Harga Sayur di Sejumlah Daerah Naik Dampak Kelangkaan Pasokan Akibat Cuaca Ekstrem

M Nurhadi

Selasa, 25 Januari 2022 | 14:17 WIB
Harga Sayur di Sejumlah Daerah Naik Dampak Kelangkaan Pasokan Akibat Cuaca Ekstrem
ILUSTARSI-Seorang ibu membeli sayuran di Pasar Pandansari. [ANTARA]

Suara.com - Harga sayuran di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang terpantau naik akibat pasokan yang berkurang dis ejumlah daerah penghasil komoditas terkait.

Salah seorang pedagang di Pasar Perumnas Palembang, Amelia mengaku, beragam jenis sayuran yang berkisar Rp2.000—Rp3.000 per kilogram.

Kemudian Tomat dari Rp10.000 per kilogram menjadi Rp13.000 per kilogram, kentang dari Rp10.000 per kilogram menjadi Rp13.000 per kilogram, wortel dari Rp8.000 per kilogram menjadi Rp10.000 per kilogram.

Sementara cabai merah dari Rp26.000—Rp30.000 per kilogram menjadi Rp32.000—Rp35.000 per kilogram, hanya cabai burung yang mengalami penurunan dari Rp45.000 per kilogram menjadi Rp35.000 per kilogram dan cabai rawit dari Rp52.000 per kilogram menjadi Rp48.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas sayur bayam, kangkung, katuk dari Rp2.000 per ikat menjadi Rp4.000 per ikat. Begitu juga dengan timun, pare, sawi, daun bawang, daun seledri, buncis, oyong dan kol yang rata-rata mengalami kenaikan Rp2.000 per kilogram.

Sementara untuk bawang merah dan bawang putih relatif stabil di kisaran Rp25.000 per kilogram.

Pedagang sayur lainnya yang berada di Pasar Lemabang, Juwita menuturkan, kenaikan harga berkisar 10-20 persen ini sudah diterima dari agen sayuran di Pasar Jakabaring Palembang.

“Katanya banyak yang gagal panen karena hujan lebat, jadi harga naik,” kata dia.

Ilham, petani sayuran jenis oyong, pare dan timun di kawasan Pemulutan, Kabupaten Ogan llir, mengatakan tanaman sayurannya rusak lantaran dihantam hujan deras sejak Desember.

baca juga

Setidaknya dua bulan ia sudah tidak berkebun karena cuaca ekstrem tersebut.

“Banyak kebun yang rusak, kemungkinan baru bisa tanam lagi pada Maret,” katanya.

Sumsel memiliki sejumlah daerah sentra sayuran di Pagaralam, Ogan ilir, Lubuklinggau, Lahat yang menjadi penyuplai kebutuhan warga setempat.

Sebelumnya, harga cabai rawit di pasar tradisional Palembang sempat melambung pada akhir tahun hingga awal Januari di kisaran Rp70.000 per kilogram karena kegagalan panen petani cabai di daerah sentra produksi.

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan tingginya curah hujan membuat tanaman sayuran tidak dapat tumbuh dengan baik. BMKG memperkirakan wilayah Sumsel akan mengalami puncak musim hujan pada Februari-Maret 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brand Sportwear Amerika Rilis Baju Hangat Berteknologi NASA, Bisa Pantulkan Panas Tubuh Saat Dipakai di Cuaca Ekstrem

Brand Sportwear Amerika Rilis Baju Hangat Berteknologi NASA, Bisa Pantulkan Panas Tubuh Saat Dipakai di Cuaca Ekstrem

Lifestyle | Selasa, 25 Januari 2022 | 11:38 WIB

Stok Minyak Goreng di Bulog Cabang Bandung Kosong

Stok Minyak Goreng di Bulog Cabang Bandung Kosong

Jabar | Senin, 24 Januari 2022 | 17:28 WIB

Duh! Harga Tepung Terigu Kian Mahal di Medan

Duh! Harga Tepung Terigu Kian Mahal di Medan

Sumut | Minggu, 23 Januari 2022 | 21:06 WIB

Minyak Goreng Dipatok Rp 14 Ribu, Pedagang Tradisonal Rugi

Minyak Goreng Dipatok Rp 14 Ribu, Pedagang Tradisonal Rugi

Sumut | Minggu, 23 Januari 2022 | 06:10 WIB

Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Masih Tinggi, Pelaku UMKM di Indramayu Kelimpungan

Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Masih Tinggi, Pelaku UMKM di Indramayu Kelimpungan

Jabar | Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:39 WIB

Bunga Zainal Belanja di Pasar Tradisional: Menghibur Kang Sayur, Kang Ikan dan Kang Panci

Bunga Zainal Belanja di Pasar Tradisional: Menghibur Kang Sayur, Kang Ikan dan Kang Panci

Sumsel | Sabtu, 22 Januari 2022 | 18:24 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×