Saham BUKA Ambles Terus Bikin Investor Nyangkut di Pucuk, Begini Tanggapan Presiden Bukalapak

M Nurhadi

Rabu, 16 Februari 2022 | 15:45 WIB
Saham BUKA Ambles Terus Bikin Investor Nyangkut di Pucuk, Begini Tanggapan Presiden Bukalapak
Bukalapak. [Twitter]

Suara.com - Perusahaan yang belum lama IPO, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) jadi sorotan investor karena turun signifikan meski mencatat rekor baru sebagai nicorn pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Investasi yang diperoleh juga sangat besar mencapai Rp21,9 triliun, terbesar dalam sejarah penawaran saham perdana (IPO) di Indonesia. 

Berkali-kali saham BUKA  auto reject atas (ARA) saat itu. Bahkan harga saham BUKA meroket hingga menyentuh level Rp1.060 per saham yang setara dengan enaikan 24,71% dari harga pembukaan di level Rp850 per saham. 

Tren kenaikan ini tidak bertahan lama. Nilai saham BUKA terkoreksi cukup dalam hingga mencapai lebih dari 60%. 

Mengutip dari Warta Ekonomi --jaringan Suara.com, harga saham BUKA pernah jatuh lebih dalam, dengan catatan level terendah di Rp314 per saham. 

Naik turun harga saham BUKA cukup mencuri perhatian. Pasalnya, ternyata cukup banyak investor retail fomo yang nyangkut di saham BUKA karena beli di harga pucuk.

Saat para investor raksasa mulai menarik diri dengan menjual saham BUKA secara kontinyu, para investor retail yang sudah terlanjur nyangkut akhirnya gigit jari. 

Menyadari hal ini, President Bukalapak, Teddy Oetomo, mengaku, harga saham BUKA dipengaruhi oleh mekanisme pasar dan menegaskan potensi volatilitas harga saham BUKA.

Dalam penuturannya dalam wawancara bersama Warta Ekonomi, Teddy Oetomo juga mengatakan, saham BUKA bukan satu-satunya emiten teknologi yang terpuruk.

Ia memberi contoh saham perusahaan teknologi besar lainnya, termasuk Zoom, Peloton, Grab, SEA Ltd, Mercado Libre, Netflix, Alibaba, dan Meituan yang juga senasib dengan BUKA sehingga pihaknya berharap masyarakat dapat melihat penurunan harga saham BUKA dalam konteks yang relatif.

baca juga

"Dari sisi kami sebagai manajemen, kami terus meningkatkan kinerja fundamental perusahaan karena kami percaya bahwa dalam jangka panjang, akan terjadi konvergensi harga saham dengan kinerja fundamental. Kami percaya bahwa ada banyak faktor lain di luar fundamental, dan di luar kendali manajemen dalam volatilitas jangka pendek," kata dia.

Teddy menegaskan, manajemen Bukalapak mengusahakan yang terbaik untuk perusahaan dengan fokus terhadap inovasi, baik untuk operasional maupun finansial. 

Namun demikian, saat ini Bukalapak masih rugi sebesar Rp1,12 triliun pada kuartal ketiga 2021, nilai kerugian tersebut tercatat membaik dari kinerja kuartal-kuartal sebelumnya. 

"Kami terus mengevaluasi peluang dan cara baru untuk meningkatkan nilai pemegang saham dalam jangka menengah hingga panjang dengan terus meningkatkan fundamental dan performa perusahaan. Namun, perihal stabilisasi dari harga saham bukanlah menjadi ranah manajemen karena pergerakan atas nilai saham dari sebuah perusahaan publik adalah murni atas mekanisme pasar," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Bukalapak Kian Hari Terus Merosot, Mengapa?

Saham Bukalapak Kian Hari Terus Merosot, Mengapa?

Batam | Rabu, 16 Februari 2022 | 14:24 WIB

Willix Halim Resmi Jadi CEO Bukalapak, Komut: Kami Optimis

Willix Halim Resmi Jadi CEO Bukalapak, Komut: Kami Optimis

Sumbar | Rabu, 16 Februari 2022 | 14:15 WIB

Willix Halim Resmi Ditunjuk Sebagai CEO Bukalapak

Willix Halim Resmi Ditunjuk Sebagai CEO Bukalapak

Tekno | Rabu, 16 Februari 2022 | 13:14 WIB

Blak-blakan Bos Bukalapak soal Harga Saham BUKA yang Rontok

Blak-blakan Bos Bukalapak soal Harga Saham BUKA yang Rontok

Bisnis | Rabu, 16 Februari 2022 | 11:18 WIB

Edukasi Para Investor Muda, FEB UI Hadirkan Indonesia Capital Market Student Studies (ICMSS) 2022

Edukasi Para Investor Muda, FEB UI Hadirkan Indonesia Capital Market Student Studies (ICMSS) 2022

Press Release | Sabtu, 12 Februari 2022 | 09:39 WIB

Dikira ODGJ Gegara Penampilan Berantakan, Profesi Asli Pria Ini Ternyata Gak Kaleng-kaleng

Dikira ODGJ Gegara Penampilan Berantakan, Profesi Asli Pria Ini Ternyata Gak Kaleng-kaleng

Lifestyle | Kamis, 10 Februari 2022 | 20:02 WIB

Terkini

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:32 WIB

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:30 WIB

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

Kemenhut Bekukan Izin Usaha 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Siap Lanjut ke Ranah Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

×