Data Ketenagakerjaan AS Naik, Harga Emas Langsung Keok

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 04 April 2022 | 08:39 WIB
Data Ketenagakerjaan AS Naik, Harga Emas Langsung Keok
Ilustrasi emas.

Suara.com - Harga emas dunia turun pada perdagangan akhir pekan lalu sekaligus menorehkan pelemahan secara mingguan.

Tekanan harga pada emas terjadi setelah kuatnya data lapangan pekerjaan di Amerika Serikat (AS) pada periode Maret dan mendorong kenaikan USD serta memperkuat spekulasi the Fed akan secara agresif menaikkan suku bunga.

Mengutip CNBC, Senin (4/4/2022) harga emas di pasar spot turun turun 0,7 persen menjadi USD1.922,90 per ons. Emas berjangka AS turun 1,4 persen ke harga USD1.927,2 per ons.

Sedangkan harga emas batangan membukukan penurunan harga secara mingguan 1,4 persen di akhir pekan ini.

Data pekerjaan AS menunjukkan tingkat pengangguran turun ke level terendah baru dalam dua tahun terakhir di level 3,6 persen dan upah kembali meningkat, memposisikan The Fed untuk menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin di bulan Mei.

Data tersebut mendorong kenaikan benchmark imbal hasil US Treasury AS 10-tahun dan dolar, membuat emas kurang menarik bagi pembeli luar negeri.

"Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga mendorong harga emas lebih rendah," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

Dia menambahkan kondisi itu akan diterjemahkan ke dalam biaya peluang yang lebih tinggi untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

"Namun, kebijakan (The Fed) masih panjang untuk menjadi netral dan emas akan terus cukup kuat." Katanya.

baca juga

Sementara itu, negosiasi yang bertujuan untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina akan dilanjutkan meskipun Ukraina bersiap untuk serangan lebih lanjut.

"Sementara krisis geopolitik tidak berlangsung selamanya, kami memperkirakan dampak sekunder dari krisis Rusia-Ukraina untuk memberikan dukungan yang kuat untuk harga emas tahun ini," kata ANZ dalam sebuah catatan.

Harga logam berharga lainnya, Platinum turun 0,5 persen menjadi USD991,2 per ons. Sementara paladium naik 0,5 persen menjadi USD2.267,50. Di tempat lain, perak turun 1,5 persen menjadi USD24,75 per ounce. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buktikan Miliki Suara Emas, Renjun NCT Rilis Cover Lagu Milik Lee Sun Hee

Buktikan Miliki Suara Emas, Renjun NCT Rilis Cover Lagu Milik Lee Sun Hee

Your Say | Minggu, 03 April 2022 | 13:27 WIB

Wanita di Aceh Ditangkap Gegara Curi Emas Pengantin Baru

Wanita di Aceh Ditangkap Gegara Curi Emas Pengantin Baru

Sumut | Jum'at, 01 April 2022 | 17:02 WIB

Jelang Ramadhan, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp 989.000/Gram

Jelang Ramadhan, Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp 989.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 01 April 2022 | 09:52 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×