Kurang Panas, Mesin Ekonomi di Akhir Tahun Tidak Mampu Selamatkan Ekonomi Indonesia

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 07 Februari 2022 | 13:48 WIB
Kurang Panas, Mesin Ekonomi di Akhir Tahun Tidak Mampu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Kepala BPS Margo Yuwono dalam konfrensi pers virtualnya, Rabu (18/8/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Meski mesin ekonomi pada kuartal IV 2021 atau akhir tahun terbilang cukup baik, lantaran tumbuh 5,02 persen secara tahunan. Tetapi, target pemerintah untuk mengejar pertumbuhan mencapai 4 persen hanya sebatas mimpi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, Perekonomian Indonesia sepanjang 2021 hanya mencapai 3,69 persen, atau jauh di bawah target pemerintah.

Diakui Kepala BPS Margo Yuwono, kondisi ekonomi di akhir tahun lalu cukup baik. Sehingga, sedikit mengkompensasi kondisi ekonomi tiga kuartal sebelumnya yang masih dilanda pandemi cukup hebat akibat varian delta.

"Bahwa kuartal IV yang tumbuh cukup tinggi ini karena mengkompensasi kegiatan yang tertunda karena kasus pandemi sehingga ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,02 persen (kuartal IV 2021)," kata dalam konferensi persnya, Senin (7/2/2022).

Margo menjelaskan, seluruh lapangan usaha tumbuh pada kuartal IV-2021, kecuali sektor jasa keuangan yang masih tumbuh negatif. Kemudian pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor kesehatan dengan tumbuh 12,61 persen.

Penurunan kasus Covid-19 di akhir tahun cukup membuat kegiatan mobilitas masyarakat kembali meningkat alhasil roda perekonomian kembali berputar cukup kencang.

"Jadi mobilitas penduduk seiring penurunan kasus Covid-19 itu mengalami perbaikan pada kuartal IV,” ujarnya.

Sejumlah sektor pun ikut tumbuh positif dimana tumbuh 4,29 persen, perdagangan 5,56 persen, pertanian 2,28 persen, konstruksi 3,91 persen, dan pertambangan 5,15 persen.

Begitu juga dengan sektor transportasi udara yang meningkat cukup tinggi 155,32 persen secara kuartal atau 18,23 persen secara tahunan angkutan laut 19,75 persen atau 9 persen dan angkutan rel 110,71 persen atau 17,41 persen.

baca juga

Sedangkan sektor jasa keuangan masih mengalami kontraksi 2,15 persen.

"Ini karena adanya perlambatan jasa intermediasi perbankan karena penurunan suku bunga spread referensi dan bunga kredit pada pendapatan sekunder di bank umum. Ada kenaikan biaya operasional dan penurunan usaha asuransi," katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2021 hanya akan mencapai 3,7 persen.

Hal tersebut dikatakan Sri Mulyani saat konfrensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta awal Januari 2022 lalu.

"Pertumbuhan ekonomi 2021 diperkirakan tumbuh 3,7 persen. Kalau bicara range di 3,5-4 persen," kata Sri Mulyani.

Dia menuturkan, pertumbuhan ekonomi ini lebih rendah dari target APBN 2021 yang dipatok sebesar 5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,69 Persen Target Pemerintah Meleset

Tahun 2021, Ekonomi Indonesia Tumbuh 3,69 Persen Target Pemerintah Meleset

Bisnis | Senin, 07 Februari 2022 | 12:24 WIB

Wow! Di Tengah Pandemi COVID-19 Ekonomi Indonesia Dilaporkan Mengalami Pertumbuhan, Benarkah?

Wow! Di Tengah Pandemi COVID-19 Ekonomi Indonesia Dilaporkan Mengalami Pertumbuhan, Benarkah?

Surakarta | Senin, 07 Februari 2022 | 11:51 WIB

Siang ini BPS Rilis Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2021, Apakah Capai Target?

Siang ini BPS Rilis Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2021, Apakah Capai Target?

Bisnis | Senin, 07 Februari 2022 | 09:45 WIB

Terkini

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

×