Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Produsen Filter Air Bersih Asal Jerman Ekspansi Bisnis ke Indonesia

Erick Tanjung, Achmad Fauzi

Kamis, 24 Februari 2022 | 20:35 WIB
Produsen Filter Air Bersih Asal Jerman Ekspansi Bisnis ke Indonesia
Ilustrasi air bersih. [Envato Elements]

Suara.com - Viessmann produsen filter air bersih asal Jerman melakukan ekspansi bisnis ke Indonesia. Viessmann akan memasuki pasar produk pemanas dan penyaring air di Indonesia.

Managing Director Southeast Asia and Oceania, Viessmann, Alexander Ziehe mengatakan misi perusahaaan untuk bisa menyediakan air bersih bagi masyarakat Indonesia.

Sebab, Badan Pusat Statistik/BPS mengungkapkan bahwa kondisi air di 10 dari 24 provinsi di Indonesia sangat tercemar oleh bakteri E coli dan zat berbahaya lainnya seperti coliform, klorin serta logam berat seperti merkuri, besi, arsenik, dan seterusnya.

"Selain memprioritaskan efisiensi energi dan keamanan dalam penggunaan air rumah tangga, kami juga ingin membantu meningkatkan kondisi hidup keluarga Indonesia. Dengan menawarkan produk berkualitas tinggi yang melengkapi kebutuhan terhadap solusi pengelolaan air yang handal dan berkelanjutan," kata Alexander dalam konferensi pers virtual, Kamis (24/2/2022).

Alexander melanjutkan, ekspansi bisnis Viessmann di Indonesia juga mempertimbangkan pengembangan perjalanan pelanggandengan mengoptimalkan platform e-e-commerce dalam penjualan.

"Dengan pertumbuhan pesat untuk solusi air di pasar Asia Tenggara, Viessmann pun berencana untuk memperluas sayapnya ke negara-negara lain seperti Malaysia, Brunei, Vietnam, Filipina, Thailand dan Kamboja," ujar dia.

Menurut Alexander, Viessman juga berencana membangun pabrik operasional untuk riset dan pengembangan, serta produksi dan jaminan kualitas.

"Selain, itu memperluas portofolio dengan menambahkan solusi lebih lanjut seperti penyaring udara, dan membangun jaringan mitra distribusi di seluruh kawasan," imbuh dia.

Product Owner Southeast Asia Solutions, Viessmann, Dario Damati menambahkan, perusahaan juga memiliki teknologi penyarin air di mana, air keran bisa langsung untuk diminum.

baca juga

"Filter kami mampu menjaga air pada tingkat pH 7,29 - 7,58, yakni berada di lingkup aman standar layak minum 6,5 - 8,5," pungkas Dario.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Informasi Mengenai Gaji Kurir JnT dan Ekspansi Bisnis PT Global Express

Informasi Mengenai Gaji Kurir JnT dan Ekspansi Bisnis PT Global Express

Jabar | Senin, 07 Februari 2022 | 09:31 WIB

Ekonomi Mulai Pulih, Pengusaha Diminta Cepat Lakukan Ekspansi Bisnis

Ekonomi Mulai Pulih, Pengusaha Diminta Cepat Lakukan Ekspansi Bisnis

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 18:57 WIB

Bisnis Moncer Masa Pandemi, Perusahan Layanan Kesehatan Ini Lakukan Ekspansi

Bisnis Moncer Masa Pandemi, Perusahan Layanan Kesehatan Ini Lakukan Ekspansi

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 20:18 WIB

Terkini

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:58 WIB

Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan

Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:53 WIB

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:30 WIB

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:07 WIB

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:01 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:37 WIB

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB