Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Kamis, 07 Mei 2026 | 15:42 WIB
Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga
Mata uang Garuda berhasil memanfaatkan momentum pelemahan indeks dolar AS seiring munculnya sentimen positif dari Timur Tengah. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Rupiah menguat ke Rp 17.333/US$ seiring membaiknya sentimen pasar global.
  • Harapan damai AS-Iran dan pembukaan Selat Hormuz jadi pendorong utama rupiah.
  • Mata uang Asia kompak menguat, dipimpin Peso Filipina yang melonjak 1,53%.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup perkasa pada perdagangan sore ini. Mata uang Garuda berhasil memanfaatkan momentum pelemahan indeks dolar AS seiring munculnya sentimen positif dari Timur Tengah.

Mengutip data Bloomberg, Kamis (7/5/2026), rupiah di pasar spot ditutup menguat ke level Rp 17.333 per dolar AS. Rupiah tercatat naik 54 poin atau menguat 0,33 persen dibandingkan penutupan Selasa yang berada di level Rp 17.387.

Kondisi serupa juga tercermin pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI). Rupiah berada di level Rp 17.362 per dolar AS, menguat tipis dari posisi sebelumnya.

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan tren hijau yang melanda mayoritas mata uang di Asia. Peso Filipina menjadi jawara dengan penguatan 1,53 persen, disusul ringgit Malaysia naik 0,43 persen, rupee India 0,26 persen, dolar Taiwan 0,24 persen, dan baht Thailand 0,22 persen.

Selanjutnya, dolar Singapura menguat 0,20 persen, yuan China 0,16 persen, yen Jepang 0,07 persen, dolar Hong Kong 0,05 persen, dan won Korea yang merayap tipis 0,003 persen.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) terpantau melandai ke posisi 97,87, turun dibandingkan posisi sehari sebelumnya di 98,02.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah kali ini dipicu oleh faktor geopolitik global, khususnya terkait harapan kesepakatan damai di Timur Tengah.

"Rupiah menguat terhadap dolar AS di tengah meningkatnya harapan bahwa dalam beberapa jam ke depan, Iran akan menyetujui kesepakatan damai dengan AS dan Selat Hormuz akan kembali dibuka," ujar Lukman kepada media.

Menurutnya, jika kesepakatan ini benar-benar terealisasi, maka tensi ketegangan global akan mereda dan memberikan ruang bagi rupiah untuk terus melaju ke zona hijau.

baca juga

"Apabila hal ini terjadi, rupiah berpotensi kembali terus menguat ke depannya," pungkas Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×