranya Jika Utang Rp 28 Triliun Tak Terbayar
Ilustrasi bandara (Shutterstock)

Suara.com - Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I telah menyiapkan strategi dalam upaya restrukturisasi terhadap utang, agar bisa mengembalikan kondisi usaha menjadi sehat kembali. Salah satu strateginya yaitu dengan mengoptimalisasi penggunaan aset yang ada.

Direktur Pengembangan Usaha Angkasa Pura I Dendi T Danianto mengatakan, optimalisasi aset itu dengan cara daur ulang aset atau asset recycling.

Ia menjelaskan, asset recycling ini kerja sama pengelolaan aset dengan pihak lain, yang dananya akan digunakan untuk mengembangkan aset tersebut.

"Jadi, asset recycling ini bagaimana kita mendapatkan biaya pengembangan tapi dengan menggunakan modal dari luar dan ini akan banyak impact-nya ke kita seperti foreign direct investment, forex exchange juga, ini sangat berguna apalagi perusahaan seperti AP I ini yang sedang dalam tekanan keuangan," ujar Dendi dalam konferensi pers yang ditulis, Kamis (9/12/2021).

Menurut Dendi, terdapat tiga bandara yang dilakukan asset recyling, salah satunya Bandara Internasional Lombok yang diperkirakan perseroan akan mendapatkan dana sekitar Rp 10 triliun.

"Yang recycling kita terutama itu ada di Lombok. Sekarang lagi proses berjalan dengan capacity nanti kita bisa mendapatkan sekitar tambahan Rp 10 triliun. Nanti detilnya pasti akan kita rilis dan media akan dapat juga karena untuk menghindari perspektif yang salah," jelas Dendi.

Selain itu, Bandar Udara Sultan Hasanuddin di Makassar juga akan dilakukan asset recycling.

Direktur Kepatuhan Aset dan Pengadaan Israwadi menyebut, perseroan juga memiliki strategi untuk menjual aset, jika strategi sebelumnya tidak berjalan lancar.

Namun strategi ini, masuk dalam pilihan terakhir perseroan dan tidak akan dijalankan, jika strategi awal berjalan mulus.

baca juga

"Kalau di Bank Indonesia last resources ini yang terkahir yang kita tempuh. Tadi skenarionya adalah konservatif dan ini juga kita siapkan, kalau memang pun aset disposal ini ada tentu nanti kita akan pilih aset-aset yang non produktif," tutur.

Angkasa Pura I juga akan melakukan penarikan piutang ke mitra-mitra. Per November 2021, piutang perusahaan Rp 900 miliar yang mana sekitar 41% atau sekitar Rp 370 miliar merupakan dari maskapai.

Sebelumnya, AP I memiliki jumlah utang yang besar saat ini. Hingga November 2021, utang kepada kreditur dan investor mencapai Rp 28 triliun.

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi mengatakan, terdapat kewajiban-kewajiban lainnya yang harus dipenuhi perseroan seperti kewajiban karyawan hingga suplier dengan total Rp 3,27 triliun.

"Memang kita utang kepada kreditur dan investor sampai dengan November 2021 itu sebesar Rp 28 triliun. Jadi bukan Rp 35 triliun tapi Rp 28 triliun," ujar Faik dalam konferensi pers virtual, Rabu (8/12/2021).

Menurut Faik, masalah utang yang dihadapi API bukan bersifat struktural dan jumlah yang besar, tetapi kondisi usaha AP I yang belum beranjak pulih di tengah pandemi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angkasa Pura I Ternyata Punya Utang Rp 28 Triliun

Angkasa Pura I Ternyata Punya Utang Rp 28 Triliun

Bisnis | Rabu, 08 Desember 2021 | 18:00 WIB

Angkasa Pura I Terlilit Utang Rp 35 Triliun, Ini Tanggapan Anak Buah Erick Thohir

Angkasa Pura I Terlilit Utang Rp 35 Triliun, Ini Tanggapan Anak Buah Erick Thohir

Banten | Rabu, 08 Desember 2021 | 10:55 WIB

Dilabeli Bandara Terbaik, YIA Masuk Daftar Bandara Baru yang Sepi Penumpang

Dilabeli Bandara Terbaik, YIA Masuk Daftar Bandara Baru yang Sepi Penumpang

Jogja | Minggu, 05 Desember 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×