RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:14 WIB
RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir
Ilustrasi fasilitas minyak mentah . [Pexels].
baca 10 detik
  • Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyatakan Indonesia mendapat pasokan 30 juta barel minyak mentah tanpa biaya dari Uni Emirat Arab pada Selasa (27/10/2026).
  • Pertemuan di Jakarta tersebut juga membahas perkembangan investasi proyek gas lepas pantai di wilayah kerja Andaman, Aceh, yang dikelola Mubadala Energy.
  • Proyek gas Andaman didorong menjadi Proyek Strategis Nasional untuk memperkuat pasokan energi domestik dan memberikan dampak ekonomi bagi wilayah Aceh.

Suara.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto mengungkapkan Indonesia dapat pasokan minyak mentah dari Uni Emirat Arab (UAE).

Pasokan minyak mentah yang dikirim sebanyak 30 juta barel tanpa beban biaya awal maupun modal kerja (working capital).

Djoko menceritakan, kepastian pengiriman pasokan minyak tersebut diperoleh usai dirinya mendampingi Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menerima kunjungan Duta Besar UAE dan Presiden Direktur Mubadala Energy di Jakarta pada Selasa (27/10). 

"Duta Besar Abu Dhabi menyampaikan bahwa pemerintahan Uni Emirat Arab  segera akan mengirim minyaknya ke Indonesia sampai dengan 30 juta barel tanpa biaya, tanpa working capital, termasuk free kapalnya. Ini suatu kabar yang bagus juga buat kita," ujar Djoko di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto memberi keterangan di sela-sela IPA Convention & Exhibition, Tangerang, Banten, Selasa (20/5/2025). [ANTARA/Putu Indah Savitri]
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto. [ANTARA/Putu Indah Savitri]

Selain membahas pasokan minyak mentah, pertemuan bersama perwakilan Abu Dhabi dan Mubadala tersebut juga melaporkan perkembangan keputusan investasi akhir atau Final Investment Decision (FID) untuk proyek gas lepas pantai di wilayah kerja Andaman, Aceh.

"Yang juga melaporkan salah satunya untuk FID dari proyek gas di Andaman, di Aceh," kata Djoko. 

Adapun wilayah kerja Andaman merupakan kawasan lepas pantai (offshore) yang terletak sekitar 100 kilometer di perairan bagian utara Aceh. Kawasan ini menjadi salah satu pilar utama pengembangan hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional setelah ditemukannya cadangan gas bumi berkapasitas besar.

Blok Andaman terbagi ke dalam beberapa wilayah kerja, di antaranya Andaman I, Andaman II, dan South Andaman.

Pengelolaan kawasan ini melibatkan raksasa energi asal Uni Emirat Arab, Mubadala Energy, serta Harbour Energy. Penemuan cadangan gas signifikan di sumur Layar-1 dan Tangkulo menjadikan WK Andaman sebagai salah satu penemuan (discovery) terbesar di dunia dalam beberapa tahun terakhir.

baca juga

Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan SKK Migas terus mendorong percepatan pengembangan proyek ini agar segera memasuki tahap keputusan investasi akhir (Final Investment Decision/FID).

Selain diproyeksikan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk memperkuat pasokan energi domestik, keberadaan proyek ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi wilayah Aceh dan sekitarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sinyal Damai Iran Redam Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Terkini

RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Masyarakat Mulai Berburu Dolar, Rupiah Semakin Lemah

Masyarakat Mulai Berburu Dolar, Rupiah Semakin Lemah

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Profil Alvin Tedjo Politisi Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Walkot di Kanada

Profil Alvin Tedjo Politisi Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Walkot di Kanada

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Apa Bedanya Telur Bebas Sangkar dan Telur Biasa?

Apa Bedanya Telur Bebas Sangkar dan Telur Biasa?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Digitalisasi Perlinsos di Sulsel Terus Dipacu Demi Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Digitalisasi Perlinsos di Sulsel Terus Dipacu Demi Pastikan Bansos Tepat Sasaran

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:07 WIB

Militerisasi Sektor Sipil: Saatnya TNI Jadi Pemicu, Bukan Operator Permanen

Militerisasi Sektor Sipil: Saatnya TNI Jadi Pemicu, Bukan Operator Permanen

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Panahan Kota Solo Lolos ke Empat Final Beregu Porprov Jateng 2026, Bidik Sapu Bersih Emas

Panahan Kota Solo Lolos ke Empat Final Beregu Porprov Jateng 2026, Bidik Sapu Bersih Emas

Surakarta | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen

Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Buka Workshop Jurnalistik, Yorrys Raweyai Tekankan Pentingnya Pemberitaan Isu Daerah

Buka Workshop Jurnalistik, Yorrys Raweyai Tekankan Pentingnya Pemberitaan Isu Daerah

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:02 WIB

×