Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Sirkular, HSBC Salurkan Fasilitas Green Loan Rp27 Miliar ke ECO

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 18 Maret 2022 | 12:36 WIB
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Sirkular, HSBC Salurkan Fasilitas Green Loan Rp27 Miliar ke ECO
Direktur Commercial Banking HSBC Indonesia, Eri Budiono. (Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - PT Bank HSBC Indonesia mengumumkan telah memberikan green loan atau pinjaman ramah lingkungan sebesar Rp 27 miliar kepada PT Eco Paper Indonesia (ECO). Fasilitas pembiayaan untuk ECO merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Tanah Air.

Direktur Commercial Banking HSBC Indonesia, Eri Budiono mengatakan, di samping memberikan fasilitas pinjaman hijau, perusahaan juga mendorong para nasabahnya untuk memperhatikan pendekatan lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG) dalam berbisnis. Ini demi terciptanya ekonomi bebas karbon di Indonesia.

"Perusahan terus berupaya menciptakan ekonomi bebas karbon melalui praktik keuangan yang berkelanjutan. Kami berharap PT Ecopaper Indonesia Menjadi inspirasi bagi nasabah-nasabah yang lain atau perusahaan-perusahaan yang lain untuk mengintegrasikan aspek ESG dan dukung net sink sehingga bisa terus mengadopsi sustainable finance," tutur Eri dalam zoom webinar pada Jumat, (18/3/2022).

Asal tahu saja, ECO merupakan anak usaha dari PT Alkindo Naratama Tbk. Emiten dengan kode ALDO ini merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pengolahan dan produksi limbah kertas daur ulang menjadi berbagai grade kertas coklat untuk digunakan kembali oleh industri konversi kertas. ECO sendiri memproduksi kertas daur ulang menggunakan limbah kertas, termasuk yang dikumpulkan dari TPA atau jalanan oleh para pekerja TPA.

Fasilitas pinjaman ramah lingkungan dari HSBC Indonesia akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja ECO dan melipatgandakan kapasitas produksinya menjadi sekitar 22.500 ton kertas daur ulang per bulan.

President Commisioner of PT Eco Paper Indonesia, Herwanto Sutanto. (Restu Fadilah/Suara.com)
President Commisioner of PT Eco Paper Indonesia, Herwanto Sutanto. (Restu Fadilah/Suara.com)

"Green Loan ini akan menjadi satu mail stune untuk kita melangkah lebih lanjut bagaimana perusahaan grup bisnis yang sudah berjalan 30 tahun ini memproses green product secara green process termasuk adanya clean energy dan sekarang dilengkapi dengan green financing. Jadi green economy-nya betul-betul jalan," tutur President Commisioner of PT Eco Paper Indonesia, Herwanto Sutanto.

ECO merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang menerima fasilitas green loan dari HSBC Indonesia. Herwanto mengaku terhormat menjadi perusahaan pertama yang menerima fasilitas green loan dari HSBC. Pasalnya, fasilitas ini sejalan dengan model bisnis perseroan yang mengutamakan ESG ang saat ini sedang dijalankan oleh PT Eco Paper Indonesia.

"Kami berharap dukungan HSBC Indonesia terhadap ECO dapat memperkuat fundamental dan perkembangan Perusahaan ke depan,” imbuhnya.

Adapun Eri melanjutkan, secara global, HSBC berkomitmen untuk menjadi net zero bank di tahun 2050. Untuk mencapai target tersebut, HSBC telah memiliki tiga langkah strategis.

"Pertama, kami juga menentukan rencana net zero bagi operasi kami sendiri. Kedua mendukung proses transisi bagi para nasabah kami. Terakhir, mendukung inovasi terkini dalam solusi iklim dan akselerasi investasi yang berkelanjutan," katanya.

Dia menambahkan, salah satu contoh yang telah dilakukan HSBC untuk mewujudkan hal itu adalah pembentukan perusahaan gabungan dengan Temasek Holding, untuk memberikan pembiayaan berkelanjutan di Asia dengan target pembiayaan lebih dari US$1 Miliar. Asia membutuhkan dukungan yang lebih banyak untuk infrastruktur berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Kartu Kredit, Paylater Juga Memengaruhi Kredit Skor Pribadi, Lho!

Tak Hanya Kartu Kredit, Paylater Juga Memengaruhi Kredit Skor Pribadi, Lho!

Lifestyle | Jum'at, 18 Maret 2022 | 11:23 WIB

Alasan Asuransi Siap Menjamin, Bank Jateng Cabang Blora Nekat Mengucurkan Kredit Proyek Fiktif di Jakarta dan Bekasi

Alasan Asuransi Siap Menjamin, Bank Jateng Cabang Blora Nekat Mengucurkan Kredit Proyek Fiktif di Jakarta dan Bekasi

Jawa Tengah | Jum'at, 18 Maret 2022 | 06:00 WIB

Emiten CENT Dapatkan Kredit Bank Senilai Lebih dari Rp12 Triliun

Emiten CENT Dapatkan Kredit Bank Senilai Lebih dari Rp12 Triliun

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2022 | 14:37 WIB

Biar Gak Bablas, Ini Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pakai Kartu Kredit

Biar Gak Bablas, Ini Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Pakai Kartu Kredit

Lifestyle | Rabu, 16 Maret 2022 | 11:54 WIB

Penyaluran Kredit Usaha untuk Pekerja Migran Dapat Dukungan, Bisa Jadi Alternatif Para TKI

Penyaluran Kredit Usaha untuk Pekerja Migran Dapat Dukungan, Bisa Jadi Alternatif Para TKI

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2022 | 10:20 WIB

Hadirkan 18 Brand Mobil dan 21 Merek Sepeda Motor, BCA Expoversary di ICE BSD City Banjir Kredit Menarik

Hadirkan 18 Brand Mobil dan 21 Merek Sepeda Motor, BCA Expoversary di ICE BSD City Banjir Kredit Menarik

Otomotif | Senin, 14 Maret 2022 | 09:44 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB