Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Solar Langka dan Kebutuhan Pokok Naik, Rizal Ramli: Pemerintah Nggak Mau Tanggungjawab

Siswanto | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2022 | 14:14 WIB
Solar Langka dan Kebutuhan Pokok Naik, Rizal Ramli: Pemerintah Nggak Mau Tanggungjawab
Ilustrasi- suasana antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM solar bersubsidi di SPBU. [ANTARA]

Suara.com - Pakar ekonomi Rizal Ramli menilai kelangkaan bahan bakar solar, minyak goreng, dan tingginya harga kebutuhan pokok akibat dari sejumlah kebijakan pemerintah yang tidak pro kepada masyarakat.

Rizal Ramli menyontohkan  dalam konteks ketersediaan bahan bakar solar di beberapa daerah yang mulai langka karena Pertamina sudah mulai merugi sejak beberapa bulan yang lalu.

"Padahal, saat harga sedang bagus, Pertaminanya untung, mereka tidak mempersiapkan cadangan untuk menghadapi situasi sulit hari ini sehingga pilihan sederhana, pemerintah batasi pembelian solar hanya Rp100.000 jelas nggak cukup. Karena, selama ini solar dipakai oleh angkutan barang seluruh Indonesia, jadi ini akan mengakibatkan kenaikan harga barang ongkos kirim menjadi lebih mahal," kata Rizal Ramli, hari ini.

Kedua, kata dia, kemungkinan harga BBM juga akan dinaikkan menjadi Rp1.500 sampai Rp1.600 per liter.

"Ini sangat luar biasa, jadi rakyat kita ini di gebukin dari dua sisi sekaligus, satu kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok, minyak goreng, dan lainnya, habis itu ditimpa lagi oleh kenaikan harga tarif listrik, tarif pajak, dan lain-lain," tutur mantan anggota Tim Panel Ekonomi PBB.

"Pemerintah ini betul-betul nggak mau tanggungjawab, nggak mampu menjaga stabilitas barang kebutuhan pokok dan tidak ada empatinya sama sekali atas kesusahan rakyat," kata dia.

Rizal Ramli mengingatkan apabila pemerintah baca tulisan atau wawancara Rizal Ramli satu setengah tahun atau dua tahun lalu di media, dia sudah mewanti-wanti akan ada kenaikan harga, antisipasinya naikin produksi dalam negeri.

"Yang terjadi hari ini apa, mereka naikin produksi dengan proyek-proyek begini-begitu. Produksi pangan itu bukan dengan proyek, kasih insentif para petaninya, minta hasil produksinya dinaikin. Ini malah sibuk dengan proyek," kata Rizal Ramli.

Menurutnya, buat rakyat itu yang penting nyaman, bukan aman amin. Jadi sesuaikan harga-harga tersebut, sesuai dengan daya beli masyarakat dan tugas pemerintah itu membuat harga kebutuhan pokok terjangkau.

Selain itu, kata Rizal Ramli, cepat atau lambat kenaikan harga BBM pasti akan dilakukan.

"Jadi jelas sekali bahwa pemerintah ini nggak becus mengendalikan harga kebutuhan pokok," katanya.

Rizal Ramli mengungkapkan kondisi hari ini hampir sama dengan situasi tahun 1998.

"Pemerintah saat ini tidak bisa mengendalikan anggaran, tapi jor-joran mau bikin ibu kota baru, bikin proyek ini itu. Tapi pemerintah nggak punya uang untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok. Sehingga rakyat benar benar menderita, dan nggak ada solusinya," katanya.

"Pemerintah, pertama kalau ngomong yang bener, misal masyarakat lagi susah makan, jangan disuruh diet dong. Harusnya para elit di pemerintahan yang disuruh diet," dia menambahkan.

"Kemudian, pemerintah itu punya kekuasaan untuk menstabilkan harga, seperti minyak goreng misalnya, sebetulnya harga jual di pasaran ini bisa ditekan kalau mereka mau. Jadi ada cara pemerintah menunjukkan empati kepada rakyat itu, dengan membuat kebijakan yang menguntungkan rakyat." 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizal Ramli Wafat, Luhut: Saya Bersaksi Engkau Adalah Orang yang Hebat

Rizal Ramli Wafat, Luhut: Saya Bersaksi Engkau Adalah Orang yang Hebat

Bisnis | Kamis, 04 Januari 2024 | 17:04 WIB

Prosesi Pemakaman Rizal Ramli di TPU Jeruk Purut

Prosesi Pemakaman Rizal Ramli di TPU Jeruk Purut

Foto | Kamis, 04 Januari 2024 | 15:17 WIB

Melayat ke Rumah Duka, Anies Kenang Rizal Ramli sebagai Sosok Pejuang

Melayat ke Rumah Duka, Anies Kenang Rizal Ramli sebagai Sosok Pejuang

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 14:34 WIB

Prabowo Kenang Sosok Rizal Ramli: Beliau Sahabat Saya, Intelektual yang Idealis

Prabowo Kenang Sosok Rizal Ramli: Beliau Sahabat Saya, Intelektual yang Idealis

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 10:19 WIB

Prabowo Melayat ke Rumah Rizal Ramli dan Silaturahmi dengan Keluarga Almarhum

Prabowo Melayat ke Rumah Rizal Ramli dan Silaturahmi dengan Keluarga Almarhum

Kotak Suara | Kamis, 04 Januari 2024 | 10:14 WIB

Momen Prabowo Duduk dan Termenung Menatap Jenazah Rizal Ramli

Momen Prabowo Duduk dan Termenung Menatap Jenazah Rizal Ramli

Video | Rabu, 03 Januari 2024 | 20:35 WIB

Kenang Mendiang Rizal Ramli, Prabowo: Banyak Pemikiran Beliau yang Baik

Kenang Mendiang Rizal Ramli, Prabowo: Banyak Pemikiran Beliau yang Baik

News | Rabu, 03 Januari 2024 | 20:25 WIB

Sekitar 15 Menit di Rumah Duka, Prabowo Duduk Termenung Menatap Jenazah Rizal Ramli

Sekitar 15 Menit di Rumah Duka, Prabowo Duduk Termenung Menatap Jenazah Rizal Ramli

News | Rabu, 03 Januari 2024 | 19:51 WIB

Celetukan Sepatu Hijau Stabilo jadi Kenangan Terakhir Sri Mulyani dengan Almarhum Rizal Ramli

Celetukan Sepatu Hijau Stabilo jadi Kenangan Terakhir Sri Mulyani dengan Almarhum Rizal Ramli

News | Rabu, 03 Januari 2024 | 18:49 WIB

Koleksi Kendaraan Rizal Ramli yang Bukan Kaleng-kaleng, Toyota Avanza Tak Ada Dalam Daftar

Koleksi Kendaraan Rizal Ramli yang Bukan Kaleng-kaleng, Toyota Avanza Tak Ada Dalam Daftar

Otomotif | Rabu, 03 Januari 2024 | 18:03 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB