Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

BUMN Bisa 'Babak Belur' Terdampak Konflik Rusia - Ukraina, Pakar: Sektor Batu Bara Harus Bersiap

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:30 WIB
BUMN Bisa 'Babak Belur' Terdampak Konflik Rusia - Ukraina, Pakar: Sektor Batu Bara Harus Bersiap
Warga menunggu di luar pusat akomodasi sementara setelah menyelamatkan diri dari invasi Rusia di Ukraina, di Korczowa, Polandia, Kamis (3/3/2022). (ANTARA/Reuters/Yara Nardi/aww)

Suara.com - Operasi militer Rusia ke Ukraina yang sudah berjalan selama satu pekan belakangan menurut pakar akan memberi dampak pada ekonomi Indonesia.

Hal ini terutama berasal dari volatilitas yang terjadi pada beberapa barang akibat dari konflik Ukraina. Selain itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga akan merasakan dampak langsung dari konflik ini.

Disampaikan oleh Ekonom Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia, Yusuf Rendi Manilet, dampak mungkin tidak secara kasat mata terlihat.

"Pertama tentu dampak tidak langsung dalam hal positif akan diberikan kepada BUMN yang bergerak di bidang komoditas batu bara seperti misalnya Antam dan MIND ID," ujar Yusuf saat dikonfirmasi Warta Ekonomi, Kamis (3/3/2022).

Menurutnya, hal ini karena konflik antara Rusia dan Ukraina mendorong kenaikan harga energi global. Namun demikian, kenaikan harga energi juga bisa memberikan dampak ke penyesuaian harga energi dari perusahaan BUMN, seperti PLN dan Pertamina.

Untuk informasi, kenaikan harga batu bara berpotensi berdampak pada kenaikan ongkos produksi penyediaan listrik dari PLN. 

"Begitupun dengan Pertamina, kenaikan harga minyak internasional juga akan mempengaruhi harga jual," jelasnya dikutip dari Warta Ekonomi.

Ia menambahkan, kenaikan harga energi bisa berdampak pada inflasi global lebih utama ke negara maju seperti AS. Dengan kenaikan inflasi, maka The Fed berpotensi akan lebih cepat menaikkan suku bunga acuan. 

"Kenaikan suku bunga acuan bisa mendorong capital outflow dari negara emerging market seperti Indonesia yang pada muaranya akan mendorong terdepresiasinya nilai tukar Rupiah," unhkapnya.

Dengan begitu, ada hal yang perlu diantisipasi oleh BUMN yang mempunyai Utang Luar Negeri dalam bentuk USD, apalagi jika jatuh tempo utangnya terjadi dalam waktu dekat ini/tahun ini.

"Penyesuain subsidi perlu dilakukan entah dengan membiarkan pagu anggaran subsidi atau melakukan penyesuaian subsidi dengan melaluka APBN-perubahan. Sementara bagi BUMN yang belum melakukan hedging (lindung nilai), bisa dipertimbangkan untuk dilakukan saat ini," tutupnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Sebut bahwa Konflik Rusia-Ukraina Bisa Tingkatkan Penularan Virus Corona, Begini Pemaparannya

WHO Sebut bahwa Konflik Rusia-Ukraina Bisa Tingkatkan Penularan Virus Corona, Begini Pemaparannya

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:25 WIB

Rusia Dapat Sanksi Ekonomi, WNI di Rusia Ikut Terdampak

Rusia Dapat Sanksi Ekonomi, WNI di Rusia Ikut Terdampak

Video | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:00 WIB

Dubes Rusia: 8 Tahun Militer dan Neo Nazi Ukraina Membunuhi Warga Donbas, Kenapa Barat Tak Pernah Berteriak?

Dubes Rusia: 8 Tahun Militer dan Neo Nazi Ukraina Membunuhi Warga Donbas, Kenapa Barat Tak Pernah Berteriak?

News | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:43 WIB

Indonesia Masih Jadi Negara Konsumtif, Konflik Ukraina Buat Ekonomi Negara Makin Terdesak

Indonesia Masih Jadi Negara Konsumtif, Konflik Ukraina Buat Ekonomi Negara Makin Terdesak

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:29 WIB

Kisah Lahirnya Liga di Crimea Akibat Konflik Ukraina-Rusia

Kisah Lahirnya Liga di Crimea Akibat Konflik Ukraina-Rusia

Bola | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:26 WIB

Kemenlu RI Evakuasi  80 WNI dari Ukraina dengan Pesawat Garuda

Kemenlu RI Evakuasi 80 WNI dari Ukraina dengan Pesawat Garuda

Batam | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:12 WIB

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 13:11 WIB

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:53 WIB

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:36 WIB

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:54 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB