Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Saham Mitratel Ditargetkan Rp 1.200 per Unit

Iwan Supriyatna

Senin, 13 Desember 2021 | 08:54 WIB
Saham Mitratel Ditargetkan Rp 1.200 per Unit
Ilustrasi saham [Shutterstock]

Suara.com - Saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel direkomendasikan beli dengan target harga Rp1.200 per unit. Target tersebut 52,87% di atas harga penutupan perdagangan sebesar Rp785 per saham pada Jumat (10/12).

Menurut data di Pasar Reguler Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/12), saham MTEL ditutup pada harga Rp785 per unit, turun jika dibandingkan harga penutupan sebesar Rp795 per saham, Kamis (9/12).

Nicholas Santoso dan Raymond Kosasih, analis pasar modal PT Verdhana Sekuritas Indonesia, mengemukakan dalam laporan riset belum lama ini, rekomendasi tersebut di atas didukung antara lain oleh kinerja MTEL selama sembilan bulan pertama 2021.

Kedua analis itu memperkirakan kinerja MTEL solid selama periode Januari hingga September 2021. Perkiraan ini sejalan dengan jumlah menara yang dimiliki oleh MTEL yang menjangkau ke seluruh pelosok negeri.

Nicholas dan Raymond memperkirakan, pendapatan MTEL sebesar Rp5 triliun per September 2021, naik 14% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp4,38 triliun.

EBITDA MTEL diperkirakan meningkat 33,8%, dari Rp2,88 triliun per September 2020 menjadi Rp3,85 triliun per September 2021. Adapun laba bersih MTEL diestimasikan melonjak 128,1%, dari Rp439 miliar per September 2020 menjadi Rp1 triliun per September 2021.

Menurut kedua analis itu, pendapatan MTEL selama triwulan III 2021 (Juli-September 2021) sekitar Rp1,8 triliun, naik 20% dari periode sama tahun 2020 sebesar Rp1,5 triliun.

"Kami memperkirakan laba bersih MTEL pada triwulan III 2021 sebesar Rp299 miliar, naik 4,9%, dari periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp285 miliar," kata kedua analis itu ditulis Senin (13/12/2021).

Dalam jangka panjang, menurut Nicholas dan Raymond, pertumbuhan bisnis menara di Indonesia masih menjanjikan dan bahkan tumbuh pesat. Hal ini didorong oleh lalu lintas data serta penerapan layanan 5G.

Untuk bisnis menara, MTEL adalah salah satu pemain terbesar di Indonesia. Ke depan, MTEL akan mendapatkan banyak manfaat dari potensi peningkatan peluang pertumbuhan organik.

Sebagai perusahaan menara telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan kepemilikan lebih dari 28 ribu menara, Mitratel akan diuntungkan oleh agresifnya pengembangan 5G oleh operator telekomunikasi hingga ke pelosok Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitratel Miliki 28.000 Menara Telekomunikasi untuk Jangkau Pelosok Negeri

Mitratel Miliki 28.000 Menara Telekomunikasi untuk Jangkau Pelosok Negeri

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 07:55 WIB

Saham Mitratel Direkomendasikan Beli

Saham Mitratel Direkomendasikan Beli

Bisnis | Selasa, 07 Desember 2021 | 08:14 WIB

Menteri Erick: Mitratel Memang Hadapi Tekanan, Tapi Terus Lakukan Perbaikan

Menteri Erick: Mitratel Memang Hadapi Tekanan, Tapi Terus Lakukan Perbaikan

Bisnis | Jum'at, 03 Desember 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:45 WIB

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:21 WIB

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:28 WIB

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:15 WIB

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:14 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:46 WIB