Masuk New Normal, Sektor Bisnis Bertransformasi dan Tawarkan Konsep Baru dengan Tetap Prokes

Fabiola Febrinastri

Rabu, 23 Maret 2022 | 12:20 WIB
Masuk New Normal, Sektor Bisnis Bertransformasi dan Tawarkan Konsep Baru dengan Tetap Prokes
NEC Visionary Day ASEAN 2022. (Suara.com/Nessy F)

Suara.com - Setelah pandemi Covid-19 melanda selama 2 tahun lebih, akhirnya berbagai kegiatan masyarakat mulai berangsur normal. Aktivitas harian mulai bisa dilakukan dengan mengadopsi kebiasaan baru yang berlaku dalam tatanan perubahan sosial.

Hal yang sama juga berlaku dalam sisi bisnis. Di era new normal, sektor ini mampu menemukan kembali model bisnis yang menawarkan konsep baru dan tetap memaksimalkan protokol kesehatan (prokes).

“Di era normal baru ini, kami melihat peluang bagus untuk menemukan kembali model bisnis kami dengan menawarkan konsep mal baru dan fungsi layanan. Kami tetap akan memaksimalkan protokol kesehatan sambil tetap memanfaatkan teknologi terkini untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang nyaman dan lancar,” ujar Daisuke Isobe, Presiden Direktur AEON Mall Indonesia.

Pernyataan ini disampaikannya dalam NEC Visionary Day ASEAN 2022 bertema Forging Ahead Together: Recovery. Rebuilding. Reimagining, yang diselenggarakan secara virtual, beberapa waktu lalu.

Menurut Isobe, penyebaran Covid-19 telah menyebabkan perubahan besar dalam kegiatan bisnis, antara lain perubahan gaya hidup dan keterbatasan ruang lingkup kegiatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk konsumen dan masyarakat.

“Pandemi telah memaksa mal untuk mengurangi jam operasional atau tutup sementara. Selain itu, karena peningkatan telecommuting dan anjuran tinggal di rumah, maka kegiatan dan fokus para pelanggan kami dalam kehidupan sehari-hari juga berubah secara dramatis,” tambahnya.

Masyarakat menjalankan aktivitasnya di rumah, termasuk aktivitas kerja dan sekolah. Sementara itu untuk menekan penyebaran Covid-19, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian dan tidak berkerumun.

AEON Mall merupakan pengembang pusat perbelanjaan dari Jepang, yang membuka cabang di Indonesia. Pada 15 Juni 2020, AEON membuka kembali operasi toko khusus, sejak ditutup sementara pada 31 Maret sesuai permintaan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Saat ini, AEON Mall menggunakan Passer Counting NEC, yang membantu menghitung dan memantau jumlah total pengunjung secara real-time.

Pandemi sebagai paksaan untuk berubah juga diakui Deputy President Director BCA, Armand Wahyudi Hartono.

baca juga

“Setiap krisis akan memaksa kita untuk berubah. Hidup adalah tentang transformasi, dan inilah saatnya. Jika Anda tidak memaksakan diri atau memaksa semua orang untuk berubah, maka ambil saat ini sebagai kesempatan untuk berubah,” ujarnya.

Menurutnya, jika mampu bertahan dalam menghadapi pandemi dan krisis, maka tranformasi akan terjadi. Dengan bertransformasi, maka kehidupan akan lebih baik dan kehidupan customer pun demikian.

“Kami tumbuh cukup cepat, terutama selama pandemi. Jumlah pelanggan kami meningkat lebih banyak, jumlah transaksi meningkat lebih dari tiga kali lipat, dan kami mengalami pertumbuhan eksponensial. Tujuan kami selalu membuat segalanya lebih baik, lebih murah, lebih cepat, dan lebih aman di lingkungan apa pun, dalam situasi apa pun. Strategi kami selalu memastikan selalu ada transformasi berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Armand, dengan semua transaksi yang meningkat saat ini, maka BCA membutuhkan analitik data, blockchain, cloud, dan analitik, termasuk pembelajaran mesin dan artificial intelligence (AI).

“Dengan meningkatnya transaksi, kita perlu memikirkan keamanan siber dan dengan meningkatnya pelanggan dan ekosistem pelanggan, kita perlu terhubung dengan ekosistem,” ujarnya.

Teknologi Informasi Sebagai Solusi
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto menyatakan, pandemi memang telah mengakibatkan banyak perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat. Namun di saat yang sama, terjadi pula berbagai perubahan positif yang mampu membawa kualitas kehidupan membaik, salah satunya dalam bidang teknologi informas (TI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Membudayakan Hobi Membaca Setiap Hari di Era New Normal

Pentingnya Membudayakan Hobi Membaca Setiap Hari di Era New Normal

Your Say | Senin, 31 Januari 2022 | 15:47 WIB

Nikmati New Normal dengan Nonton Film Sedih, Bantu Redakan Stres dan Kecemasan

Nikmati New Normal dengan Nonton Film Sedih, Bantu Redakan Stres dan Kecemasan

Your Say | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:56 WIB

Taspen Lakukan Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi Pasca New Normal

Taspen Lakukan Reformulasi Strategi Bisnis dan Investasi Pasca New Normal

Bisnis | Jum'at, 26 November 2021 | 07:58 WIB

4 Strategi Merintis Karier di Era New Normal, Awas Persaingan Kerja Semakin Ketat!

4 Strategi Merintis Karier di Era New Normal, Awas Persaingan Kerja Semakin Ketat!

Your Say | Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:41 WIB

Masa New Normal Bikin Orang Introvert Mendapatkan Keuntungan, Kok Bisa?

Masa New Normal Bikin Orang Introvert Mendapatkan Keuntungan, Kok Bisa?

Health | Senin, 26 April 2021 | 08:10 WIB

Masa New Normal, BRI Jual SR014 Tiga Kali Lipat dari Target

Masa New Normal, BRI Jual SR014 Tiga Kali Lipat dari Target

Bisnis | Minggu, 21 Maret 2021 | 16:08 WIB

Terkini

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

5 HP Snapdragon RAM 12 GB Paling Ramah di Kantong dengan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Cara Membuat Tabel Microsoft Word dengan Mudah, Cocok untuk Pemula

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Strategi Daihatsu Bidik Pembeli Mobil Pertama hingga Pelosok Daerah

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

MBG: Jangkau 57,8 Juta Penerima, Pembenahan Radikal Tata Kelola

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:10 WIB

×