Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Harga Bitcoin Diprediksi Amblas Berbulan-bulan Dampak Konflik Rusia - Ukraina

M Nurhadi

Jum'at, 25 Februari 2022 | 11:22 WIB
Harga Bitcoin Diprediksi Amblas Berbulan-bulan Dampak Konflik Rusia - Ukraina
Ilustrasi (Unsplash/Bermix)

Suara.com - Operasi militer Rusia terhadap Ukraina yang dimulai sejak (24/2/2022) dini hari waktu setempat turut tidak hanya menenggelamkan bursa saham tapi juga harga komoditas pasar kripto.

Sementara, harga emas dan minyak mengkilap cetak harga luar biasa. Pakar ekonomi, Peter Brandt memprediksi, koreksi kripto dengan pasar terbesar, Bitcoin bisa terjadi selama berbulan-bulan.

Keputusan Rusia yang semakin memanaskan ketegangan politik dengan Ukraina, , memicu aksi jual massal yang mengakibatkan kerugian lebih dari setengah miliar dolar di pasar kripto. Sementara, harga emas mencapai harga tertinggi dalam setahun belakangan.

Harga emas di pasar spot naik 1,9 persen menjadi US$1.971,14 per ounce pada 05:29 waktu AS dan menjadi harga tertinggi sejak awal Januari 2021. Sejumlah pengamat yakini akan naik terus hingga US$ 1980 dan kemudian US$2.000 per ons karena meningkatnya ketegangan Rusia dan Ukraina.

Selain itu, inflasi yang terjadi di Amerika Serikat juga turut mendorong harga emas kian menguat lantaran dianggap memiliki nilai lindung.

“Harga minyak mentah telah mencapai US$100 per barel dan mungkin lebih jauh naik hampir 10 persen mencapai sekitar US$110 per barel di pasar global. Ini diperkirakan akan memicu inflasi global, yang telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan,” kata wakil Presiden di IIFL Securities, Anuj Gupta, dilansir dari Finbold.

Pada Jumat (25/2/2022) pagi, harga BTC sempat turun 8 persen dalam 24 jam sebagai reaksi atas invasi terhadap Ukraina. 

Bitcoin sempat diperdagangkan pada di kisaran US$35.721, turun 7,95 persen dalam 24 jam terakhir dan 17,44 persen pada minggu sebelumnya dengan nilai pasar US$677,5 miliar, menurut data Coinmarketcap.

Pakar perdagangan kripto Michaël van de Poppe menyebut, Bitcoin akan mencari dukungan di sekitar US$30.000, di mana ada sejumlah besar dukungan, dan ini bisa menandakan awal dari pembalikan tren.

“Secara teknikal, saya pikir skenario yang paling mungkin adalah pengujian di sekitar US$30K untuk Bitcoin. Itu adalah support yang berat, yang berpotensi dapat mengakibatkan pembalikan tren,” katanya dikutip dari Blockchainmedia.

Poppe juga berujar, pasar akan terkena dampak parah seperti yang diperkirakan, tetapi dia terkejut melihat Bitcoin jatuh dalam skenario pasar saat ini. 

“Pasar modal akan merosot tajam hari ini, kripto turun drastis dan emas akan bagus,” sebutnya.

Secara terpisah, trader veteran asal AS, Peter Brandt mengatakan, bitcoin bisa terkoreksi lebih lama karena ketegangan politik di Eropa.

“Seperti sebelumnya, harga Bitcoin perlu waktu selama berbulan-bulan untuk mencapai harga tertinggi sepanjang masa. Koreksi saat ini bisa berlaku hal serupa. Kenaikan di antaranya bukanlah hype yang berlangsung lama,” kata Brandt melalui akun Twitternya.

Brandt melampirkan grafik yang menunjukkan bahwa harga Bitcoin perlu waktu berbulan-bulan hingga mencetak harga tertinggi sepanjang masa alias all time high.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Desak Kemenlu Gerak Cepat Siapkan Skenario Evakuasi WNI Dari Ukraina

DPR Desak Kemenlu Gerak Cepat Siapkan Skenario Evakuasi WNI Dari Ukraina

News | Jum'at, 25 Februari 2022 | 11:05 WIB

Perang Dunia Ketiga, Antara Kenyataan dan Khayalan

Perang Dunia Ketiga, Antara Kenyataan dan Khayalan

Your Say | Jum'at, 25 Februari 2022 | 10:46 WIB

Buntut Perang Rusia Vs Ukraina, PKS Wanti-wanti Pemerintah Jangan Latah Naikkan Harga BBM dan LPG Dalam Negeri

Buntut Perang Rusia Vs Ukraina, PKS Wanti-wanti Pemerintah Jangan Latah Naikkan Harga BBM dan LPG Dalam Negeri

News | Jum'at, 25 Februari 2022 | 10:43 WIB

Deretan Foto Memilukan Usai Ukraina Diserang Rusia: Bangunan Hancur, Warga Sipil Tewas Di Jalanan

Deretan Foto Memilukan Usai Ukraina Diserang Rusia: Bangunan Hancur, Warga Sipil Tewas Di Jalanan

News | Jum'at, 25 Februari 2022 | 10:31 WIB

5 Fakta Penyerangan Rusia Terhadap Ukraina, Harga Minyak Dunia Melonjak hingga Saham Asia-Pasifik Anjlok

5 Fakta Penyerangan Rusia Terhadap Ukraina, Harga Minyak Dunia Melonjak hingga Saham Asia-Pasifik Anjlok

Video | Jum'at, 25 Februari 2022 | 10:35 WIB

Anjlok Rp 19.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 975.000 per Gram

Anjlok Rp 19.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 975.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 25 Februari 2022 | 10:08 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB