Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Direktur BEI Pastikan Bisnis Broker Saham Makin Semarak, Tapi Butuh Modal Besar

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 13 Januari 2022 | 16:52 WIB
Direktur BEI Pastikan Bisnis Broker Saham Makin Semarak, Tapi Butuh Modal Besar
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) Laksono Widodo. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) di tahun 2021 mencapai 7,47 juta. Angka investor pasar modal tersebut meningkat sebesar 92,7 persen dari tahun sebelumnya. 

Data lainnya juga menyebutkan, investor reksa dana menjadi yang terbanyak dengan jumlah mencapai 6,82 juta SID. Selain itu, total investor Surat Berharga Negara (SBN) juga meningkat 32,68 persen menjadi 610,82 ribu orang. Sementara investor saham bertambah 103 persen menjadi 3,4 juta orang.

Di tengah pertumbuhan signifikan dari investor di Pasar Modal Indonesia, ada hal lain yang juga sangat penting untuk diperhatikan yaitu, kekuatan broker atau sekuritas dalam mendukung transaksi saham yang dilakukan oleh para investor.

Serta ketatnya persaingan antara satu sekuritas dengan sekuritas lainnya yang bergantung pada modal kerja.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo menyatakan soal kemajuan dan menariknya bisnis broker atau sekuritas.

“Bisnis sekuritas masih menarik tapi membutuhkan komitmen dan permodalan yang tidak sedikit. Modal tersebut, lanjutnya, digunakan untuk pengembangan otomasi dan kebutuhan terhadap bisnis daring," kata Laksono dalam keterangan persnya pada Kamis (13/1/2022).

Laksono menambahkan ke depannya  industri sekuritas akan semakin kompetitif dalam hal persaingan antara sesama. Selain itu juga dia optimis soal perkembangan industry sekuritas yang akan terus tumbuh, termasuk didalamnya mengenai proporsi jumlah sekuritas dan investor. 

“Hal ini  didorong oleh pengembangan tekonologi yang semakin mendomninasi,” ujarnya.

Salah satu sekuritas dengan potensi perkembangan yang sangat kuat, yakni PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) yang menggunakan kode broker BQ.

Sekuritas yang memiliki modal sangat kuat itu telah memperkenalkan produk KOINS sebagai aplikasi trading online yang tangguh.

Korea Investment And Sekuritas Indonesia (KISI) adalah anak perusahaan Korea Investment Holdings (KIH) unggulan di Korea Selatan.

Kepemilikan Investasi (KIH), yang merupakan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Korea dengan pasar kapitalisasi sekitar Rp 73 triliun.

Sejak didirikan pada tahun 1974, secara resmi dimiliki dan dianggap oleh pemerintah sebagai Perusahaan investasi pertama di Korea Selatan.

KIH Group membentuk struktur konglomerat saat ini melalui serangkaian merger, yaitu antara Dongwon Securities dan Korea Investment Trust yang telah terdaftar sejak 2003.

KIH Group saat ini dibentuk oleh 1 sekuritas unggulan dengan 2 aset perusahaan pengelola, dan lainya termasuk bank daerah, multifinance, private equity, hedge fund, dan bank digital terbesar di Korea Selatan, Kakao Bank.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemilik Restoran Gokana dan Raa Cha Mau IPO, Siap Raup Dana Segar Rp 633 Miliar

Pemilik Restoran Gokana dan Raa Cha Mau IPO, Siap Raup Dana Segar Rp 633 Miliar

Bisnis | Kamis, 13 Januari 2022 | 15:28 WIB

Harga Naik 185% Dalam 12 Hari, Perdagangan Saham AirAsia (CMPP) Dihentikan Sementara

Harga Naik 185% Dalam 12 Hari, Perdagangan Saham AirAsia (CMPP) Dihentikan Sementara

Bisnis | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:26 WIB

IPO GoTo Bakal Tentukan Nasib Unicorn di Bursa Efek Indonesia

IPO GoTo Bakal Tentukan Nasib Unicorn di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Januari 2022 | 20:34 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB