PLN Telah Lepas dari Krisis Batu Bara, Cukup untuk Pasokan Februari

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Rabu, 26 Januari 2022 | 19:41 WIB
PLN Telah Lepas dari Krisis Batu Bara, Cukup untuk Pasokan Februari
ILUSTRASI - PT PLN menyediakan REC PLN untuk hadirkan solusi penggunaan energi bersih di Tanah Air. (Dok : PLN)

Suara.com - PT PLN (Persero) memastikan telah lepas dari krisis pasokan batu bara sebagai bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Saat ini, pasokan batu bara PLN cukup untuk menggerakkan 17 PLTU untuk Februari 2022.

Saat ini, kata dia, Sejumlah pembangkit tersebut yang tadinya dalam kondisi krisis kini dinilai sudah aman, yang mana pasokan batu bara telah di atas 15 hari.

"Jadi, Kami sudah antisipasi dengan bagaimana vessel, armada, tongkang, pemilihan pemasok. Jadi Februari akan aman," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Rabu (26/1/2022).

Dalam hal ini, tutur Darmawan, PLN juga melakukan pemetaan terkait pasokan batu bara untuk PLTU. Kemudian, PLN juga melakukan reformasi kontrak mulai dari sistem pengadaan hingga sistem pembayaran pasokan batu bara.

"Kita juga harus membangun suatu sistem yang membutuhkan kebutuhan energi primer jangka panjang. Dari prediksi pergerakan demand per tahun selama sepuluh tahun," ucap dia.

Sebelumnya, PLN harus memastikan 20 juta MT batu bara untuk membuat ketersediaan batu bara di pembangkit listrik dalam kondisi aman dengan minimal 20 hari operasi di bulan Januari 2022.

"Jumlah itu terdiri dari, 10,7 juta MT dari kontrak eksisting dan 9,3 juta MT tambahan untuk meningkatkan ketersediaan batu bara ke level aman,” kata Darmawan.

PLN sudah mendapatkan total kontrak 13,9 juta MT batu bara. Jumlah tersebut terdiri dari 10,7 juta MT kontrak eksisting PLN dan IPP, dan 3,2 juta MT kontrak tambahan.

"Upaya kami salah satunya adalah memaksimalkan batu bara yang awalnya akan diekspor bisa dikirim ke pembangkit PLN," imbuh Darmawan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlancar Transportasi Batu Bara, PPRE Bakal Bangun Jalan Angkutan Khusus di Jambi

Perlancar Transportasi Batu Bara, PPRE Bakal Bangun Jalan Angkutan Khusus di Jambi

Bisnis | Jum'at, 14 Januari 2022 | 14:11 WIB

Agar Tak Kekurangan Stok Batu Bara, PLN dan ESDM Pantau Secara Real Time

Agar Tak Kekurangan Stok Batu Bara, PLN dan ESDM Pantau Secara Real Time

Bisnis | Jum'at, 14 Januari 2022 | 13:51 WIB

Seperti Luhut, Anggota Komisi VII DPR Juga Ingin PLN Batu Bara Dibubarkan

Seperti Luhut, Anggota Komisi VII DPR Juga Ingin PLN Batu Bara Dibubarkan

Bisnis | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:39 WIB

Krisis Batu Bara, Erick Thohir Copot Direktur Energi Primer PLN

Krisis Batu Bara, Erick Thohir Copot Direktur Energi Primer PLN

Bisnis | Kamis, 06 Januari 2022 | 15:01 WIB

Krisis Pasokan Batu Bara, PLN Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik

Krisis Pasokan Batu Bara, PLN Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik

Bisnis | Rabu, 05 Januari 2022 | 19:43 WIB

Pesan Menteri BUMN Erick Thohir pada Dirut Baru PLN Darmawan Prasodjo

Pesan Menteri BUMN Erick Thohir pada Dirut Baru PLN Darmawan Prasodjo

Bekaci | Selasa, 07 Desember 2021 | 09:58 WIB

Jadi Dirut PLN Baru, Harta Kekayaan Darmawan Prasodjo Capai Rp 14 Miliar

Jadi Dirut PLN Baru, Harta Kekayaan Darmawan Prasodjo Capai Rp 14 Miliar

News | Senin, 06 Desember 2021 | 18:49 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×