Bali United Calon Juara Liga 1 Terkuat, Begini Kinerja Saham BOLA Sepanjang Tahun 2021

M Nurhadi Suara.Com
Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:59 WIB
Bali United Calon Juara Liga 1 Terkuat, Begini Kinerja Saham BOLA Sepanjang Tahun 2021
Pemain Bali United Merayakan Kemenangan (baliutd.com)

Suara.com - Bali United hanya tinggal memenangkan satu pertandingan saja untuk mencatatkan diri sebagai juara Liga 1 musim 2021/2022.  Pertandingan penentu itu akan ditentukan dengan lawan yang cukup berat yakni Persebaya Surabaya.

Kiprah Bali United di liga musim ini memang cukup dijagokan. Tidak hanya kiprah di lapangan, kinerja keuangan klub juga mengesankan.

Bali United yang saat ini masih menjadi satu-satunya klub yang sudah melantai di bursa efek Indonesia, melalui PT Bali Bintang Sejahtera Tbk memiliki kinerja positif dengan kenaikan sepekan mencapai 7,24%. 

Emiten berkode BOLA itu sempat mencatat level tertinggi di angka Rp645 sebelum akhirnya kini bertahan di angka Rp472.

Secara year to date, total 637,2 juta lembar saham BOLA ditransaksikan senilai Rp308,5 miliar, dengan net-buy investor asing mencapai Rp1,07 miliar.

Belum lama ini, emiten itu juga berhasil mencatat nilai hasil penawaran umum bersih sebesar Rp337.76 miliar yang sebesar Rp229,79 miliar diantaranya akan digunakan untuk empat segmen utama.

Rinciannya yakni, fasilitas sebesar Rp11,00 miliar, bisnis Rp10,62 miliar, unit sporting Rp3,90 miliar, suntikan ke entitas anak Rp153,49 miliar dan modal kerja Rp50,76 miliar. 

Dari sisi keuangan hingga akhir kuartal III tahun 2021, BOLA membukukan pendapatan sebesar Rp87,22 miliar, tumbuh 38,11% yoy dibandingkan periode sama tahun 2020 senilai Rp63,15 miliar.

Pendapatan terbesar berasal dari sponsor senilai Rp30,66 miliar, dan live video streaming sebesar Rp31,89 miliar. Kemudian, komersial menyumbang pemasukan Rp18,26 miliar.

Baca Juga: Sosok Otto Toto Sugiri Jadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia yang Mengaku Doyan Gado-gado

Sedangkan untuk beban operasional juga berkurang Rp103,73 miliar, sehingga rugi kotor BOLA mencapai Rp16,51 miliar, atau lebih rendah dari rugi kotor periode sama tahun 2020 senilai Rp42,32 miliar.

"Peningkatan total aset secara siginifikan disebabkan oleh meningkatnya investasi jangka pendek dan piutang usaha pihak ketiga atas penagihan sponsorship dan jasa live video," kata Direksi BOLA dalam Keterbukaan Informasi, dikutip Jumat (25/3/2022).

Liabilitas BOLA hingga kuartal III 2021 berkurang menjadi Rp73,04 miliar, lebih rendah dari liabilitas periode sama tahun 2020 senilai Rp79,22 miliar. Sedangkan ekuitas per September 2021 mencapai Rp598,44 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI