Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Miliarder AS Sebut Tak Ada Satupun Pihak Peduli dengan Pelanggaran HAM China Terhadap Etnis Uyghur

M Nurhadi

Selasa, 18 Januari 2022 | 13:57 WIB
Miliarder AS Sebut Tak Ada Satupun Pihak Peduli dengan Pelanggaran HAM China Terhadap Etnis Uyghur
Warga Muslim Uighur sedang menunaikan ibadah sholat. (Shutterstock)

Suara.com - Investor sekaligus miliarder Chamath Palihapitiya baru-baru ini menducir perhatian di media sosial usai menyebut tidak ada satupun pihak yang peduli dengan pelanggaran HAM yang menimpa etnis Uyghur di CHina.

Hal itu ia sampaikan kala menjadi tamu di Podcast All-in yang dibawakan co-host Jason Calacanis. Ia sendiri mengakui bahwa dirinya tidak terlalu peduli dengan etnis minoritas di wilayah barat laut China Xinjiang tersebut.

“Setiap kali saya mengatakan bahwa saya peduli dengan Uyghur, saya benar-benar berbohong jika saya tidak terlalu peduli. Jadi, saya lebih suka tidak berbohong kepada Anda dan mengatakan yang sebenarnya, itu bukan prioritas bagi saya, ”kata Palihapitiya.

Tidak lama setelahnya, tim NBA Golden State Warriors itu mengklarifikasi bahwa sosok yang memiliki kepemilikan 10% saham klub tersebut tidak mewakili opini klub.

Calacanis dan Palihapitiya mulai berbicara tentang Uyghur ketika Calacanis memuji pendekatan kebijakan luar negeri Presiden Joe Biden ke China.

Mengutip dari CNBC Internasional, Biden menyebut, etnis Uyghur dan minoritas Muslim di wilayah itu jadi 'korban kerja paksa' dan memperingatkan bagi usaha yang memiliki rantai investasi dari Xinjiang terkait hal ini.

Menjawab tuduhan tersebut, China menegaskan bahwa mereka tidak melakukan pelanggaran HAM di Xinjiang.

Dalam diskusi tersebut, Palihapitiya mengaku khawatir dengan masalah rantai pasokan, perubahan iklim, sistem perawatan kesehatan Amerika yang lumpuh serta potensi kejatuhan ekonomi dari invasi China ke Taiwan.

Ia lantas mengklarifikasi ucapannya tersebut. “Sebagai seorang pengungsi, keluarga saya melarikan diri dari negara dengan masalah hak asasi manusianya sendiri, jadi ini adalah sesuatu yang menjadi bagian dari pengalaman hidup saya,” kata Palihapitiya, yang lahir di Sri Lanka.

baca juga

“Untuk lebih jelasnya, keyakinan saya adalah bahwa hak asasi manusia penting, baik di China, Amerika Serikat, atau di tempat lain. Titik," sambung dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT Kereta Cepat Indonesia-China Klaim Kesulitan di Tunnel 2 Sudah Bisa Diselesaikan

PT Kereta Cepat Indonesia-China Klaim Kesulitan di Tunnel 2 Sudah Bisa Diselesaikan

Jabar | Selasa, 18 Januari 2022 | 13:41 WIB

Jelang Tahun Baru Imlek, China Perketat Pembatasan Sosial: Keluar Kota Wajib Lapor

Jelang Tahun Baru Imlek, China Perketat Pembatasan Sosial: Keluar Kota Wajib Lapor

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 11:32 WIB

Usai Matahari Buatan, Ilmuwan China Kini Berencana Buat Replika Bulan

Usai Matahari Buatan, Ilmuwan China Kini Berencana Buat Replika Bulan

Bisnis | Selasa, 18 Januari 2022 | 11:18 WIB

Yuk Dicatat, 5 Daftar Film China Terbaru Tayang di Tahun Baru Imlek

Yuk Dicatat, 5 Daftar Film China Terbaru Tayang di Tahun Baru Imlek

Your Say | Selasa, 18 Januari 2022 | 11:12 WIB

Ekonomi China Melambung Tinggi Meski Pandemi, Kok Bisa?

Ekonomi China Melambung Tinggi Meski Pandemi, Kok Bisa?

Bisnis | Selasa, 18 Januari 2022 | 08:50 WIB

Terdeteksi! Varian Omicron Nempel Di Paket Pos Internasional, Kini Menyebar Di Beijing

Terdeteksi! Varian Omicron Nempel Di Paket Pos Internasional, Kini Menyebar Di Beijing

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 08:13 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB