Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Bos Pertamina Sebut Beban Subsidi Pemerintah Terhadap BBM Solar Membengkak jadi Rp 7.800 per Liter

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Selasa, 29 Maret 2022 | 18:24 WIB
Bos Pertamina Sebut Beban Subsidi Pemerintah Terhadap BBM Solar Membengkak jadi Rp 7.800 per Liter
Ilustrasi- suasana antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM solar bersubsidi di SPBU. [ANTARA]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan harga minyak dunia yang tinggi berimbas pada harga BBM, salah satunya pada BBM jenis Solar. Akibatnya, subsidi yang diberikan pemerintah juga akan semakin besar.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, kenaikan harga minyak tersebut membuat subsidi yang dibayarkan pemerintah membengkak hingga Rp 7.800 per liter.

"Jadi, sekarang ini setiap orang membeli per liter solar subsidi, negara itu mensubsidi Rp 7.800 per liter," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Selasa (29/3/2022).

Nicke melanjutkan, dengan harga solar subsidi yang sebesar Rp 5.150 per liter, sehingga membuat pemerintah mensubsidi lebih besar dibanding harga jual.

"Nilai subsidinya lebih mahal dibanding harga jualnya," ucap dia.

Dalam hal ini, Nicke meminta pemerintah perlu mengedukasikan ke masyarakat dengan kenaikan beban subsidi BBM solar. Selain itu, pemberian subsidi juga harus dipantau agar tepat sasaran.

"Sangat penting kita menjaga dari sisi demand side agar tidak terjadi subsidi yang tidak tepat sasaran," ucap dia.

Sebelumnya, Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengungkapkan salah satu penyebab langkanya BBM jenis solar subsidi di beberapa daerah. Salah satunya adanya penyelewengan harga solar subsidi.

Dia menjelaskan, penyelewengan tersebut terjadi karena harga solar subsidi yang jauh dibanding harga BBM Solar non subsidi.

baca juga

"Ini juga disebabkan karena ada disparitas harga antara harga BBM Subsidi dan harga BBM.Non subsidi. Sehingga ada oknum yang mengambil keuntungan dalam kondisi seperti ini," ujarnya saat dihubungi, Senin (28/3/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertalite Gantikan Premium Sebagai BBM Khusus Penugasan

Pertalite Gantikan Premium Sebagai BBM Khusus Penugasan

Otomotif | Selasa, 29 Maret 2022 | 17:13 WIB

Penggunaan BBM Pertalite hingga Akhir Tahun Diprediksi Bakal Over Kuota

Penggunaan BBM Pertalite hingga Akhir Tahun Diprediksi Bakal Over Kuota

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2022 | 17:13 WIB

Solar Langka dan Kebutuhan Pokok Naik, Rizal Ramli: Pemerintah Nggak Mau Tanggungjawab

Solar Langka dan Kebutuhan Pokok Naik, Rizal Ramli: Pemerintah Nggak Mau Tanggungjawab

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2022 | 14:14 WIB

Viral! BBM Langka Sampai Bikin Truk Mengular, Publik: Ibu-ibu Antre Minyak Goreng, Bapak-bapak Antre Solar

Viral! BBM Langka Sampai Bikin Truk Mengular, Publik: Ibu-ibu Antre Minyak Goreng, Bapak-bapak Antre Solar

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 15:09 WIB

Terkini

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB