PTPN Group Gelar Operasi Pasar di Yogyakarta, Warga Langsung Borong Minyak Goreng dan Gula

Iwan Supriyatna

Jum'at, 25 Februari 2022 | 07:45 WIB
PTPN Group Gelar Operasi Pasar di Yogyakarta, Warga Langsung Borong Minyak Goreng dan Gula
Operasi Pasar Minyak Goreng dan Gula yang diselenggarakan PT LPP Agro Nusantara di Pendopo Agung Royal Ambarukmo, Jl. Adi Sucipto, Yogyakarta.

Suara.com - Sejak pagi warga Yogyakarta terutama kaum ibu sudah mendatangi Operasi Pasar Minyak Goreng dan Gula yang diselenggarakan PT LPP Agro Nusantara di Pendopo Agung Royal Ambarukmo, Jl. Adi Sucipto, Yogyakarta. Mereka tak sabar menebus minyak goreng yang disiapkan PTPN Group dengan harga jauh lebih murah dari harga di pasar.

PT LPP Agro Nusantara adalah anak usaha Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang bergerak dalam Pengembangan SDM dan Manajemen Agribisnis.
Hadir pada operasi pasar Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Dwi Sutoro, Board of Management PT LPP Agro Nusantara : Pranoto Hadi Raharjo (Direktur), Sosiawan Hary Kustanto (SEVP Business Support), Pugar Indriawan (SEVP Operation).

Kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng memang masih dijumpai di beberapa lokasi di penjuru nusantara, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Seorang ibu menuturkan, di pasar harga minyak goreng masih terasa memberatkan, padahal minyak goreng yang dihasilkan dari kelapa sawit ini merupakan salah satu bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan dapur.

“Itu kan kalau di pasar masih Rp 40.000,-/2 liter. Syukur alhamdulillah di sini hanya Rp 14.000,-/liternya, atau Rp 28.000,- saja per 2 liter,” ucapnya.

Untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat Yogyakarta, PTPN Group menyiapkan 2.000 liter minyak goreng dan 2.000 kg gula merek Nusakita pada kegiatan ini. Di sela kegiatan operasi pasar, Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara, Dwi Sutoro menjelaskan, sejak Januari lalu PTPN Group sudah dan terus memasarkan 6.000 ton minyak goreng per bulan dengan harga terjangkau ke berbagai wilayah.

Dari jumlah tersebut 4.000 ton di antaranya minyak goreng kemasan dan 2.000 ton minyak goreng curah. Untuk sementara 80 persennya memang masih untuk memenuhi kebutuhan di Sumatera Utara sampai Aceh, lantaran pabrik PT Industri Nabati Lestari (PT INL) selaku anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara yang memproduksi minyak goreng berlokasi di Sumatera Utara.

“Operasi pasar murah minyak goreng ini kami utamakan di wilayah Sumatera Bagian Utara, karena PT Industri Nabati Lestari, anak perusahaan kami yang memproduksi minyak goreng berada di Sumatera Utara sehingga biaya logistik lebih murah. Saat ini kami lakukan operasi pasar di Yogyakarta, sekaligus ini menjadi bagian dari upaya kami untuk melakukan penetrasi pasar di wilayah Jawa. Pada operasi pasar ini, kami menjual minyak goreng kemasan premium dengan harga Rp 14.000,-/liter dan yang kemasan sederhana Rp 13.500,-/liter. Mulai Februari ini karena kebutuhan luar biasa kita jual minyak curah juga atas ijin Kementerian Perdagangan dengan harga Rp 11.500/liter,” ujar Dwi Sutoro.

Kepada media di Jakarta beberapa waktu lalu Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara, Mohammad Abdul Ghani menyampaikan Operasi Pasar Minyak Goreng ini merupakan bagian dari komitmen Holding Perkebunan Nusantara selaku BUMN yang memiliki kebun tebu dan kelapa sawit, untuk menjalankan amanat Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) dari komoditas Crude Palm Oil (CPO) sebagai bahan baku minyak goreng.

baca juga

"Misi besar ini merupakan misi sosial PTPN Group dalam rangka membantu masyarakat di tengah meningkatnya harga Crude Palm Oil (CPO) yang berdampak pada meningkatnya harga minyak goreng di pasaran, tentunya kondisi ini membuat daya beli masyarakat menurun sehingga kami melakukan operasi pasar ini," ujar Mohammad Abdul Ghani, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara.

Minyak goreng merk Nusakita diproduksi oleh PT Industri Nabati Lestari (PT INL) sebagai anak usaha Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). PT INL yang berpusat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Medan, Sumatera Utara ini telah melakukan beberapa terobosan dalam proses stabilisasi harga komoditas olahan kelapa sawit, khususnya minyak goreng di dalam negeri. Dengan kapasitas produksi yang dimiliki tersebut, PT INL mampu memenuhi kurang lebih 2% per tahun dari kebutuhan minyak goreng rumah tangga .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Goreng Masih Langka, Polresta Bandung Selidiki Kemungkinan Adanya Penimbunan

Minyak Goreng Masih Langka, Polresta Bandung Selidiki Kemungkinan Adanya Penimbunan

Jabar | Jum'at, 25 Februari 2022 | 05:00 WIB

Sebanyak 39.600 Liter Minyak Goreng Dijual Murah untuk 18 Kecamatan di Bangkalan

Sebanyak 39.600 Liter Minyak Goreng Dijual Murah untuk 18 Kecamatan di Bangkalan

Malang | Kamis, 24 Februari 2022 | 23:15 WIB

Pedagang Sebut Stok Minyak Goreng di Pontianak Habis, Minta Pemerintah Segera Mengatasi

Pedagang Sebut Stok Minyak Goreng di Pontianak Habis, Minta Pemerintah Segera Mengatasi

Kalbar | Kamis, 24 Februari 2022 | 22:36 WIB

Terkini

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

×