Bursa NFT Terbukti Jadi Ladang Pencucian Uang, Dugaan Manipulasi Aset Hingga Uang kriminal

M Nurhadi

Selasa, 08 Februari 2022 | 07:13 WIB
Bursa NFT Terbukti Jadi Ladang Pencucian Uang, Dugaan Manipulasi Aset Hingga Uang kriminal
Non Fungible Token [NFT]. [Freepik]

Suara.com - Non-Fungible TOken belakangan makin banyak mencuri perhatian. Pasca ketenaran Ghozali yang unik, kehadiran kreator Indonesia, KarafuruNFT, juga membuat orang makin banyak mengenal NFT hingga jadi ladang pemasukan.

Namun, di tengah hingar bingar positif ini, platform analisa blockchain, Chainalysis, menemukan bukti bahwa NFT dimanfaatkan oleh kelompok terntentu untuk pencucian uang.

“Sebagai teknologi baru, NFT memiliki kelemahan. NFT yang dipakai untuk mentautkan blockchain dengan dunia fisik harus disertai dengan produk yang menjadikan investasi NFT seaman mungkin,” tulis laporan tersebut.

Dengan memanfaatkan jual beli NFT, oknum tertentu menjual dan membeli aset yang sama alias memanipulasi aktivitas pasar palsu di marketplace.

Pemilik NFT dapat menjual aset miliknya ke dompet akun lain yang juga ia dikendalikan. Hal ini menjadikan NFT tersebut tampak lebih bernilai dibanding kondisi normal.

Menurut Chainalysis, analisis pencucian uang dilakukan dengan cara penjualan NFT ke alamat yang didanai mandiri. Penjualan tersebut didanai oleh alamat yang menjual.

Berkat metode ini, peneliti itu menemukan ratusan aktivitas wash trading. Satu pengguna dengan aktivitas wash trading tertinggi ditemukan melakukan 830 transaksi ke alamat yang mereka danai sendiri.

Chainalysis mengidentifikasi 262 pengguna yang menjual NFT ke alamat didanai sendiri lebih dari 25 kali. 110 pengguna tersebut secara kolektif meraup cuan US$8,9 juta dari aktivitas ini.

Perusahaan itu meyakini keuntungan tersebut didapatkan dari penjualan ke pembeli awam yang merasa NFT yang mereka beli mengalami peningkatan nilai dengan transaksi dari satu kolektor ke kolektor yang lain.

baca juga

Chainalysis mengaku laporan ini tidak dapat memastikan semua kejadian penjualan NFT ke dompet didanai mandiri bertujuan untuk wash trading. 

Namun, ambang batas 25 transaksi memberikan tingkat kepercayaan tinggi bahwa oknum-oknum tersebut adalah pelaku wash trading.

Selain itu, data Chainalysis hanya menangkap penjualan memakai Ethereum (ETH) dan Wrapped Ethereum (WETH). Kemungkinan besar ada aktivitas wash trading yang luput dari pengamatan.

Chainalysis melaporkan nilai aset yang dikirim ke marketplace oleh alamat-alamat tersangka melompat drastis di kuartal ketiga tahun 2021 dan bertumbuh menjadi US$1,4 juta di kuartal keempat.

“Pencucian uang, terutama transfer dari bisnis kripto yang mengalami sanksi, menghadirkan resiko besar bagi kepercayaan terhadap NFT. Hal ini harus diawasi ketat oleh marketplace, regulator dan penegak hukum,” pungkas Chainalysis via Blockchain.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbongkar, Ini Dua Kreator Bored Ape, Salah Satu NFT Paling Mahal di Dunia

Terbongkar, Ini Dua Kreator Bored Ape, Salah Satu NFT Paling Mahal di Dunia

Tekno | Senin, 07 Februari 2022 | 11:10 WIB

Jual Produk NFT Nike Tanpa Izin Hingga Triliunan, StockX Dituntut Secara Hukum

Jual Produk NFT Nike Tanpa Izin Hingga Triliunan, StockX Dituntut Secara Hukum

Bisnis | Senin, 07 Februari 2022 | 08:36 WIB

Usai Ghozali Everyday, NFT Karafuru Asal Indonesia Laris di OpenSea

Usai Ghozali Everyday, NFT Karafuru Asal Indonesia Laris di OpenSea

Tekno | Minggu, 06 Februari 2022 | 16:57 WIB

Bambang Soesatyo Bakal Jual NFT Tiga Video Kecelakaannya di OpenSea

Bambang Soesatyo Bakal Jual NFT Tiga Video Kecelakaannya di OpenSea

Batam | Minggu, 06 Februari 2022 | 14:16 WIB

NIKE Gugat Platform StockX karena Menjual Produknya di NFT

NIKE Gugat Platform StockX karena Menjual Produknya di NFT

Batam | Sabtu, 05 Februari 2022 | 13:41 WIB

Nike Murka Sampai Gugat StockX Gara-gara NFT

Nike Murka Sampai Gugat StockX Gara-gara NFT

Bisnis | Sabtu, 05 Februari 2022 | 11:43 WIB

Terkini

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

×