Pengusaha Tak Masalahkan Ada BLU Batu Bara, Asal Ekspor Jalan

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 13 Januari 2022 | 18:08 WIB
Pengusaha Tak Masalahkan Ada BLU Batu Bara, Asal Ekspor Jalan
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Arsjad Rasjid.

Suara.com - Pemerintah berencana untuk membentuk Badan Layanan Umum (BLU) yang memungut dana dari produsen batu bara. Dan ini nantinya dikelola untuk menangani permasalahan pasokan batu bara ke depannya.

Terkait rencana itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Arsjad Rasjid tidak menyoal adanya BLU yang memungut sebagian dari pendapatan para produsen batu bara. Hanya saja, pemerintah harus menjamin para produsen bisa mendapatkan pendapatan dari kegiatan ekspor batu bara.

"Di sisi lain juga pendapatan negara untuk upaya ekspor kita lakukan juga, jadi supaya dapat dua-duanya," ujar Arsjad saat ditemui di Restoran Batik Kuring Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Selain itu, Arsjad yang juga Bos perusahaan tambang PT Indika Energy Tbk ini meminta pemerintah menyetarakan harga jual batu bara. Ia melihat, saat ini harga pasar dengan harga domestic market obligation (DMO) berbeda.

Untuk diketahui, saat ini harga acuan batu bara oleh pemerintah dipatok sebesar USD 70 per ton.

"Nah ini yg kita lakukan adalah supaya ujungnya harganya sama, walaupun pembebanannya itu harus dibebankan kepada yang nantinya secara menyeluruh dalam industrinya. Nah ini mencari titik temu. Jadi saya menyambut sekali yang namanya BLU. Saya diajak untuk berdiskusi, harapannya ada satu solusi jangka panjang," ucap dia.

Ketika ditanya kerugian dengan dana pungutan, Arsjad juga tidak mempermasalahkan, yang terpenting para produsen bisa mendapatkan pendapatan dari kegiatan ekspor.

"Kita jangan bicara kerugian deh, sekarang kita lebih baik bicara memastikan pendapatan bisa masuk. Pertama, kan supaya ketahanan energi terjaga, lalu revenue pendapatan negara terjaga, apalagi dengan keadaan seperti sekarang ini," imbuh dia.

Sebelumnya,  Menko Luhut juga meminta tim lintas K/L menyiapkan solusi Badan Layanan Umum (BLU) untuk pungutan batu bara. Ia meminta dalam waktu tujuh hari, rencana tersebut sudah bisa dipaparkan kepadanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Tambahan Stok, Menteri ESDM Arifin Tasrif Pastikan Pasokan Batu Bara PLN untuk PLTU Aman

Ada Tambahan Stok, Menteri ESDM Arifin Tasrif Pastikan Pasokan Batu Bara PLN untuk PLTU Aman

Bisnis | Kamis, 13 Januari 2022 | 17:18 WIB

Seperti Luhut, Anggota Komisi VII DPR Juga Ingin PLN Batu Bara Dibubarkan

Seperti Luhut, Anggota Komisi VII DPR Juga Ingin PLN Batu Bara Dibubarkan

Bisnis | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:39 WIB

Menko Luhut Ungkap Syarat Perusahaan Boleh Ekspor Batu Bara

Menko Luhut Ungkap Syarat Perusahaan Boleh Ekspor Batu Bara

Bisnis | Kamis, 13 Januari 2022 | 10:09 WIB

Menteri ESDM Arifin Tasrif Masih Menunggu Status Pasokan Batu Bara PLN Cukup untuk Buka Keran Ekspor

Menteri ESDM Arifin Tasrif Masih Menunggu Status Pasokan Batu Bara PLN Cukup untuk Buka Keran Ekspor

Bisnis | Rabu, 12 Januari 2022 | 17:54 WIB

Terkini

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB

Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya

Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:35 WIB

HSBC Siap PHK Massal hingga 20.000 Karyawan

HSBC Siap PHK Massal hingga 20.000 Karyawan

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:20 WIB

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:37 WIB

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:18 WIB

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:00 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:38 WIB

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:48 WIB

CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran

CIMB Niaga Maksimalkan Layanan Digital Selama Liburan Nyepi dan Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:40 WIB

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Cara Memutar Uang Rp500 Ribu Agar Berlipat Ganda, Panduan Lengkap Bagi Pemula

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 06:30 WIB