Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Mendag Tinjau Pendistribusian Minyak Goreng oleh PPI ke Pedagang Pasar

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2022 | 07:05 WIB
Mendag Tinjau Pendistribusian Minyak Goreng oleh PPI ke Pedagang Pasar
Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi memantau pendistribusian minyak goreng yang dilakukan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia / PPI di Pasar Kebayoran Lama.

Suara.com - Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi memantau pendistribusian minyak goreng yang dilakukan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia / PPI di Pasar Kebayoran Lama.

Pada kegiatan tersebut, Menteri Lutfi didampingi oleh Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana, Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati, dan Direktur Komersial & Pengembangan PPI Andry Tanudjaja.

Menteri Lutfi mengatakan supplier memasok minyak goreng curah pada harga 10.500 per liter dan tidak boleh dijual pedagang lebih dari Rp11.500 per liter. Dia menekankan marginnya sudah cukup.

"Kami akan berkoordinasi dengan aparat hukum dan penyelidik pegawai negeri sipil (PPNS) untuk memastikan bahwa tidak ada lagi orang yang menjual minyak goreng curah dan kemasan di atas harga eceran yang ditentukan oleh pemerintah di ritel modern dan tradisional," kata Lutfi.

Ketersediaan minyak CPO hasil dari implementasi kebijakan domestic market obligation (DMO) diyakini telah cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama satu bulan, bila dihitung sejak 14 Februari. Kemendag akan segera membereskan distribusi dan membuat harga sesuai yang ditentukan pemerintah.

Harga rata-rata nasional, minyak goreng sudah di Rp16.000, terpaut Rp2.000 dengan harga tertinggi kemasan premium. Oleh karena minyak goreng yang beredar hari ini merupakan minyak DMO, minyak pemerintah harus dijual sesuai dengan ketentuan pemerintah. Yang melawan ketentuan tersebut, akan dituntut di hadapan hukum secara tegas.

"Kami memastikan stok cukup, DMO akan berjalan. Kami akan memperhitungkan dengan hitungan baru untuk memastikan stok di dalam negeri cukup. Saya ingatkan kepada semua,  HET pemerintah ini akan ditegaskan. Tidak ada yang berspekulasi HET ini akan dicabut. Tetapi akan dipastikan dilaksanakan, karena barang DMO-nya sudah melimpah. Dalam tiga minggu ini ketersediaan sudah lebih dari cukup untuk satu bulan. Kami sedang menunggu kecepatan dari penurunan harga minyak goreng di lapangan," jabar Menteri Lutfi.

Sementara Arief Prasetyo Adi akan meminta bantuan Pasar Jaya, untuk memasang spanduk yang menekankan bahwa harga minyak goreng curah Rp11.500 per liter atau Rp12.800 per kilogram.

"Diharapkan setelah ini jelang bulan puasa dan lebaran, stok dan harga akan stabil," kata Arif.

PPI hingga saat ini telah mendistribusikan nyaris satu juta liter minyak goreng di beberapa wilayah Indonesia dan akan terus menambah jumlah volume serta lokasi sebaran dengan cepat dan segera. PPI mendistribusikannya ke pedagang-pedagang di pasar dan tidak pernah ke konsumen langsung.

“Distribusi minyak goreng yang PPI lakukan juga merupakan komitmen nyata PPI dalam menjaga stabilisasi harga barang kebutuhan pokok masyarakat, apalagi tidak lama lagi kita akan menyambut bulan Ramadan. Dengan upaya-upaya ini, kami juga berharap harga minyak goreng dapat berangsur stabil," terang Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati.

Mekanisme pendistribusian minyak goreng oleh PPI ini selalu berkoodinasi dengan pengelola pasar, baik di pusat dan pengelola setempat serta Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) untuk pendataan pedagang pasar sebagai daftar pembeli, dan selalu dimonitor Bapokting Kemendag, Disperindag dan ItDag dalam penyalurannya, serta berkoordinasi dengan ID Food.

Upaya-upaya di atas dilakukan salah satunya juga agar tidak terjadi antrean mengular untuk menjaga protokol kesehatan, dan prosesnya sesuai dengan koordinasi bersama pengelola pasar yang menjamin minyak tersebut dijual kepada para pengecer atau pedagang pasar.

“Yang pertama, kami tidak mendistribusikan minyak goreng ini ke konsumen langsung, tetapi ke pedagang pasar. Dari situ saja sudah mengeliminasi kerumunan yang signifikan. Yang kedua, para pedagang pasar yang akan mengambil minyaknya ke kami wajib pakai masker dan menjaga jarak, kalau tidak tertib tidak dilayani. Alhamdulillah para pedagang mengikuti proses pendistribusian ini dengan sangat teratur,” ujar Direktur Komersial & Pengembangan PPI Andry Tanudjaja.

Sampai dengan 9 Maret 2022, PPI sudah mendistribusikan satu juta liter minyak goreng berbagai daerah, yaitu:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Minyak Goreng Bertambah di Kaltim, Guyur Benua Etam dengan Penambahan Sebanyak 815,4 Ton

Stok Minyak Goreng Bertambah di Kaltim, Guyur Benua Etam dengan Penambahan Sebanyak 815,4 Ton

Kaltim | Kamis, 10 Maret 2022 | 07:00 WIB

Kemarin, Nenek Bojonegoro Tertipu Beli Minyak Goreng Ternyata Isi Air hingga Kereta Api Seruduk Dua Truk di Lamongan

Kemarin, Nenek Bojonegoro Tertipu Beli Minyak Goreng Ternyata Isi Air hingga Kereta Api Seruduk Dua Truk di Lamongan

Jatim | Kamis, 10 Maret 2022 | 06:30 WIB

Pedagang Gorengan di Sumsel Terima Ribuan Liter Minyak Goreng

Pedagang Gorengan di Sumsel Terima Ribuan Liter Minyak Goreng

Sumsel | Kamis, 10 Maret 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:22 WIB

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:27 WIB