Geramnya Luhut, Berpuluh-puluh Tahun Indonesia Cuma Andalkan Ekspor Komoditas Murah

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 12 Januari 2022 | 11:54 WIB
Geramnya Luhut, Berpuluh-puluh Tahun Indonesia Cuma Andalkan Ekspor Komoditas Murah
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

Suara.com - Indonesia membutuhkan paling sedikit angka pertumbuhan ekonomi rata-rata 6 persen setiap tahunnya untuk mencapai target negara maju pada tahun 2045.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan pun mengungkapkan bahwa target tersebut sangatlah krusial dan perlu untuk kerja keras untuk mencapainya.

"Target ini krusial," kata Luhut dalam acara 'Market Outlook 2022: Gaining From Global Disorder' Rabu (12/1/2022).

Krusialnya kata Luhut karena Indonesia tidak akan selamanya mengandalkan bonus demografi, dia tidak ingin Indonesia mengalami 'growing old before growing rich'.

"Karena hal yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan nilai tambah atau kompleksitas produk ekspor," kata Luhut.

Dia bilang berpuluh-puluh tahun Indonesia sangat nyaman hanya mengandalkan ekspor komoditas murah yang tidak memiliki nilai tambah, sumber daya alam di keruk habis tapi manfaat untuk negara dan masyarakat sangat sedikit.

Luhut bercerita sejak tahun 1970, Indonesia sangat mengandalkan ekspor karet dan minyak mentah yang tidak memiliki nilai tambah sama sekali, kondisi ini terus terjadi hingga tahun 2000-an, di mana Indonesia masih mengandalkan ekspor komoditas mentah yang murah, seperti batu bara dan CPO.

Untuk itu sejak pemerintah Joko Widodo (Jokowi) lanjut Luhut pemerintah mengubah mindset bisnis untuk meningkatkan perekonomian Indonesia, salah satunya meningkatkan hilirasi produk ekspor.

"Pada tahun 2019 kita berubah, di mana hilirasi nikel ke produk stainless steel ke produk besi dan baja. Dan menjadikan Indonesia menduduki peringkat 17 dunia tahun 2019 sebagai eksportir dari sebelumnya tidak masuk 20 besar," papar Luhut.

baca juga

Dan pada tahun 2021 lalu, Luhut cukup bangga karena eskpor produk besi dan baja Indonesia menduduki peringkat 6 dunia.

"Ini membantu kondisi ekonomi eksternal kita," kata Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut: Jangan Jadi Negara Pecundang!

Luhut: Jangan Jadi Negara Pecundang!

Bisnis | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:10 WIB

802 Kasus Covid-19 Dilaporkan dalam Sehari, Menko Luhut: Jangan Panik, Tetap Waspada

802 Kasus Covid-19 Dilaporkan dalam Sehari, Menko Luhut: Jangan Panik, Tetap Waspada

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 23:55 WIB

Positif Covid-19 Meroket 802 Kasus, Luhut Klaim Karena Banyak Orang dari Luar Negeri

Positif Covid-19 Meroket 802 Kasus, Luhut Klaim Karena Banyak Orang dari Luar Negeri

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 21:56 WIB

Luhut Sebut Ketergantungan Indonesia Ekspor Komoditas Mentah Bisa Berakibat Fatal

Luhut Sebut Ketergantungan Indonesia Ekspor Komoditas Mentah Bisa Berakibat Fatal

News | Selasa, 11 Januari 2022 | 17:19 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×