Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Ekonomi Indonesia Pulih Lebih Cepat di Masa Pandemi Covid-19, Sejajar Amerika Serikat hingga China, Kok Bisa?

Agung Sandy Lesmana | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 21 Februari 2022 | 17:38 WIB
Ekonomi Indonesia Pulih Lebih Cepat di Masa Pandemi Covid-19, Sejajar Amerika Serikat hingga China, Kok Bisa?
Ilustrasi ekonomi

Suara.com - Meski Indonesia masih mengalami puncak gelombang pandemi Covid-19 lewat varian Omicron, tapi untuk urusan ekonomi boleh dibilang sedikit beruntung. Pasalnya, ekonomi Indonesia diklaim sudah kembali ke level pra-pandemi.

Kondisi ini pun menempatkan Indonesia bersama dengan Amerika Serikat, China, Korea Selatan dan Singapura berada dalam jajaran dengan pertumbuhan ekonomi yang mulai pulih dan bangkit kembali.

"Indonesia menjadi salah satu negara yang sudah kembali ke level sebelum pandemi bersama Singapura, AS, Korsel dan China," kata Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro, Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Abdurohman dalam diskusi virtual bertajuk "Kinerja Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi" Senin (21/2/2022).

Bandingkan kata Abdurohman dengan negara lain seperti Filipina, Meksiko, Inggris, Malaysia, Italia, Jerman hingga Prancis yang hingga saat ini pertumbuhan ekonominya masih dibawa level pra pandemi.

"Jadi kita cukup beruntung, dengan respons kebijakan pemerintah yang cepat dan tetap menjauhkan kita dari resesi yang begitu dalam," katanya.

Asal tahu saja sepanjang tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 3,69 persen dimana berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang tumbuh minus 2,07 persen.

Begitunya dengan tingkat kemiskinan yang berhasil turun kembali ke single digit dari 10,2 persen ke 9,7 persen, walaupun belum mencapai level sebelum pandemi di 9,2 persen.

Level ketimpangan pun sudah kembali kurang lebih sama dengan sebelum pandemi, yaitu 0,381 pada 2021, sementara sebelum pandemi pada 2019 adalah 0,380.

Begitu juga dengan jumlah pengangguran juga sudah turun dari 9,77 juta pada 2020 menjadi 9,10 juta. Tingkat pengangguran terbuka juga turun dari 7,07 persen pada 2020 menjadi 6,49 persen pada 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Sebut Pemerintah Bakal Bayar Sisa Tunggakan Klaim Covid-19 RS Senilai Rp25 Triliun Tahun Ini

Menkes Sebut Pemerintah Bakal Bayar Sisa Tunggakan Klaim Covid-19 RS Senilai Rp25 Triliun Tahun Ini

News | Senin, 21 Februari 2022 | 17:34 WIB

Airlangga Hartarto Sebut Puncak Kasus Covid-19 Varian Omicron Pertengahan Maret 2022

Airlangga Hartarto Sebut Puncak Kasus Covid-19 Varian Omicron Pertengahan Maret 2022

Bali | Senin, 21 Februari 2022 | 17:32 WIB

Perkuat Imunitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19, Perusahaan Asuransi Ini Gelar Sentra Vaksinasi Booster

Perkuat Imunitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19, Perusahaan Asuransi Ini Gelar Sentra Vaksinasi Booster

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 17:35 WIB

33 Balita di Indonesia Meninggal Akibat Omicron, Masih Bisakah Disebut Ringan?

33 Balita di Indonesia Meninggal Akibat Omicron, Masih Bisakah Disebut Ringan?

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 17:30 WIB

Terkini

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB