Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Siap-siap, NIKL Berencana Bagikan Dividen 30 Persen

Siswanto, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 31 Maret 2022 | 16:38 WIB
Siap-siap, NIKL Berencana Bagikan Dividen 30 Persen
Ilustrasi saham [Shutterstock]

Suara.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT. Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menyetujui rencana perseroan yang akan membagikan dividen tunai sebesar 30 persen dari jumlah laba bersih di 2021 yang sebesar USD5,86 juta.

"Kalau tidak salah, kami terakhir membagikan dividen di 2013. Jadi memang sudah lama sekali kami tidak membagikan dividen," kata Direktur Utama Latinusa Jetrinaldi dalam Public Expose usai RUPST 2022 yang digelar secara daring, Kamis (31/3/2022).

Dia mengatakan selama ini para pemegang saham NIKL berharap bisa menerima dividen, maka pada tahun ini RUPST merealisasikan pembagian dividen tunai sebesar 30 persen dari total laba bersih di 2021. "Dividen per sahamnya sebesar USD0,000697," kata Jetrinaldi.

Pada dasarnya, kata Jetrinaldi, perseroan menginginkan agar seluruh laba bersih 2021 akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalan NIKL.

"Tetapi, kami menyadari bahwa Latinusa sudah cukup lama tidak membagikan dividen. Maka, kami mengajukan kepada pemegang saham untuk pembagian dividen," ujarnya.

Dia memaparkan para pemegang saham untuk menerima dividen tunai NIKL adalah investor yang namanya tercatat pada Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 12 April 2022. Sementara itu, pembayaran dividen direncanakan akan dilakukan pada 4 Mei 2022.

Dalam pemaparannya, Jetrinaldi menyampaikan bawah di sepanjang 2021 nilai penjualan NIKL mencapai USD210,74 juta atau bertumbuh 45,61 persen (year-on-year).

"Peningkatan kinerja ini merupakan dampak dari kenaikan volume penjualan, berkat tingkat permintaan yang kuat maupun peningkatan harga jual yang mengikuti tren pergerakan harga global," tuturnya.

Dia menegaskan, target penjualan di 2022 akan di pada upaya mempertahankan dominasi pangsa pasar melalui strategi yang terkonsentrasi melayani segmen konsumen prima, khususnya industri makanan dan minuman.

"Capex (belanja modal) di 2022 ini dialokasikan sebesar USD2 juta yang akan difokuskan pada upaya mempertahankan produktivitas dan kualitas produk," kata Jetrinaldi sbari menyebutkan bahwa sumber dana capex ini berasal dari kas internal NIKL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB