Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Optimisme The Fed Bikin Harga Minyak Dunia Melesat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 17 Desember 2021 | 07:42 WIB
Optimisme The Fed Bikin Harga Minyak Dunia Melesat
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melesat sekitar 2 persen pada perdagangan Kamis, kenaikan harga ini ditopang oleh optimisme The Fed, bank sentral AS, terhadap ekonomi yang mampu mengalahkan kekhawatiran penyebaran varian omicron.

Mengutip CNBC, Jumat (17/12/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak USD1,14 atau 1,5 persen menjadi USD75,02 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melejit USD1,51, atau 2,1 persen menjadi menetap di posisi USD72,38 per barel.

Minyak mentah dan aset berisiko lainnya seperti ekuitas juga mendapat dorongan setelah The Fed memberikan prospek ekonomi yang optimistis, mendongkrak semangat investor bahkan ketika bank sentral Amerika itu menandai berakhirnya stimulus moneter yang telah lama ditunggu-tunggu.

"Pasar takut dengan apa yang akan dilakukan The Fed, dan sekarang setelah melihat ke sekeliling dan kita tahu apa yang kita hadapi, pasar reli," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Permintaan meningkat pada 2021 setelah kejatuhan tahun lalu. Rabu, Badan Informasi Energi (EIA) Amerika mengatakan produk yang dipasok oleh pengilangan--proksi untuk permintaan--melonjak pada minggu terakhir menjadi 23,2 juta barel per hari.

"Angka-angka itu menunjukkan latar belakang ekonomi yang sehat," kata Tamas Varga, analis PVM.

"Meski pengumuman The Fed memicu lonjakan harga minyak dan ekuitas, penarikan dukungan ekonomi bersamaan dengan krisis Omicron adalah dua hambatan utama yang dihadapi pasar minyak saat ini," papar dia.

Memberikan dukungan harga lebih lanjut, EIA juga melaporkan bahwa stok minyak mentah AS turun 4,6 juta barel, lebih dari perkiraan analis.

baca juga

Di Arab Saudi, ekspor minyak mentah pada Oktober naik selama enam bulan berturut-turut ke level tertinggi sejak April 2020, menurut Joint Organisation Data Initiative ( JODI ), Kamis.

Membatasi kenaikan adalah kekhawatiran tentang virus dan prospek surplus pasokan tahun depan, seperti yang disebutkan oleh Badan Energi Internasional dalam laporan bulanannya minggu ini.

Inggris dan Afrika Selatan melaporkan rekor kasus Covid-19 harian sementara banyak perusahaan di seluruh dunia meminta karyawannya untuk bekerja dari rumah, yang dapat membatasi permintaan di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Berhasil Rebound Usai Pernyataan The Fed

Harga Minyak Dunia Berhasil Rebound Usai Pernyataan The Fed

Bisnis | Kamis, 16 Desember 2021 | 07:28 WIB

Varian Omicron Makin Mengkhawatirkan, Harga Minyak Dunia Ambles

Varian Omicron Makin Mengkhawatirkan, Harga Minyak Dunia Ambles

Bisnis | Rabu, 15 Desember 2021 | 07:31 WIB

Omicron Menyebar di 60 Negara, Harga Minyak Dunia Tertekan Melemah

Omicron Menyebar di 60 Negara, Harga Minyak Dunia Tertekan Melemah

Bisnis | Selasa, 14 Desember 2021 | 07:27 WIB

Terkini

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

×