Tantangan Bisnis Berubah, Perusahaan Sawit Diminta Bersiap

Iwan Supriyatna

Senin, 14 Februari 2022 | 09:31 WIB
Tantangan Bisnis Berubah, Perusahaan Sawit Diminta Bersiap
Minyak kelapa sawit. (Shutterstock)

Suara.com - Pelaku usaha perkebunan sawit diminta mempersiapkan diri menghadapi perubahan tantangan bisnis dari yang sebelumnya berkutat dengan pembukaan lahan baru dan kampanye negatif, menjadi peningkatan produktivitas, efisiensi industri, dan diversifikasi produk hilir.

Peningkatan produktivitas tanaman dan diversifikasi produk hilir harus dilakukan, menyusul semakin terbatasnya penambahan lahan. Pemerintah juga diperkirakan akan memperpanjang kebijakan moratorium lahan sawit baru.

Sementara itu, semakin membaiknya penerimaan masyarakat terhadap produk sawit, tidak terlepas dari upaya perusahaan perkebunan. Saat ini perusahaan sudah mulai konsisten dalam menerapkan sistem budidaya yang memperhatikan keseimbangan lingkungan, mulai dari pelestarian hutan dan satwa hingga menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan operasional perusahaan.

Dari potensi permintaan produk derivatif CPO juga terus menunjukkan peningkatan. Kebijakan pemerintah membatasi ekspor CPO dalam bentuk bahan mentah juga perlu direspons dengan meningkatkan produksi produk hilir, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor produk jadi.

Selain sebagai bahan pangan dan industri kosmetik, kebijakan pemerintah meningkatkan produksi dan penggunaan Biofuel B-30 ikut memperluas permintaan terhadap CPO di dalam negeri. Indonesia juga mengembangkan bioavtur dari CPO dan hasil uji terbang pesawat CN-235 dengan bioavtur juga positif.

Mengenai kesiapan perusahaan menghadapi perubahan tantangan bisnis sawit, Wakil Direktur Utama PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS), Kurniadi Patriawan, mengatakan pihaknya sudah mengantisipasinya sejak beberapa tahun terakhir.

“Nusantara Sawit Sejahtera sejak berdiri tahun 2008 sudah fokus memenuhi pasar di dalam negeri. Namun, saat ini kami memang masih menjual produk dalam bentuk tandan buah segar (TBS), minyak sawit mentah (CPO), dan biji sawit (PK). Tetapi kami siap menghadapi perubahan sesuai dengan kebutuhan pasar dan kondisi di industri,” ujar Kurniadi ditulis Senin (14/2/2022).

Dia mengatakan dengan memaksimalkan lahan yang ada, produksi CPO dan produk turunannya masih sangat berpotensi untuk ditingkatkan. Dari sistem budidaya, produktivitas tanaman sawit secara rata-rata nasional juga masih di bawah 4 ton per hektare.
Padahal, menurut data Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian yang dirilis pada tahun 2020, potensi produktivitas tanaman sawit di Indonesia bisa menyentuh 6 ton CPO per hektare sampai 7 ton CPO per hektare. Hal ini menunjukkan bahwa produksi dan konsumsi CPO di Indonesia masih berpotensi meningkat di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Punya 2 PR untuk Perbaiki Produktivitas Tanaman Sawit

Pemerintah Punya 2 PR untuk Perbaiki Produktivitas Tanaman Sawit

Bisnis | Senin, 14 Februari 2022 | 07:20 WIB

Waduh! Harga CPO di Jambi Turun Jadi Segini

Waduh! Harga CPO di Jambi Turun Jadi Segini

Sumbar | Sabtu, 12 Februari 2022 | 12:15 WIB

Keinginan Terakhir Gadis 16 Tahun yang Ditemukan Dikubur Mantan Pacar di Siak

Keinginan Terakhir Gadis 16 Tahun yang Ditemukan Dikubur Mantan Pacar di Siak

Riau | Sabtu, 12 Februari 2022 | 11:06 WIB

Terkini

BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:41 WIB

Lip Tint vs Lip Stain vs Lip Glaze, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Hasilnya

Lip Tint vs Lip Stain vs Lip Glaze, Apa Bedanya? Kenali Fungsi dan Hasilnya

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 19:35 WIB

Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi

Wagub Malut Apresiasi Dukungan Harita Nickel Untuk Perkuat Ekonomi Nelayan Obi

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 19:30 WIB

Bareskrim Sita Rp51,99 Miliar dari Jaringan Judi Online

Bareskrim Sita Rp51,99 Miliar dari Jaringan Judi Online

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 19:30 WIB

3 Rekomendasi Blender Anti Bising untuk Dapur Ibu Rumah Tangga

3 Rekomendasi Blender Anti Bising untuk Dapur Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 19:26 WIB

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:25 WIB

Bukan Sekadar Smart Home, LG Bangun Ekosistem AI yang Bisa Menyesuaikan Gaya Hidup

Bukan Sekadar Smart Home, LG Bangun Ekosistem AI yang Bisa Menyesuaikan Gaya Hidup

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 19:24 WIB

Momen Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok

Momen Prabowo Bertemu Putin di Vladivostok

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 19:15 WIB

Makna Lagu 'Panasea' Rumahsakit, Cinta yang Tak Terpisahkan Jarak dan Waktu

Makna Lagu 'Panasea' Rumahsakit, Cinta yang Tak Terpisahkan Jarak dan Waktu

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 19:15 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas

Telkom Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 19:13 WIB

×