Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kementerian BUMN Tengah Lakukan Persiapan Bubarkan PT PLN Batu Bara

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 14 Januari 2022 | 11:57 WIB
Kementerian BUMN Tengah Lakukan Persiapan Bubarkan PT PLN Batu Bara
Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga memberikan sambutan saat pembukaan Festival Bumi Berdaya di Grand Inna Malioboro, Yogyakarta, Jumat. (ANTARA/Luqman Hakim)

Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mempersiapkan segala hal untuk membubarkan anak usaha PT PLN (Persero) yaitu PT PLN Batu Bara.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menjelaskan butuh proses panjang dalam rencana pembubaran PLN Batu Bara. Salah satunya, melakukan perhitungan aset yang dimiliki PLN Batu bara.

"Kita perlu juga harus dihitung teknisnya hitung asetnya seberapa banyak kan nggak bisa ini, harus ada proses itu juga, nanti dari sana baru kita ambil langkah untuk pembubarannya," ujar Arya kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Menurut Arya, dibubarkannya PLN Batu Bara merupakan upaya efisiensi, karena PLN selama ini membeli batu bara dari anak usahanya sendiri tidak langsung dari produsen.

Artinya PLN Batu Bara beli dari produsen batu bara dan kemudian dijual kembali ke induk usaha PLN.

"Ini kan tetap saja mau nggak mau PLN Batu Bara ambil margin juga pasti kan. Jadi kita mau efisiensi yang akan dilakukan dengan cara ini nanti pemilik-pemilik batu bara langsung ke PLN nggak lagi pake di tengah-tengah PLN Batu Bara, ini efisiensi dari kita," ucap dia.

Arya melanjutkan, upaya ini juga bagian dari memperbaiki kinerja para BUMN-BUMN. Sehingga, Kementerian bakal menindak tegas hingga pembubaran jika anak usaha yang menghambat proses bisnis induk usaha.

"Di sisi lain soal nanti apakah di sana banyak selama ini permainan atau nggak itu nanti hasil audit kita dan sebagainya akan jelas itu semua. Kita tunggu saja yang pasti kita akan selalu transparan untuk itu," imbuh dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta PT PLN (Persero) membubarkan anak usahanya yang berhubungan dengan batu bara yaitu PT PLN Batubara.

Dengan dibubarkannya anak usaha itu, maka PLN diminta untuk membeli batu bara tidak lewat perantara atau trader, tetapi langsung membeli ke produsen.

"Nggak ada (lewat trader lagi). PLN Batu Bara kita minta akan bubarin," ujar Luhut di Jakarta yang ditulis Selasa (11/1/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Ancam Bakal Hapus Anak Usaha PLN yang Hambat Bisnis

Erick Thohir Ancam Bakal Hapus Anak Usaha PLN yang Hambat Bisnis

Bisnis | Kamis, 06 Januari 2022 | 16:27 WIB

Komentari Kisruh Pertamina, Pengamat: Pemerintah Tak Bisa Larang Karyawan Mogok Kerja

Komentari Kisruh Pertamina, Pengamat: Pemerintah Tak Bisa Larang Karyawan Mogok Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 Desember 2021 | 17:51 WIB

Wamen BUMN Yakin Proses PKPU Garuda Indonesia Bisa Selesai 180 Hari

Wamen BUMN Yakin Proses PKPU Garuda Indonesia Bisa Selesai 180 Hari

Bisnis | Rabu, 22 Desember 2021 | 21:31 WIB

Kejar Target 24 Persen, Kementerian BUMN Genjot Pembiayaan Usaha Ultra Mikro di DIY

Kejar Target 24 Persen, Kementerian BUMN Genjot Pembiayaan Usaha Ultra Mikro di DIY

Jogja | Jum'at, 17 Desember 2021 | 20:42 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB