Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Start Up Ini Inovasi Hijaukan Lahan di Indonesia, Dengan Teknologi Blockchain

Iwan Supriyatna

Kamis, 23 Desember 2021 | 15:27 WIB
Start Up Ini Inovasi Hijaukan Lahan di  Indonesia, Dengan Teknologi Blockchain
Start Up Ini Inovasi Hijaukan Lahan di Indonesia, Dengan Teknologi Blockchain.

Suara.com - Terobosan baru dari Perusahaan Start Up PT Green Gold Arthabuana yang melakukan gerakan menghijaukan lahan di Indonesia, dengan menggunakan teknologi blockchain.

Gerakan penghijauan ini akan di buka secara resmi ke pasar perdagangan aset crypto NUSAKU, melalui jaringan BEP20, Selasa malam pukul 21.21 Wib (21/12/2021).

Pembukaan Publik Sale ini di lakukan langsung melalui group komunitas telegram NUSAKU, dihadiri CEO NUSAKU
Yohanis Cianes Walean.

"NUSAKU token merupakan gebrakan dalam proses pencatatan digital data pohon, yang di gunakan untuk claim carbon credit," kata Yohanis.

Di harapkan melalui NUSAKU ini, akan memberikan pencatatan data yang valid sesuai dengan keterbukaan akses online 24 jam dalam technologi blockchain.

Menurutnya, NUSAKU akan mengeluarkan Sertifikat Digital sebagai bahan verifikasi basis data, dari berbagai sektor pencatatan baik offline dan online.

"Secara offline di lapangan melalui data dari para petani yang membuat bibit, menanam pohon, lokasi tanam. Melalui system' online ini ada di teknologi Blockchain yang melakukan pencatatan data dari pembelian aset digital crypto yang di lakukan para holder NUSAKU mengadopsi pohon, disebut dengan Oxygenerators," paparnya.

Yohanis menyebutkan, saat investasi di cryptocurrency para investor akan di kenakan tax fee, dari transaksi jual dan beli NUSAKU, dimana dana tersebut akan di gunakan untuk biaya Tree Adoption.

"NUSAKU akan menggebrak metode reboisasi di Indonesia, merupakan solusi efektif dalam melawan perubahan iklim dengan menggunakan technologi Blockchain," jelasnya.

baca juga

Yohanis menyebutkan, melalui NUSAKU ini, akan mempermudah sektor pendanaan dari publik melalui perdagangan aset crypto currency.

"Sifat dari investasi itu akan selalu naik, sehingga semakin banyak orang yang bergabung sebagai Oxygenerators dan membeli NUSAKU, berarti secara otomatis telah ikut serta dalam gerakan penanaman pohon secara massive," paparnya.

Pelopor cryptocurrency adalah Bitcoin dan yang seperti kita tahu harga BTC dalam 10 tahun terakhir mengalami peningkatan yang sangat pesat, untuk itu diharapkan melalui NUSAKU para pedagang aset crypto dapat mengetahui potensi bisnis dari project ini.

Saat melakukan proses perdagangan aset crypto di market maka secara otomatis menyelamatkan lingkungan.

Melalui NUSAKU Token, PT Green Gold Arthabuana di harapkan bisa melakukan percepatan pendanaan dalam penanaman pohon di 22.000.000 lahan kosong Indonesia segera tercapai dalam waktu 10 th ke depan.

Saat ini NUSAKU bekerja sama dengan Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (KOPRABUH), yang memiliki 3.000.000 hektar lahan milik petani serta telah menanamkan 300.000.000 pohon sejak 2006, jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

31 Bidang Lahan Dikosongkan Untuk Pembangunan UIII di Depok

31 Bidang Lahan Dikosongkan Untuk Pembangunan UIII di Depok

Bogor | Kamis, 23 Desember 2021 | 09:14 WIB

Warga yang Masih Bertahan di Area Sirkuit Mandalika Diberi Waktu Sebulan Untuk Pindah

Warga yang Masih Bertahan di Area Sirkuit Mandalika Diberi Waktu Sebulan Untuk Pindah

Bali | Rabu, 22 Desember 2021 | 10:04 WIB

Diberi Waktu Sampai Akhir Desember, Warga di Dalam Sirkuit Mandalika Mulai Pindah

Diberi Waktu Sampai Akhir Desember, Warga di Dalam Sirkuit Mandalika Mulai Pindah

Bali | Rabu, 22 Desember 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Feng Shui Kamar Tidur di Atas Dapur, Benarkah Bisa Bikin Sial?

Feng Shui Kamar Tidur di Atas Dapur, Benarkah Bisa Bikin Sial?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Pidato Prabowo Tak Beri Kepastian, 20 Ribu PPPK Paruh Waktu Siap Geruduk Istana

Pidato Prabowo Tak Beri Kepastian, 20 Ribu PPPK Paruh Waktu Siap Geruduk Istana

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Pelita Kecil di Kolong Langit

Pelita Kecil di Kolong Langit

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Dua Bulan Lagi Bebas! Acil Napi Lapas Warungkiara Malah Kabur Gara-gara Ditegur Main HP

Dua Bulan Lagi Bebas! Acil Napi Lapas Warungkiara Malah Kabur Gara-gara Ditegur Main HP

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kitab Tanbihul Ghafilin: Mengetuk Hati yang Lalai di Tengah Gemerlap Dunia

Kitab Tanbihul Ghafilin: Mengetuk Hati yang Lalai di Tengah Gemerlap Dunia

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Capek Antre Pertalite? Ini 4 Motor Listrik Uwinfly Termurah untuk Mobilitas Harian Anda

Capek Antre Pertalite? Ini 4 Motor Listrik Uwinfly Termurah untuk Mobilitas Harian Anda

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul di Luar Izin, Ahli Sebut Tak Sah

Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul di Luar Izin, Ahli Sebut Tak Sah

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Jadwal Lengkap Persija di Super League 2026/2027: Ujian Berat Pasukan STY di Dua Pekan Pertama

Jadwal Lengkap Persija di Super League 2026/2027: Ujian Berat Pasukan STY di Dua Pekan Pertama

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Relokasi akibat Perubahan Iklim: Mengapa Tak Cukup dengan Memindahkan Warga ke Tempat Aman?

Relokasi akibat Perubahan Iklim: Mengapa Tak Cukup dengan Memindahkan Warga ke Tempat Aman?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:55 WIB

×