Pemerintah Disarankan Impor Sapi Dibanding Daging Beku, Ini Kelebihannya

M Nurhadi

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:29 WIB
Pemerintah Disarankan Impor Sapi Dibanding Daging Beku, Ini Kelebihannya
Pembeli memegang daging yang digantung di Pasar Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (11/4/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

Suara.com - Pemerintah disarankan mengimpor sapi bakalan daripada impor daging beku untuk memenuhi kebutuhan daging nasional karena lebih menguntungkan dan memberi dampak ganda bagi perekonomian nasional.

Hal ini disampaikan Ketua Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) Didiek Purwanto Didiek dalam webinar mengenai impor daging yang diselenggarakan oleh Pataka yang dipantau di Jakarta, Kamis (13/1/2021).

Menurutnya, impor sapi bakalan bisa menggerakkan ekonomi di usaha penggemukan sapi sementara impor daging beku hanya akan dijual langsung kepada konsumen.

Ia memberi contoh, jika dilakukan impor 100 kg daging maka hanya akan menyediakan 100 kg daging untuk dikonsumsi. Sementara jika impor sapi bakalan seberat 300 kg yang jika dikonversikan menjadi daging seberat 100 kg bisa menghasilkan sapi seberat 476 kg atau setara daging 167 kg dalam 90 sampai 120 hari.

Selama proses penggemukan yang memakan waktu 90 sampai 120 hari tersebut, diperlukan pangan lokal berupa tumbuhan hijau, konsentrat, limbah pertanian, dan mineral yang diproduksi di dalam negeri.

Selain itu, sapi bakalan yang telah digemukkan juga bisa menghasilkan produk sampingan lain berupa jeroan, lemak, tulang untuk bahan baku sejumlah masakan dan juga menghasilkan kompos dari kotoran sapi.

"Beda dengan daging beku, impor 20 ribu ton, ya cuma 20 ribu ton, tidak ada peningkatan apa-apa, tidak ada multiplier efek di situ, tidak ada proses produksi, tidak ada keterlibatan banyak orang," kata Didiek via Antara.

Diperkirakan, daging sapi tahun 2022 yang diperkirakan masih akan minus 290 ribu ton. Hal itu didapatkan dari estimasi kebutuhan sebanyak 706 ribu ton sementara produksi lokal hanya 415 ribu ton.

Sehingga, membutuhkan impor sapi bakalan sebanyak 625 ribu ekor yang setara dengan 119.806 ton daging serta tambahan impor daging sebanyak 170.652 ton untuk memenuhi defisit tersebut.

baca juga

Terlebih, menurut Didiek, defisit daging sapi secara nasional terus meningkat sejak 2016 yang sebesar 250 ribu ton menjadi paling tinggi 294 ribu ton pada tahun 2020 dan kembali menurun menjadi 270 ribu ton pada 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Baru Berlalu, Harga Daging Sapi di Bandung Belum Juga Turun

Tahun Baru Berlalu, Harga Daging Sapi di Bandung Belum Juga Turun

Jabar | Rabu, 12 Januari 2022 | 16:53 WIB

Belasan Warga Keracunan Usai Makan Daging Sapi yang Ditemukan Mati

Belasan Warga Keracunan Usai Makan Daging Sapi yang Ditemukan Mati

Sumut | Selasa, 11 Januari 2022 | 17:26 WIB

Penyakit Sapi Gila Merebak, China dan Filipina Tunda Ekspor Daging Dari Kanada

Penyakit Sapi Gila Merebak, China dan Filipina Tunda Ekspor Daging Dari Kanada

Bisnis | Selasa, 11 Januari 2022 | 09:33 WIB

Dharma Jaya Berencana Impor 2.500 Ton Daging Sapi sampai Lebaran

Dharma Jaya Berencana Impor 2.500 Ton Daging Sapi sampai Lebaran

Jakarta | Jum'at, 07 Januari 2022 | 02:05 WIB

Cara Membuat Sate Maranggi yang Empuk, Spesial Nikmat Khas Purwakarta

Cara Membuat Sate Maranggi yang Empuk, Spesial Nikmat Khas Purwakarta

Lifestyle | Rabu, 05 Januari 2022 | 20:53 WIB

Stok Ternak Aman, Ini Harga Daging Sapi dan Daging Ayam Jelang Nataru

Stok Ternak Aman, Ini Harga Daging Sapi dan Daging Ayam Jelang Nataru

Batam | Kamis, 23 Desember 2021 | 12:23 WIB

Terkini

Inilah Pemenang Anugerah Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026

Inilah Pemenang Anugerah Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan 2026

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 21:47 WIB

Ricky Soebagdja Puji Mentalitas Student-Athlete di Campus League, BINUS Juara Regional Bandung

Ricky Soebagdja Puji Mentalitas Student-Athlete di Campus League, BINUS Juara Regional Bandung

Sport | Jum'at, 18 September 2026 | 21:27 WIB

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah, Ringankan Beban Masyarakat Desa Kedundung Sampang Saat Kemarau

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 21:21 WIB

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

Pidato Zulhas di HUT PAN: Warna Partai Tak Boleh Lebih Besar dari Merah Putih

News | Jum'at, 18 September 2026 | 21:12 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

5 Zodiak Paling Beruntung di September 2026, Hoki Berlanjut hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 21:05 WIB

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 21:00 WIB

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

×