Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PPI Dapat Kontrak Jual Beli Ekspor Kopi ke Mesir Sebanyak 3.000 Ton

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 19 Januari 2022 | 06:18 WIB
PPI Dapat Kontrak Jual Beli Ekspor Kopi ke Mesir Sebanyak 3.000 Ton
Ilustrasi Kopi. [ukmberdaya.com]

Suara.com - Memulai awal tahun 2022, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia/ PPI telah berhasil mendapatkan kontrak jual beli ekspor kopi ke Mesir sebanyak 3000 Ton untuk periode Januari sampai dengan Desember 2022.

Ekspor ini telah berlangsung sejak September 202, dan direncanakan sepanjang tahun 2022 berdasarkan kontrak yang telah ditandatangani PPI dengan pihak Mesir dilaksanakan secara regular.

Kerjasama bilateral ini merupakan salah satu langkah untuk membangun kekuatan ekonomi di wilayah masing-masing, yang dapat memperluas akses pasar produk Indonesia lainnya menuju Afrika, Eropa dan Timur Tengah.

"Kopi Indonesia menjadi salah satu komoditas yang memenuhi kebutuhan kopi di Mesir, hal ini menjadi pemicu bagi kita dan petani kopi lokal untuk terus menjaga kualitas kopi dan meningkatkan hasil produksi, kedepannya kerja sama ini tetap terjalin dan memperluas jangkauan ekspor untuk produk-produk lainnya, begitupun produk dan komoditi dari member of ID Food," ucap Nina Sulistyowati Direktur Utama PT PPI ditulis Rabu (19/1/2022).

Direktur Komersial dan Pengembangan PT PPI, Andry Tanudjaja menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat.

"Ekspor ini akan berjalan regular sepanjang tahun 2022, dan kita akan terus support petani lokal dalam meningkatkan hasil produksi secara kualitas dan kuantitas. Kita akan jaga dari hulu sampai hilir, untuk mendorong efektifitas supply chain kopi dan proses value added dari komoditi kopi tersebut supaya go global," lanjutnya.

Ekspor perdana di tahun 2022 ini rencana akan dilepas pada minggu ke-3 Januari 2022 dari Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pada Launching ID Food baru lalu di Jakarta (12/01), perlunya pengaturan pengadaan dan logistik yang baik di tahun 2022 ini, serta memastikan ketersediaan barang, keterjangkauan barang serta mempunyai nilai tambah yang luar biasa dari ekspor.

Sementara Erick Thohir Menteri BUMN pada kesempatan yang sama mengatakan BUMN Holding Pangan akan berperan sebagai penyeimbang market untuk memastikan pertumbuhan ekonomi bangsa. Dorong peningkatan supply chain pangan dengan menjaga stabilitas rantai pasok pangan.

PT PPI sebagai Member Of ID Food bersama PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari, PT Garam dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang berperan sebagai Induk Holding BUMN Pangan fokus memperkuat perekonomian Indonesia melalui upayaupaya strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nggak Nyangka Satu Proyek Bareng Nicholas Saputra, Isyana Sarasvati Ngaku Tegang

Nggak Nyangka Satu Proyek Bareng Nicholas Saputra, Isyana Sarasvati Ngaku Tegang

Sumbar | Selasa, 18 Januari 2022 | 19:15 WIB

Isyana Sarasvati Tegang Ketemu Nicholas Saputra: Cakep Banget Ya Allah

Isyana Sarasvati Tegang Ketemu Nicholas Saputra: Cakep Banget Ya Allah

Lifestyle | Selasa, 18 Januari 2022 | 14:03 WIB

Kocak! Saking Ngefansnya, Isyana Sarasvati Sebut Nicholas Saputra Bukan Manusia

Kocak! Saking Ngefansnya, Isyana Sarasvati Sebut Nicholas Saputra Bukan Manusia

Video | Selasa, 18 Januari 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 21:11 WIB

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:47 WIB

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB