Bisnis Otomotif Bisa 'Hancur' Jika Konflik Rusia - Ukraina Terus Terjadi Sepanjang Tahun

M Nurhadi

Senin, 14 Maret 2022 | 15:11 WIB
Bisnis Otomotif Bisa 'Hancur' Jika Konflik Rusia - Ukraina Terus Terjadi Sepanjang Tahun
ilustrasi pabrik mobil. [Antara]

Suara.com - Perusahan yang berhasil meraup laba operasinya pada tahun 2021, Volkswagen memperingatkan dunia bahwa konflik Rusia dan Ukraina bisa berdampak pada pasokan rantai hingga memperburuk bisnis tahun 2022.

Mengutip dari Reuters, pembuat mobil berebut untuk menemukan sumber alternatif suku cadang penting yang dibuat di Ukraina, termasuk kabel, dari China dan Meksiko, karena invasi Rusia menghentikan jalur perakitan dan memutus rantai pasokan yang kompleks.

"Konflik berdampak pada seluruh ekonomi global, pada bahan mentah, pada rantai pasokan, dan oleh karena itu pada perusahaan kami," kata kepala keuangan Volkswagen Arno Antlitz kepada wartawan setelah menerbitkan hasil awal tahun 2021.

"Dampak dari hal ini tidak dapat dinilai secara meyakinkan pada saat ini," sambung dia, seraya menambahkan bahwa grup tersebut saat ini sedang bekerja untuk menyadap pemasok lain di Eropa Timur dan Afrika Utara untuk mendapatkan kabel bodi (wire harness).

Volkswagen mengatakan ada risiko bahwa perkembangan terbaru dalam perang di Ukraina akan berdampak negatif pada bisnisnya. Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi khusus".

Perusahaan masih mengusulkan untuk menaikkan dividen tahunan lebih dari setengahnya menjadi 7,50 euro per saham biasa VOWG.DE dan 7,56 euro per saham preferen untuk tahun 2021, setelah laba operasi berlipat ganda menjadi 19,3 miliar euro (21,1 miliar dollar AS) tahun lalu.

Penggandaan laba operasional pada tahun 2021 berkat harga yang lebih tinggi dan bauran produk yang lebih menguntungkan, kata Volkswagen, seraya menambahkan bahwa mereka mengharapkan margin operasi pada penjualan sebesar 7,0 persen--8,5 persen pada tahun 2022, dibandingkan dengan 7,7 persen pada tahun 2021.

Penjualan diperkirakan akan naik 8 persen--13 persen pada tahun 2022, dibandingkan dengan peningkatan 12,3 persen menjadi 250 miliar euro pada tahun 2021.

"Namun, panduan ini tunduk pada perkembangan lebih lanjut dari perang di Ukraina dan khususnya dampaknya pada rantai pasokan grup dan ekonomi global secara keseluruhan," tutup VW.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas, Prabowo Sampaikan Sikap Indonesia dalam Konflik Rusia Ukraina di Hadapan Menhan Yunani

Tegas, Prabowo Sampaikan Sikap Indonesia dalam Konflik Rusia Ukraina di Hadapan Menhan Yunani

Lampung | Senin, 14 Maret 2022 | 11:40 WIB

Hadirkan 18 Brand Mobil dan 21 Merek Sepeda Motor, BCA Expoversary di ICE BSD City Banjir Kredit Menarik

Hadirkan 18 Brand Mobil dan 21 Merek Sepeda Motor, BCA Expoversary di ICE BSD City Banjir Kredit Menarik

Otomotif | Senin, 14 Maret 2022 | 09:44 WIB

Listrik Aceh Padam, PLN Operasikan 10 Pembangkit Berbahan Bakar Minyak

Listrik Aceh Padam, PLN Operasikan 10 Pembangkit Berbahan Bakar Minyak

Sumut | Minggu, 13 Maret 2022 | 21:30 WIB

PLN: Listrik Aceh Padam Akibat Gangguan Pasokan LNG Arun

PLN: Listrik Aceh Padam Akibat Gangguan Pasokan LNG Arun

News | Minggu, 13 Maret 2022 | 20:51 WIB

Rusia Serang Pangkalan Militer Ukraina, 9 Tewas dan 57 Orang Luka-luka

Rusia Serang Pangkalan Militer Ukraina, 9 Tewas dan 57 Orang Luka-luka

Sumbar | Minggu, 13 Maret 2022 | 20:15 WIB

Makin Terpuruk, Chelsea Kembali Ditinggal Sponsor Dampak Disanksinya Roman Abramovich

Makin Terpuruk, Chelsea Kembali Ditinggal Sponsor Dampak Disanksinya Roman Abramovich

Bola | Minggu, 13 Maret 2022 | 17:40 WIB

Terkini

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

Sorenya Dicopot, Eks Menkeu Purbaya Malamnya Bikin Gempar: Sudah Siap Belum?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:08 WIB

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Pengen Potongan Belanja Rp50 Ribu Tanpa Ribet? Pakai Kartu BRI Aja

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Sinergi Industri dan Regulator Makin Kuat Bersama Bursa Kripto CFX

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:04 WIB

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:01 WIB

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:59 WIB

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:58 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:52 WIB

×