Siap-siap, Pemerintah Bakal Hapus Penggunaan PLTD

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Selasa, 14 Desember 2021 | 16:27 WIB
Siap-siap, Pemerintah Bakal Hapus Penggunaan PLTD
Ilustrasi PLTD. [Ary/Batamnews]

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana untuk menghapus penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Sebab, pemerintah ingin mengalihkan penggunaan sumber energi fosil ke energi baru dan terbarukan (EBT).

Menteri ESDM, Arifin Tasrif menjelaskan, peralihan ini untuk menekan emisi yang dihasilkan dari PLTD itu. Saat ini, kata dia, terdapat 58 lokasi yang menggunakan PLTD sebagai sumber energi listrik.

"Memang kami memiliki 2 giga watt solar, ini ada di 56-58 lokasi. Kami sudah targetkan untuk diganti dalam masa transisi ini dengan gas," ujar Arifin saat rapat kerja dengan Badan Legislasi DPR, Selasa (14/12/2021).

Arifin menuturkan, nantinya PLTD tersebut digantikan dengan pembangkit listrik dengan sumber gas. Rencananya peralihan ini, dilaksanakan bertahap hingga 2024.

Ia melanjutkan, peralihan energi ini tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga daerah terpencil yang masih menggunakan generator diesel sebagai sumber listriknya.

"Di samping itu, kami juga masih ada kurang lebih 5 ribu lokasi yang masih menggunakan pembangkit dengan generator diesel, yang kami upayakan untuk kami ganti dengan energi baru terbarukan yang sumbernya bisa dari daerah setempat," ucap dia.

Sebelumnya, Arifin berencana memberhentikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di seluruh Indonesia. Pasalnya, pembangunan PLTU tidak masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2021-2030.

Menurut Arifin, ke depan pembangunan pembangkit listrik akan ke arah energi baru terbarukan (EBT).

"Pembangkitan PLTU yang baru tidak lagi menjadi opsi kecuali yang saat ini sudah commited dan dalam tahap konstruksi. Hal ini untuk membuka peluang, membuka ruang yang cukup besar untuk pengembangan EBT," ujar Arifin dalam sebuah Webinar, Selasa (5/10/2021).

baca juga

Arifin mengungkapkan, dalam RUPTL tersebut kini porsi pembangkit listrik ramah lingkungan dan EBT lebih besar dibanding energi fosil. Ia mengungkapkan, saat ini porsi pembangunan pembangkit listrik RUPTL sebesar 51,6 persen.

"RUPTL ini lebih hijau karena porsi penambahan pembangkit EBT hingga mencpai 51,6 persen lebih besar dibandingkan dengan penambahan fosil yang sebesar 48,4 persen," ucap dia.

Pemberhentian pembangunan PLTU ini, tutur Arifin, juga karena pembangunan pembangkit lain yang lebih murah. Misalnya, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dinilai lebih murah dibandingkan PLTU.

"Itu kita upayakan untuk kita ganti dengan energi baru terbarukan yang sumbernya bisa dari daerah setempat," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PVMBG: Potensi Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Masih Ada

PVMBG: Potensi Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Masih Ada

Jakarta | Senin, 06 Desember 2021 | 16:23 WIB

Mitigasi, Kementerian ESDM Sampaikan Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Semer

Mitigasi, Kementerian ESDM Sampaikan Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Semer

Jakarta | Senin, 06 Desember 2021 | 15:48 WIB

Badan Geologi Kemen ESDM: Awan Panas Guguran Ancaman Khas Gunung Semeru

Badan Geologi Kemen ESDM: Awan Panas Guguran Ancaman Khas Gunung Semeru

News | Minggu, 05 Desember 2021 | 17:08 WIB

Aktivitas Masyarakat Mulai Pulih, Kementerian ESDM Tambah Alokasi Untuk Biodiesel

Aktivitas Masyarakat Mulai Pulih, Kementerian ESDM Tambah Alokasi Untuk Biodiesel

Bisnis | Rabu, 01 Desember 2021 | 10:10 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×