Di Tengah Prospek Kenaikan Suku Bunga Fed yang Agresif, Harga Minyak Stabil

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 11 Februari 2022 | 06:12 WIB
Di Tengah Prospek Kenaikan Suku Bunga Fed yang Agresif, Harga Minyak Stabil
Ilustrasi kilang minyak. [Antara]

Suara.com - Harga minyak relatif stabil pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena pasar mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga yang agresif dan tidak terduga selama kenaikan permintaan energi yang lebih curam, serta penurunan mingguan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah AS.

Dikutip dari kantor berita Antara, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April turun tipis 14 sen atau 0,2 persen, menjadi menetap di 91,41 dolar AS per barel, setelah naik lebih dari 1,0 persen di awal perdagangan.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 22 sen atau 0,3 persen, menjadi ditutup di 89,88 dolar AS per barel, setelah naik lebih dari dua dolar AS di awal sesi.

"Laporan inflasi panas mengirim dolar lebih tinggi, yang secara tentatif menyeret turun komoditas, termasuk harga minyak," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.

Namun, ia juga menambahkan fundamental pasar minyak "tetap sangat ketat dan tanpa perubahan segera pada prospek itu, harga minyak mentah tampaknya siap untuk naik lebih tinggi."

Setelah data inflasi AS datang pada Kamis (10/2/2022) pada titik terpanas dalam 40 tahun, Presiden Bank Federal Reserve St. Louis James Bullard mengatakan dia menginginkan kenaikan suku bunga persentase penuh pada 1 Juli.

Suku bunga berjangka menunjukkan peluang 60 persen dari kenaikan 50 basis poin pada Maret setelah komentar Bullard, dan pasar saham AS jatuh.

Dolar menyerahkan beberapa kerugian sebelumnya. Greenback yang lebih kuat membuat minyak dan komoditas lainnya lebih mahal bagi mereka yang memegang mata uang lainnya.

"Harga bingung antara apa yang tampaknya menjadi statistik persediaan yang kuat dan tanda-tanda bahwa Fed akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan pada 2022," kata Scott Shelton, spesialis energi di United ICAP.

baca juga

Pada Rabu (9/2/2022), harga minyak menguat setelah data menunjukkan persediaan minyak mentah turun secara tak terduga minggu lalu ke level terendah sejak Oktober 2018, sementara permintaan bahan bakar mencapai rekor tertinggi.

Setelah data tersebut, harga minyak membalikkan penurunan yang didorong oleh dimulainya kembali pembicaraan nuklir AS-Iran tidak langsung sehari sebelumnya. Kesepakatan dapat mencabut sanksi AS terhadap minyak Iran dan mengurangi ketatnya pasokan global.

Awal pekan ini, patokan minyak mentah mencapai tertinggi tujuh tahun di tengah kekhawatiran politik, dan karena pemulihan permintaan yang kuat dari pandemi virus corona telah membuat persediaan di pusat bahan bakar secara global pada posisi terendah multi-tahun.

Pada Kamis (10/2/2022), Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan permintaan minyak dunia mungkin meningkat lebih tajam tahun ini karena ekonomi global mencatat pemulihan yang kuat.

Laporan itu juga menunjukkan OPEC menggarisbawahi kenaikan produksi minyak yang dijanjikan pada Januari di bawah pakta dengan sekutunya untuk secara bertahap melonggarkan rekor penurunan produksi yang diberlakukan pada 2020.

Secara keseluruhan, tipisnya pasokan minyak mentah, penyimpanan rendah dan produksi global yang mendekati maksimum mendorong kenaikan harga, menurut Mitsubishi UFJ Financial Group [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Awal Pekan Ini

Sempat Melonjak, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Awal Pekan Ini

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:51 WIB

Trump Aktifkan UU Perang Dingin, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Tipis

Trump Aktifkan UU Perang Dingin, Harga Minyak Dunia Terkoreksi Tipis

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi, Menko Airlangga Yakin APBN Tak Jebol

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi, Menko Airlangga Yakin APBN Tak Jebol

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:36 WIB

Terkini

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Sassuolo Terpuruk Tanpa Jay Idzes, Pertahanan Bobol 16 Gol dalam 8 Laga

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Mees Hilgers Comeback Usai 520 Hari, Pelatih Heerenveen Langsung Beri Tantangan

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Pertamina Bidik Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Hijau

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

Pembalut Dikenakan PPN, Negara Tak Etis Pajaki Kebutuhan Dasar Perempuan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Coach Justin Soroti Peran AXIS Nation Cup dalam Lahirkan Talenta Futsal Muda

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

Raffi Ahmad Cuci Tangan, Siapa Donatur Massa Bayaran Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI?

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Wacana Pajak Pembalut Tuai Kecaman, Dianggap Abaikan Hak Dasar Wanita

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:00 WIB

×