Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Sebelum Mudik, Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Masyarakat untuk Vaksin Booster

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 28 Maret 2022 | 18:31 WIB
Sebelum Mudik, Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Masyarakat untuk Vaksin Booster
Ilustrasi Vaksin Booster. (pixabay)

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan kepada masyarakat yang hendak mudik dalam perayaan Idul Fitri tahun ini untuk ikut program vaksin dosis ketiga atau booster.

Menurutnya, langkah ini penting agar imunitas masyarakat lebih kuat sehingga tidak membuat kasus penularan Covid-19 kembali tinggi.

"Kita harap masyarakat yang melakukan traveling dalam rangka hari raya mereka sudah dapat booster sehingga dapat ketahanan imunitas yang lebih tinggi," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita edisi Februari 2022, Senin (28/3/2022).

Sri Mulyani mengatakan, saat ini kasus penularan Virus Corona di tanah air terbilang masih terjaga dengan baik. Lantaran itu, dia berharap perayaan keagamaan seperti lebaran nanti tidak akan membuat kasus Covid-19 kembali tinggi.

"Indonesia saat ini masih termasuk sebagai negara yang mampu mengelola Pandemi Covid-19 dengan penurunan kasus di dalam negeri, baik di sisi kasus harian maupun kematian dengan kenaikan vaksinasi yang cukup meningkat," ucap Sri Mulyani.

Dikatakannya, saat ini akselerasi program vaksin terus dikebut oleh pemerintah. Hingga kini, total vaksin booster sudah diberikan kepada 19,96 juta atau 7,39 persen populasi.

Sementara itu, akselerasi vaksin dosis pertama mencapai 195,89 juta atau 72,50 persen total populasi, lalu vaksin dosis kedua diberikan kepada 157,84 juta atau 58,42 persen dari jumlah penduduk.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia terus membaik.

Pemerintah pun memutuskan mengambil beberapa langkah pelonggaran terkait kebijakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan panduan protokol kesehatan Ramadhan serta Idul Fitri 2022.

Untuk kebijakan PPLN, kini sudah tidak perlu melakukan karantina kembali. Hanya saja PPLN wajib melakukan tes usap PCR.

"Pemerintah tetap mewajibkan pelaku perjalanan yang tiba dari luar negeri untuk melakukan tes usap PCR. Kalau tes PCR-nya negatif, silakan langsung keluar dan bisa beraktivitas. Kalau tes PCR-nya positif akan ditangani oleh Satgas Covid-19," kata Jokowi melalui konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2022).

Lalu, Jokowi menyampaikan mengatakan bahwa situasi pandemi yang membaik juga membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

Jokowi juga menyampaikan, tahun ini umat muslim dapat kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjemaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pemerintah juga memperbolehkan umat muslim melaksanakan mudik yang menjadi tradisi pada perayaan Hari Raya Idul Fitri.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, Wali Kota Sukabumi Izinkan Warga Salat Tarawih Berjamaah, Bukber dan Mudik

Alhamdulillah, Wali Kota Sukabumi Izinkan Warga Salat Tarawih Berjamaah, Bukber dan Mudik

Jabar | Senin, 28 Maret 2022 | 18:07 WIB

Kata Menkes Budi Terkait Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Indonesia Siap?

Kata Menkes Budi Terkait Vaksin Covid-19 Dosis Keempat, Indonesia Siap?

Health | Senin, 28 Maret 2022 | 16:53 WIB

Wagub DKI Jakarta: Belum Ada Rencana Penyekatan Mudik

Wagub DKI Jakarta: Belum Ada Rencana Penyekatan Mudik

Jakarta | Senin, 28 Maret 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB