facebook

Sri Mulyani Sebut ada Suara 'Sumbang' Terkait Capaian Penerimaan Pajak Yang Tembus 100 Persen

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani
Sri Mulyani Sebut ada Suara 'Sumbang' Terkait Capaian Penerimaan Pajak Yang Tembus 100 Persen
Sri Mulyani (kemenkeu.go.id)

Menurut Sri Mulyani, realisasi pendapatan negara 2021 secara umum telah menunjukkan pemulihan yang kuat

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ada suara 'sumbang' terkait capaian pemerintah yang berhasil mengumpulkan Penerimaan pajak lebih dari 100 persen pada 2021 lalu.

Padahal, kata dia, penerimaan yang melebihi target tersebut merupakan hasil kerja keras semua pihak, terutama para pegawai Kementerian Keuangan.

"Ada yang memberikan komentar 'Oh ini targetnya diturunkan.' Target kan kita sama-sama pelototi Bapak dan Ibu sekalian. Jadi kami juga melihat dari growth, risiko, dan seberapa kuat pemulihannya," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR, Rabu (19/1/2022).

Menurut Sri Mulyani, realisasi pendapatan negara 2021 secara umum telah menunjukkan pemulihan yang kuat. Meskipun ada varian delta yang menyerang.

Baca Juga: Sri Mulyani Mau Pakai Anggaran PEN Untuk IKN, Langsung Kena Semprot DPR: Cuma Hutan Saja Yang Mau Kita Bangun

"Jadi kalau kita sekarang menghadapi achievement yang cukup baik, ya seharusnya kreditnya diberikan kepada mereka yang bekerja luar biasa kuat, dari pajak, bea cukai, dan PNBP," kata Sri Mulyani membela.

Asal tahu saja realisasi pendapatan negara hingga 31 Desember 2021 mampu tumbuh Rp 2.003,1 triliun atau 114,9 persen dari target APBN 2021 yang sebesar Rp 1.743,6 triliun.

Capaian tersebut tumbuh 21,6 persen lebih tinggi dibandingkan APBN tahun 2020 yang sebesar Rp 1.647,8 triliun.

Dia memaparkan realisasi sementara penerimaan pajak telah mencapai Rp 1.277,5 triliun atau 103,9 persen dari target APBN 2021 yang sebesar Rp 1.229,6 triliun.

Capaian ini tumbuh 19,2 persen dari penerimaan pajak tahun 2020 lalu yang sebesar Rp 1.072,1 triliun akibat terpukul pandemi Covid-19.

Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Anggaran Ibu Kota Baru RI akan Tetap Sejalan dengan Konsolidasi Fiskal

Sementara, penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp 269 triliun atau 125,1 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2021 sebesar Rp 215 triliun.

Di sisi lain, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) telah mencapai Rp 452 triliun atau 151,6 persen dari target APBN 2021 sebesar Rp 298,2 triliun. Realisasi ini tumbuh 31,5 persen dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp 343,8 triliun.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar