Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Verena Multi Finance Siapkan Belanja Modal Hingga Rp 30 Miliar di 2022

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 22 Desember 2021 | 12:04 WIB
Verena Multi Finance Siapkan Belanja Modal Hingga Rp 30 Miliar di 2022
PT Verena Multi Finance Tbk (VRNA) menggelar public expose. (Suara.com/Mohammad Fadil Djailani)

Suara.com - PT Verena Multi Finance Tbk (VRNA) perusahaan pembiayaan di sektor ritel dan korporasi menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp20 miliar sampai Rp30 miliar di tahun 2022 mendatang.

Capex ini diantaranya akan digunakan untuk beberapa rencana pengembangan bisnis, salah satu melakukan pembukaan cabang baru di daerah dan digitalisasi.

"Tahun depan kami berencana untuk membuka cabang baru dan melakukan digitalisasi, ini dimaksudkan untuk memberi kemudahan konsumen kami dalam melakukan pembayaran pinjaman, jadi kira-kira sekitar Rp20 sampai Rp30 miliar," ucap Direktur Verena Multi Finance, Andi Harjono dalam public expose perseroan di Jakarta, Rabu (22/12/2021).

Sumber dana yang bakal digunakan kata dia berasal dari kas perseroan yang saat ini terbilang masih cukup.

"Karena kami masih memiliki kas internal yang cukup, apalagi pemegang saham kami seperti Mizuho Leasing dan Panin Bank memiliki ketersediaan dana yang sangat cukup," kata Andi.

Sementara itu, Direktur Unit Bisnis Ritel Yudi Gustiawan menambahkan bahwa pada tahun depan bisnis pembiayaan bakal makin moncer, mengingat kondisi pemulihan perekonomian sudah menunjukkan tren positif.

"Kami optimistis bahwa pertumbuhan industri pembiayaan pada tahun depan akan semakin baik, ruang untuk tumbuh masih sangat lebar," katanya.

Di kuartal III 2021, VRNA mencatatkan pembiayaan sebesar Rp2,17 triliun, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp2,41 triliun.

Pembiayaan terdiri atas pembiayaan konsumen Rp1,19 triliun, naik dari Rp1,09 triliun, sewa pembiayaan Rp833 miliar, lebih rendah dari Rp1,21 triliun, dan pembiayaan lainnya Rp142,34 miliar, yang naik dari Rp113,58 miliar.

baca juga

Penurunan itu berimbas terhadap kinerja pendapatan VRNA yang tercatat Rp225,34 miliar, turun dari Rp236,44 miliar.

Kontribusi pendapatan terbanyak berasal dari pembiayaan konsumen Rp138,29 miliar, sewa pembiayaan Rp51,80 miliar, administrasi dan provisi Rp21,34 miliar, penalti Rp9,53 miliar, bunga Rp346,38 juta, dan pendapatan lainnya Rp4,01 miliar.

Meski demikian, perusahaan ini mampu mengumpulkan laba periode berjalan Rp24,23 miliar, melambung tinggi dibandingkan periode serupa tahun lalu, laba sebesar Rp1,40 miliar. Ini disebabkan adanya efisiensi pada beban, khususnya dari bunga dan keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Kapasitas Petani Garam, LPEI Gandeng Nusa Gastromy Foundation

Tingkatkan Kapasitas Petani Garam, LPEI Gandeng Nusa Gastromy Foundation

Bisnis | Rabu, 22 Desember 2021 | 09:35 WIB

Dukung Rumput Laut Indonesia Mendunia, LPEI Resmikan Program Desa Devisa di Sidoarjo

Dukung Rumput Laut Indonesia Mendunia, LPEI Resmikan Program Desa Devisa di Sidoarjo

Bisnis | Senin, 20 Desember 2021 | 14:58 WIB

Survei BI: Permintaan dan Penyaluran Perbankan November Meningkat

Survei BI: Permintaan dan Penyaluran Perbankan November Meningkat

Bisnis | Minggu, 19 Desember 2021 | 18:44 WIB

Terkini

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

×